fatimah🥺🥺😭😭😭😭😭😭 doa baik dari seluruh rakyat indonesia buat kamu😭😭😭😭 Allah kasih penjagaan aamiin😭😭 semoga gak kapok menyuarakan suara kami😭😭😭
serem bgt njir, beginilah wujud komunikasi negara ke rakyat 😐
1. "Saya katakan tidak boleh ada RJ untuk kasus ijazah Jokowi.
Ijazah palsu yang dipakai untuk memimpin negara itu kejahatan luar biasa.biasa" (Mantan Hakim Agung Dwi Cahyo)
#NegaraBadutIstanaSirkus#NegaraBadutIstanaSirkus
Tiga hari terakhir di Riyadh, Arab Saudi, berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Sejak tahun lalu ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC - Royal Commission for Riyadh City).
Kali ini, anggota dewan penasihat RCRC berkumpul dalam acara RCF untuk ikut berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis guna meningkatkan daya saing kota Riyadh.
Datang bersama Karsa City Lab di sini, bertukar pikiran dengan sesama dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara. Diskusi yang kaya ini dilakukan bersama dengan tim dari pemerintah kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi.
Senang dan terhormat bahwa Riyadh bersemangat belajar dari kota-kota dunia, dengan Jakarta sebagai salah satu tolok ukur yang dianggap sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi. Inilah salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global, tak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tapi jadi tamu memesona di panggung dunia.
Kita dorong sama-sama agar semakin banyak kota-kota di Indonesia yang naik kelas menjadi kota global, livable cities yang ramah dan nyaman bagi penghuni dan pengunjungnya, serta jadi teladan bagi kota-kota lain di dunia.
Kabur ke Yaman? kata yg tak bijak disampaikan ke publik. Yaman itu diabadikan di sudut Ka’bah yg disebut Rukun Yamani. Ini bukan hanya sudut Ka’bah yg menghadap Yaman, tapi juga membawa resonansi makna: dari arah itulah datang warisan iman yang lembut, hikmah, dan tradisi zuhud
Kenapa juga ini PSI ikut memanaskan suasana, seharusnya memandang ceramah JK jangan hanya sebatas di kata "Syahid" nya saja, tapi simak menyeluruh atas konteks isi ceramahnya, jangan memahami pernyataan hasil potongan dengan kaca mata kuda, banyak tokoh2 dari agama lain juga yang menilai bahwa pernyataan JK lebih ke arah untuk menjaga perdamaian, agar konflik yang serupa tidak terjadi lagi.
Lalu apa bedanya Grace Natalie dengan Ade Armando ❓🤔
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran.
Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini.
Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan.
Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja.
Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya.
Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia.
Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”.
Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal.
Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;)
Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan.
Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa.
Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri.
Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok.
Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
Baru Tahu sekarang, ternyata PS adalah perwakilan Tokoh Lobiying Yahudi Israel untuk Konoha, makanya mendukung dan membela Zionis Israel habis-habisan. Karena itu, tidak mendukung Palestina merdeka dan juga tidak mendukung Iran dalam perang melawan AS dan Zionis Israel.
Dari Sumenep hingga ke Jagat Raya,
Kabar bahagia datang dari Madura.
Dr. KH. Muhammad Shalahuddin A. Warits,
Mempersunting Nyai Inayah Wulandari Wahid, semoga bahagia selamanya.
MasyaAllah, pernikahan penuh barokah,
Ulama Madura bertaut dengan darah Gus Dur.
Semoga Allah beri keturunan shalih-shalihah,
Rumah tangga kalian jadi teladan umat sepanjang zaman.