"Prabowo singgung pejuang Iran keras kepala"
Eh wo @prabowo , Iran itu keras kepala karena menjaga kedaulatan negara mereka dari penjajah. Itu urusan internal mereka.
Beda ma lo, lo anti kritik bukan keras kepala, lo itu budeg dan bodoh !
Emosi aing ajg denger wowo ngomong 😡
SERET NAMA BESAR, SEMBUNYIKAN FAKTA
Ada satu fakta yang tidak bisa dihapus begitu saja dari ruang publik: saya dr. Tifauzia Tyassuma bersama Dr. Roy Suryo telah melakukan kajian serius terhadap keaslian ijazah melalui karya mereka JOKOWI’S White Paper.
Itu bukan opini kosong. Itu adalah hasil pembacaan data, analisis forensik digital, dan pendekatan ilmiah yang disusun secara sistematis.
Narasi ini penting untuk diletakkan secara jernih: Jika memang ijazah tersebut asli, valid, dan tidak bermasalah, maka secara logika sederhana, bahkan logika paling dasar, tidak akan ada kebutuhan untuk: memperpanjang polemic dan mengaburkan data.
Menyeret nama besar seperti Pak Jusuf Kalla justru menimbulkan satu pertanyaan yang lebih dalam:
Apakah ini upaya memperlebar isu, agar inti masalahnya, yaitu pembuktian ijazah palsu, menjadi kabur?
Jika memang ijazah itu ada dan sah, maka membuktikannya di ruang publik dengan metode ilmiah justru akan: mengangkat legitimasi dan menutup ruang fitnah.
Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya, penundaan, pengalihan isu, bahkan kriminalisasi terhadap pihak yang bertanya, maka publik akan membaca itu bukan sebagai klarifikasi, tetapi sebagai sinyal adanya sesuatu yang disembunyikan.
Ketika substansi sulit dijawab, maka isu diperluas, termul mulai menyeret nama-nama besar, ditarik masuk dalam pusaran perkara, menciptakan kegaduhan baru, sehingga perhatian public terpecah.
Dan akhirnya, orang lupa bertanya pada satu hal yang paling penting:
ADA ATAU TIDAK IJAZAH ASLI JOKOWI?
MBG adalah bisnis Renyah memabukkan.
Hitungannya sbb :
1) 1 (satu) dapur SPPG rata-rata dapat jatah 2.500 porsi per hari
2) uang diterima per hari dari BGN 2.500 x Rp 15.000 = Rp 37.500.000, dengan pembagian sbb :
a) sewa dapur Rp 3.000 x 2.500 = Rp 7.500.000
b) operasional Rp 2.000 x 2.500 = Rp 5.000.000
c) biaya makanan Rp 10.000 x 2.500 = Rp 25.000.000
Jika tiap bulan 24 hari, maka yang masuk ke kantong mitra BGN adalah : 24 x Rp 12.500.000 = Rp 300.000.000 (tiga ratus juta) per bulan.
Betapa nikmatnya yg punya dapur SPPG 10, 100, dan 1.000
Jika “Polri” punya lebih 1.000 dapur SPPG maka tiap bulan setiap 1.000 dapur menerima minimal Rp 300.000.000.000 (tiga ratus milyar).
Ketika @_TNIAL_ dan @Polair_Baharkam konsentrasi mencari keuntungan di MBG, lautnya jadi pembuangan sampah, apakah @susipudjiastuti dan @prabowo rela lautnya jadi tempat sampah internasional?!
Selamat buat @DokterTifa yang menyelesaikan program pendidikan Doktornya ditengah-tengah perjuangan merobohkan tembok penghalang terbukanya kebenaran di Negeri ini.
Sekali lagi selamat Bu.
Halal bi Halal POLITIK.
Orang datang Halal Bi Halal, malah diumumkan bahwa ybs tidak diundang.
Makna Idul Fitri dan maaf lahir dan bathin semua hilang demi politik.
Hal seperti ini jangan dicontoh.
Halal bi Halal itu lahir untuk melenturkan hubungan yg kaku. Ini malah dibalik
USUT TUNTAS‼️
Mengutuk dengan sekeras-kerasnya atas terjadinya penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang yang tak dikenal kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator @KontraS!
Menyebabkan luka pada muka, mata, tangan, dan dada!
Kawan-kawan, kita harus sama-sama kawal kasus ini.
Tidak ada satupun orang yang boleh diancam, dibui, dilukai, apalagi sampai dibuat mati hanya karena memperjuangkan sesuatu untuk Indonesia jadi lebih baik!
Jika hal-hal seperti ini masih terus terjadi, bisa jadi besok adalah giliran kita!