@pengintairimba - Mukanya bang somad lucu banget deh. Jadinya Nathan sengaja lebarin kakinya. Tangannya juga sengaja.. lebarin lipatan selangkangannya. Nunjukkin clitoris dan lubang kecil berwarna merah muda di sana.
@pengintairimba
Nathan langsung merebahkan dirinya di kasur empuk begitu sampai di kamar hotel. Bagaimana tidak? Perjalanan menuju kemari cukup menguras tenaganya ternyata.
Matanya terpejam, terlena dengan empuknya kasur di sana juga semilir sejuk dari AC yang menyala. Walah. -
@pengintairimba - "Um? Ngga perlu, abang.."
Setahu dia, kalau perempuan.. sudah ada pelicin dari sananya kalau terangsang. Di tengah pikiran itu, celana dalam tipisnya diturunkan. Membuat Nathan setengah telanjang.
"Abang bisa aja ah." Nathan membalas salting saat dipuji. -
@pengintairimba - Mulai pusing juga, karena panas dan nafsu yang kian memuncak.
"Bisa abang.. Harusnya bisa.. Kan licin.."
Belum dicoba mana tau sih, tapi kalau pantatnya aja bisa. Berarti memeknya juga harusnya bisa dong.
@pengintairimba
@pengintairimba Nathan agak prihatin dengan burungnya bang somad yang masih berdiri itu. Jadinya ia pegang lagi, diurut pelan sambil diremas sesekali.
"Shh.. Abanh-"
Nathan sendiri makin mendayu suaranya karena keenakan diremes sama tangan bang somad. -
@pengintairimba - abang yang pegang-pegang memek adek.."
Begitu jawabnya. Soalnya Nathan nggak berani. Biarlah dia diperawanin lagi sama bang somad buat yang kedua kali.
@pengintairimba
@pengintairimba - Kepalanya menggeleng pelan, Nathan kemudian membuka celah bibirnya, ingin memperdalam ciuman.
Satu tangan bang somad diarahkan ke dadanya, sementara yang lain diarahkan untuk menelusup masuk. Mengusap tonjolan di antara belahan miliknya itu.
"B-belum pernah abang.. Baru -
@pengintairimba - Nathan kemudian pejamkan matanya, balas mencium bibir si abang. Bahkan sambil sesekali mendesah, kala ciuman itu diselingi gigitan dan juga lumatan.
"Mmh.. Ah-"
Elusan yang mampir disambut oleh pahanya yang melebar, mempersilahkan. "Hh.. Boleh kok, abang. -
@pengintairimba - memerah kayak kepiting rebus. Lucu.
"Memang bisa yah disimpan setengahnya gitu?"
Polos amat nanyanya si Nathan ini. Ia lalu mengalungkan tangannya di leher si abang. Bibirnya manyun sedikit.
"Mau.. Cium Nathan, abang."
@pengintairimba
@pengintairimba Matanya mengerjap mendengar perkataan bang somad.
"Belum puas..?" Ulangnya. Apa tadi Nathan kurang jago makanya si abang belum puas?
Jadi overthinking sedikit. Dia pun bangun dan bersandar ke karang lagi. Matanya tak lepas mengamati wajah bang somad yang sekarang -
@pengintairimba - Lumayan sih, nggak sebanyak pas mereka ngewe di kamar kosannya waktu itu.
Beres menelan, lidahnya bergerak lagi membersihkan titit si abang yang.. masih tegang alih-alih lemas. Nathan bingung, kok ngga bobok-bobok burungnya bang somad?
Jadilah dia mendongak, minta penjelasan.