Dari situ bahasanya loh kok mengacu subjektif pribadi dan katakata nya cukup menyakitkan sih. Sempat heran ada apa dengannya. Tapi ya sudahlah saya jg tidak marah tetap tenang. Yg jelas kita cukup tau aja orang kaya begitu.
Dan woowwww suatu waktu orang itu langsung membuat status penuh emosi, bahasanya benerbener jelas penuh subjektif menyindir. Padahal disitu saya tdk bermaksud menyindir siapa siapa dan gak salah dong punya harapan untuk diri sendiri selama banyak ketemu orang-orang baru.