Idgitaf mengatakan bahwa tidak penting apakah orang2 di masa lalu udah minta maaf atau belum. “Dada lapang terima semua” adalah bentuk pengampunan tertinggi atas keadaan di masa lalu.
Jadi intinya: bukan melupakan, tapi memaafkan dan merelakan👍
Lagu “Satu-satu” karya Idgitaf yang booming dan disukai banyak orang menurutku isinya benar-benar alkitabiah dan tidak masuk logika. Apakah justru Idgitaf sengaja karena paham betul akan hal ini?
Aku sudah tak benci
Walau nyatanya merugi
Terdengar tidaknya kata maaf
Dada lapang terima semua
Thats it, ini adalah inti dari praktik Penyembuhan Luka Batin versi kristen/katolik: menyadari bahwa masa lalu itu bagian dari hidup, dan mengampuni semua orang/keadaannya
Dalam konteks spiritual, keilahian Sang Pencipta berada jauh diatas akal yang bisa dipahami manusia. Oleh karena itu, bagi kita orang beriman, perkataan Neils Bohr juga menampar kesombongan kita selama ini bahwa selama ini kita seolah tahu pasti bagaimana Tuhan bekerja
Einstein: “God does not play dice”
Neils Bohr: “Einstein, stop telling god what to do”
Perdebatan dua ilmuwan dalam menanggapi teori fisika kuantum ini adalah salah satu tamparan bagi kita orang beriman
“God doesn’t play dice” adalah bentuk penolakan Einstein terhadap ketidakpastian dalam kuantum fisika, sementara Bohr menyanggah bahwa Einstein tidak seharusnya memaksakan bagaimana alam semesta seharusnya bekerja hanya karena terasa lebih nyaman secara filosofis
Aku egois ngga sih? Nangis karena takut dengan hidup setelah beliau udah ga ada. Karena sekarang uda gaada lagi tempat buat berbagi cerita dan curhat. Yahh, setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Semoga kalian berbahagia disana yaa… Nenek dan Saudaraku tercinta ❤️
Nangis ga karuan pas misa requem, tapi ngga nangis di pemakaman.
Karena setelah romo kotbah tiba-tiba aku sadar, ternyata yang bikin nangis itu bukan karena gak terima beliau meninggal, tapi karena teringat kenangan-kenangan indahnya…
Waktu itu aku masih ga paham kenapa. Bukannya harusnya aku lega? Sampai setelah misa requem selesai aku tersadar. Aku nangis bukan karena ga terima beliau tiada… tapi karena teringat kenangan bersama, dan merasa dunia hancur dan gak sanggup hidup tanpanya
Dalam waktu kurang dari 2 tahun setelah lulus kuliah, 2 orang yang selama ini jadi tempat curhat dan tempatku ngerasa nyaman udah gaada… Dunia kadang sebercanda itu ya?
@Ianayukii__@ttlindonesia gampang bgt yaaa kemakan fitnah. Untung sabar2 tim PMP yg udah develop study tracker from zero malah dibilang edit file dari akun yg bahkan kita ga kenal dan gatau mereka ada di dunia😭
@sobatpmp@ttlindonesia Mantapp minn🔥
Yang paling gong adalah tim pembuat study tracker PMP baru tau kalau ada akun yang namanya TTL tgl 26 Desember 2025 setelah fitnah ini beredar (study tracker PMP rilis dari Agustus).
Tapi malah dibuat narasi kita ngedit & claim study tracker mereka 😭
@ttlindonesia Sakit bgt nih orang. Tim operasional PMP membuat dari 0, kami punya bukti pembuatan file excell beserta history file bagaimana kami membuat study tracker from zero. "EDIT TIPIS TIPIS DAN KLAIM", hati hati yahh jadi bumerang bagi akunnya sendiri
Kalau saya sih berharap, kalau nanti sudah tua semoga bisa bersikap rendah hati ya, alias besinergi dan menjadi teman untuk semua generasi. Menghormati yang lebih tua itu kewajiban, tetapi mendengarkan dan menerima saran dari yang lebih muda adalah tanda kebijaksanaan.
Makin bertambah usia makin sering berinteraksi dengan para orangtua/lansia (umur 60++) baik di kerjaan maupun komunitas. Terkadang, ada beberapa yang tipikalnya adalah merasa bahwa mereka adalah “senior yang mengerti segalanya”. Padahal dunia itu dinamis dan ilmu terus update
Tapi tak jarang juga ditemui yg tipikalnya terbuka dengan kritik dan saran, dan mindsetnya “saya sudah tua, kalian anak muda pasti lebih paham dengan hal-hal masa kini”. Minusnya, kadang yang tipikal begini terlalu percaya dengan orang lain dan jadi sasaran kena tipu