Kita dihargai, dihormati, dan disegani bukan karena kelebihan, kepintaran, pangkat dan kedudukan yang ada pada diri kita.
Tapi karena Allah SWT masih menutup aib, dosa, maksiat, kesalahan dan kekurangan yang ada dalam diri kita.
Selalu nyari siapa yang bisa disalahin. Enggak jarang juga diri kita sendiri yang kita salahin. Padahal, yang terpenting bukan saling menyalahkan. Tapi saling membetulkan
Kamu maunya dipercaya,
tapi saya terus diperdaya.
Kemauanmu harus dikabulin,
tapi saya lagi-lagi dikibulin.
Hatimu selalu saya jaga
Hatiku selalu kamu jagal.
You are always be my baby,
kenapa kelakuanmu kayak babi?
Di negeriku secara tidak sadar rasis masih di kembang biak kan, salah satu yang kentara adalah paras dan rupa yang puja di sosial media. Yang rupawan di bela yang tidak terlalu rupawan dijatuhkan. Sebuah moral yang memprihatinkan.
-Bala Karsa Pamungkas-