Coba kita tarik garis lurusnya:
Andi Mappanyukki bukan pahlawan karena dia kuat secara militer.
Kekuatan militernya terbatas. Senjatanya kalah dari Belanda.
Dia pahlawan karena satu hal yang nggak bisa dirampas oleh senjata apapun:
Integritasnya nggak punya harga.
Ada satu fakta yang hampir nggak ada yang tahu:
Sekitar Desember 1946, Westerling datang ke Sulawesi Selatan dan melakukan operasi pembantaian.
Kalau saja Andi Mappanyukki tidak ditangkap NICA dan diasingkan ke Rantepao lebih awal , besar kemungkinan dia juga akan ikut dibunuh Westerling.
Penjara Belanda justru menyelamatkan nyawanya.
Tuhan punya cara sendiri melindungi orang yang jujur.
@JHLuxDrift@direktoridosen Bertanya dijawab, membantah, ya gimana lagi. Puasa tarwiyah dan Arafah kan bagian dari 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Diajak mikir malah ngajak diskusi dalil. Jangan lupa beragama itu dasarnya ada dalil aqli dan dalil naqli.