Di Asia, tingkat pengangguran terendah (2%-3%) ada di Singapura, Jepang dan Taiwan. Sementara di dunia, dipegang oleh Qatar dengan hanya 0,1% saja (data Trading Economics).
Faktanya, tingkat pengangguran terendah mencapai 0% adalah di Palembang. Setiap orang yg ditanya: “Nak kemano?”. Hanpir dapat dipastikan akan dijawab: “Ado gawe”.
Tanyo bae @AboutPalembang . Iyo apo iyo nian? Hahaha
Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. https://t.co/sFoBm6AbMx
UPDATE: CSG has reported $2.8 billion in contracts with unnamed “Southeast Asian” customers. Reporting indicates most of this business is with a single counterparty in Indonesia.
We also found a mystery payment… which may help explain how CSG landed some of this business.
Selamat pagi guys, dan selamat buat The Gunners yang berhasil juara Premier League musim ini 😆 semoga di UCL nanti bisa tampil maksimal dan dapat hasil terbaik
🚨🇦🇪🇺🇸 Prominent UAE billionaire Khalaf Ahmad Al Habtoor just published an open letter to Trump. It's brutal.
"Who gave you the authority to drag our region into a war with Iran? Who gave you permission to turn our region into a battlefield?"
Al Habtoor's a major figure: billionaire, former diplomat, outspoken political voice in the Gulf. When he talks, UAE leadership's listening.
His questions:
* Was this your decision or Netanyahu's pressure?
* Did you calculate collateral damage before firing?
* You placed GCC countries at the heart of danger they didn't choose
* Your "Board of Peace" initiatives were funded by Gulf states. Now we're getting attacked. Where did that money go?
* You promised no wars. You've conducted operations in 7 countries: Somalia, Iraq, Yemen, Nigeria, Syria, Iran, Venezuela
* 658 airstrikes in your first year back = Biden's entire term (which you criticized)
* War costs $40-65 billion for operations, possibly $210 billion total
* Your approval rating's down 9% in 400 days
* Americans were promised peace. They're getting war funded by their taxes
The sharpest line: "Before the ink has dried on your Board of Peace initiative, we find ourselves facing military escalation that endangers the entire region. So where did those initiatives go?"
Al Habtoor's not some random critic. He's establishment. Connected. When UAE elites start publicly questioning Trump's decision-making, that's America's closest Arab allies saying "we didn't sign up for this."
The letter ends: "True leadership is not measured by war decisions, but by wisdom, respect for others, and pushing toward achieving peace."
@KhalafAlHabtoor
Pernah penasaran gak gimana wajah kota Makkah pas zaman Nabi Muhammad?
Di thread ini kita akan bahas layout Makkah abad ke-7, biar kita punya gambaran di mana posisi rumah Nabi, Abu Bakar, Abu Lahab sampai Abu Jahal. 😁
(A thread)
𝐃𝐢𝐥𝐞𝐦𝐚 𝐏𝐊𝐒 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐨𝐧𝐬𝐭𝐢𝐭𝐮𝐞𝐧𝐧𝐲𝐚
Yth @PKSejahtera, pak @tifsembiring atau kader pks yg lainnya..
Perkenankan saya, mewakili diri saya pribadi sebagai mantan konstituen PKS di pemilu 2024 kemarin untuk menyampaikan beberapa keluh kesah dan pandangan saya terhadap situasi PKS dan beberapa konstituennya beberapa waktu lalu
Sebelum menyampaikan lebih dalam, saya ingin PKS dan kadernya untuk melihat semua yg terjadi kemarin secara helikopter view, jangan hanya dari 1-2 kejadian saja, sehingga langsung melakukan "𝐝𝐞𝐟𝐞𝐧𝐬𝐢𝐟", gunakan ini sebagai kritik pedas agar PKS melalukan perbaikan, bukan malah berbalik menyerang atau defensif. Pada dasarnya mereka itu kecewa karena menaruh harapan yg besar pada PKS, dan sepertinya PKS terlihat mengkhianati harapan tersebut, sehingga luapan emosi mereka di luapkan di sosmed.
Kita mulai dari pemilu di februari 2024, saya memilih PKS karena merasa PKS mempunyai tujuan dan kepentingan yang sama, yaitu 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐠𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐤𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐫𝐭𝐚𝐛𝐚𝐭 𝐮𝐦𝐚𝐭 𝐦𝐮𝐬𝐥𝐢𝐦, 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐨𝐥𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢𝐧𝐚𝐬𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐤𝐞 𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐲𝐠 𝐥𝐞𝐛i𝐡 𝐛𝐚𝐢𝐤. Namun sayangnya di 2 bulan terakhir ini, PKS sudah membuktikan diri bahwa sekarang ini, tidak lagi mengarah pada tujuan dan membela kepentingan konstituennya diatas (dalam hal ini saya pribadi), sehingga kekecewaan dan penyesalan pun menghayuti saya.
Sekali lagi saya sampaikan, ini bukan soal Anies saja, karena saya secara pribadi bisa memahami kalo PKS tidak mengusung Anies, tapi masalahnya PKS sudah melakukan 𝐬𝐞𝐫𝐞𝐧𝐭𝐞𝐭𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐲𝐠 𝐬𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐥𝐞𝐧𝐜𝐞𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐭𝐮𝐣𝐮𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐩𝐞𝐭𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐚𝐭𝐚𝐬.. ambil contoh, PKS malah mengusung mantu jokowi di sumatera utara, mendeklarasikan kaesang di jawa tengah (meskipun belum cukup umur dan akhirnya dibatalkan MK, bukan PKS yg membatalkan), dan yg paling parah mendukung marshel (saat itu).. jelas, ini sudah sangat teramat menyimpang dari tujuan dan kepentingan tadi, seolah Tujuan PKS hanya kekuasaan dan kemakmuran anggotanya saja
Hal yang membuat saya tidak habis pikir dan bahkan membuat saya terheran-heran, pada saat 𝐝𝐢 𝐁𝐚𝐥𝐞𝐠 𝐑𝐔𝐔 𝐩𝐢𝐥𝐤𝐚𝐝𝐚, 𝐏𝐊𝐒 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐭𝐮𝐣𝐮𝐢 𝐑𝐔𝐔 𝐩𝐢𝐥𝐤𝐚𝐝𝐚 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧𝐮𝐥𝐢𝐫 𝐤𝐞𝐩𝐮𝐭𝐮𝐬𝐚𝐧 𝐌𝐊, padahal keputusan MK itu sangat positif buat PKS sendiri (tapi merugikan politik dynasty), lalu bak pahlawan kesiangan, setelah demo besar2an (dimana PKS juga tidak berpartisipasi), tiba2 saja mengeluarkan pernyataan sebaliknya, tentu saja masyarakat tidak bodoh kawan... mereka menyadari ini.
Hal diatas membuktikan, bahwa 𝐰𝐞 𝐚𝐫𝐞 𝐧𝐨𝐭 𝐢𝐧 𝐭𝐡𝐞 𝐬𝐚𝐦𝐞 𝐛𝐨𝐚𝐭 𝐚𝐧𝐲𝐦𝐨𝐫𝐞, sekarang PKS menjadi partai stempel pemerintah saja.. tujuan PKS bukan lagi memperjuangkan umat muslim lagi, namun mendapatkan cipratan kue kekuasaan.. hal tersebut sudah cukup jelas termaktub dalam cerita saya diatas.. jadi ini bukan soal karena Anies seorang, tapi 𝐛𝐮𝐬 𝐛𝐞𝐫𝐧𝐚𝐦𝐚 𝐏𝐊𝐒 𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐠𝐚𝐧𝐭𝐢 𝐭𝐮𝐣𝐮𝐚𝐧
Banyak konstituen berusaha mengingatkan sopir bus PKS utuk kembali ke tujuanya, dan saya rasa, banyak kader internal juga coba mengingatkan hal tersebut (artikel dibawah), bagi saya pribadi, ketika bus sudah memiliki tujuan berbeda, 𝐬𝐚𝐲𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧 "𝐭𝐮𝐫𝐮𝐧" 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐛𝐮𝐬.. 𝐡𝐚𝐥 𝐲𝐠 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐲𝐚 𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤𝐚 𝐩𝐚𝐤 𝐀𝐧𝐢𝐞𝐬 𝐬𝐞𝐭𝐮𝐣𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐚𝐬𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐞𝐬𝐚𝐧𝐠, syukurnya pak Anies masih memiliki tujuan dan kepentingan yg sama dengan saya.
Akhir kata, saya sangat tidak suka melihat perpecahan diantara umat muslim, tapi saya lebih tidak suka melihat segelintir orang menggunakan "simbol" agama sebagai alat untuk memperoleh cipratan kue kekuasaan, semoga ini menjadi pembelajaran buat kita semua
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Dengan kerendahan hati,saya mengajak Anda. Berapapun Kuota yang Anda sekarang miliki Sedekahkanlah dengan mem Viralkan KEBIADABAN ISRAEL Dengan menyebarkannya lagi, agar video ini diketahui seluruh Umat Manusia di seluruh Alam.