JUNKYU NANGIS... TEUME! dia minta maaf karena ngerasa ga profesional tentang pembawaan dia di masa2 sulitnya.. NOO... junkyu it's okay nunjukkin kalo km ga baik2 ajaaa 🥹💔
lu pernah ga sih tiba2 kek obses bgt sama aktor yg film/series-nya abis lu tonton terus lu mikir kek anjir ini gue sakjiw ya SOALNYA KAYAK gue kerja, belajar, makan, nulis tapi mikirin DIA 😭😭😭😭😭😭
Semwa usaha yg kita lakuin itu cuma demi mereka bisa denger nama trsr disebut as winner. Bukan untuk saingan / rebut posisi yg lainnya. No. We all doing this only for treasure it self. Their reaction was so priceless for teume. It’s more than enough🥹🤍
ngomongin profesi unik, di Indonesia juga ada profesi yang notabene langka, khususnya di bidang kedokteran, di antaranya:
- dokter spesialis kedokteran nuklir (berkompetensi untuk mendeteksi penyakit berat dengan radioaktif)
- dokter spesialis kegawatdaruratan (berhubungan dengan IGD, yang menangani pertolongan pertama, bencana alam, dll)
- dokter spesialis parasitologi klinik (berhubungan dengan infeksi parasit)
- dokter spesialis kedokteran kelautan (menangani kesehatan pekerja di laut seperti penyelam, TNI AL, dll)
- dokter spesialis odontologi forensik (mengidentifikasi korban bencana atau kriminal melalui struktur gigi & mulut)
profesi-profesi di atas kalau dijadiin series pasti seru 😄
🏆 TREASURE takes 1st place on M Countdown today with “IF I”.
Their first-ever MCD win + first encore on the very stage where Junghwan is MC. 💎🥳
Congratulations, @treasuremembers & Treasure Maker!
#IFI1stWin#TREASURE4thWin#TREASURE#트레저
(260611)
Kalau rupiah benar-benar tembus Rp20.000 per dolar, ada satu kelompok yang bisa sangat tertekan.
Bukan orang miskin.
Bukan juga orang kaya.
Tapi kelas menengah.
Kelompok yang "terlalu kaya" untuk dibantu tapi "belum cukup kaya" untuk terlindungi.
Mereka terlihat baik-baik saja dari luar.
Padahal sedang menopang semua bebannya sendiri.
Cicilan rumah, sekolah anak, orangtua yang mulai menua, dan standar hidup yang harus terus dipertahankan.
Masalahnya, selama bertahun-tahun banyak yang mengira mereka sedang membangun kekayaan.
Padahal yang dibangun baru kehidupan yang lebih mahal.
Penghasilan naik, tapi cicilan ikut naik.
Penghasilan naik, tapi kebutuhan ikut naik.
Penghasilan naik tapi rasa aman tidak ikut naik
Itulah mengapa banyak keluarga merasa:
“Gaji saya jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu, tapi kenapa hidup terasa lebih berat?”
Kalau dolar benar-benar menuju Rp. 20.000, yang perlu dikhawatirkan bukan cuma kursnya, tapi kenyataan bahwa banyak keluarga akan baru sadar:
selama ini mereka hidup nyaman bukan karena keuangannya yg kuat, melainkan karena kondisi ekonomi masih cukup baik untuk menopangnya.
dan ketika kondisi itu berubah…
yang bertahan bukan siapa yang bergaji besar tapi siapa yang punya bantalan finansial.