@AlluringRosa "Ada sesuatu yang belum kita selesaikan." Jawab Nao seraya memberikan setangkai bunga mawar untuk wanita berparas cantik bagai dewi tersebut.
"Apa kau mengingatnya?"
@daemondes Duduk di meja bundar, tepatnya di meja cafe seraya menyulut api pada rokok kretek lantas mengisapnya. Menghembus asap daripadanya bak menghilangkan stress. Kedua bola mata fokus pada sang muda berkacamata di sebelahnya "mau rokok juga?"
@0177___cm "Apa ini namanya kebetulan? Kalau begitu aku akan memberimu pekerjaan." Lontar Nao tersenyum kecil. Pekerjaan sampingannya sebagai pianis, kali ini sering sekali pemuda bersuai gelap ini mendapatkan tawaran hingga tak bisa memegang kendali untuk pekerjaannya. --
-- yang keadaanya lebih parah dari pada dirinya.
"Michiru-chan, rasanya aku ingin cepat sampai rumah untuk beristirahat tapi sesungguhnya aku ingin berlama-lama membuang waktu denganmu." Helaan nafas lolos dari mulutnya setelah itu.
@fleetingpetals
@fleetingpetals "Hm, kau harus jaga kesehatan juga Michiru-chan," lontar Nao yang menarik tangan helai merah muda memasuki pintu rumah sakit.
Keduanya segera menuju loket dan setelah diberikan nomor antrian yang menerangkan menuju lantai 2. Saat menunggu, pandangan mengedar beberapa pasien --
@0177___cm "Mana mungkin aku bisa marah padamu." Jawab Nao yang mengacak pelan rambut sang dara.
"Kenapa kau datang pada saat aku ingin menemuimu sih, harusnya aku yang datang menjemputmu. Apa kau tidak sedang sibuk?"