Makin dewasa gini kalo ulang tahun udah ga mikir
"besok yang ngucapin pertama siapa ya"
tapi malah mikir
"umur udah makin tua, tapi aku masih gini gini aja"
Keresahan tiba pada saat terlalu cuek banyak diprotes, dan terlalu menghargai, mengapresiasi, perhatian dianggap terlalu "baik". Yakali disuruh jadi bajingan? Aku sih no.
Hatimu mati, saking dalam kematian hatimu hingga membawa hati disekitarnya untuk terjebak dalam kematian. Logikamu baik tapi hatimu momok bagi hati lainnya. Tragis.
Saat nafas keadilan sudah tak ada dalam diriku, pintaku untuk dilahirkan kembali. Saat nafas keadilan di negeri ini sudah tak ada, perlukah negeri ini terlahir kembali?