Saran gratis dari psikolog mahal:
Kalau kamu orang yang cemas, lakukan semuanya untuk bersenang-senang.
Melamar kerja? Anggap lagi iseng.
Ngumpulin dokumen? Anggap lagi main puzzle.
Buka blog? Anggap lagi iseng nulis jurnal.
Anxiety itu hidup dari rasa “ini penting banget”. Semakin kamu anggap satu hal sebagai soal hidup-mati, semakin keras dia mencengkeram.
Jadi turunin levelnya.
Jangan kasih dia bahan bakar.
Coba mulai dari hal kecil hari ini:
lakukan satu hal yang biasanya bikin deg-degan…
tapi kali ini dengan niat “cuman buat fun aja”.
cita-cita gue kalo udah kaya.
uninstall Whatsapp
mau stop sosmed, mau fokus membaca, melukis, berkebun, memasak. udah lalu tinggal di swiss isinya cuma metik stroberi sama ngasih makan kambing.
ya Allah, jauhkanlah aku dari banyaknya fikiran yang melelahkan, dari rasa takut yang berlebihan, dari gelisah yang merampas damai dalam diriku.
lunakkan hatiku, tenangkan jiwaku, dan berikanlah aku ketenangan hati serta kejernihan fikiran, agar aku bisa menjalani hari hariku dengan penuh keikhlasan
aku baru sadar
ternyata orang nangis tu ga selalu karna sedih, bisa jadi karna akumulasi dari kemarahannya, tumpukan rasa frustasinya atau bisa jadi karna rasa capek yang lagi dialamin.