20 oktober 2019.
setelah melakukan pendakian selama 4 hari 7 gunung. kami pamor mendapati masalah yang tidak bisa kami atasi.
Tim ekpedisi mendapat berita buruk dari tim basecamp di bandung,
Pamor
Pecinta alam mahasiswa olahraga.
Tempat dimana saya merasakan titik terendah sebagai manusia, tempat saya belajar tentang kehidupan. Terus berkarya, dan buat kagum ibu Pertiwi @PAMOR_FPOK
selamat pagi semesta!!!
mari lawan corona dengan #StayAtHomeSaveLives dan dukung tim medis juga.
stay safe untuk semua.
dan turut berduka cita atas meninggal ibunda @jokowi , semoga Amal ibadah diterima oleh Allah Subhana wa Ta'ala.
Aamiin
bahwa kami bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa di alam raya ini, kami tidak pantas untuk bersombong diri. Kami juga belajar untuk tidak menyerah dan kami akan kembali untuk Indonesia
20 oktober 2019.
setelah melakukan pendakian selama 4 hari 7 gunung. kami pamor mendapati masalah yang tidak bisa kami atasi.
Tim ekpedisi mendapat berita buruk dari tim basecamp di bandung,
Dalam keadaan seperti ini kami semua banyak sekali mendapat pelajaran, baik dari sisi managerial, perencanaan dan pencarian data informasi juga pelaksanaan teknis lapangan, kami juga belajar bahwa kami semua adalah manusia yang hanya bisa berencana,
juga kepada kawan-kawan kami yang telah rela membantu dan terus mendukung kegiatan ini, tapi sekali lagi kami tidak akan berhenti, sebelum tujuan ekspedisi ini tercapai kami tidak akan menyerah.
Kami tim PAMOR EXPEDITION 2019, memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, kepada keluarga besar PAMOR, keluarga besar FPOK dan lembaga UPI yang telah mendorong terselengaranya kegiatan ini,
Akhirnya dengan berat hati kami semua memutuskan untuk kembali lagi ke basecamp kami di bandung, keputusan ini kami ambil dengan banyak sekali pertimbangan, namun dengan kembalinya kami ke bandung bukan berarti kami berhenti, kami juga sepakat bahwa kami akan kembali,
kami memutuskan untuk berkumpul di basecamp Young Pioneer (YePe) kawan kami di malang, sejenak beristirahat untuk mendinginkan kepala yang mulai suntuk setelah 4 hari melewati 7 kali pendakian.
Mendapat kabar tersebut akhirnya semua tim memutuskan untuk berkumpul di satu titik, tim pendahulu yang Sebelumnya berkelana mencari pos pendakian dan tim pendaki yang telah menyelesaikan pendakian gunung lawu,
tim basecamp di bandung kembali memberi kabar bahwa gunung argopuro pun ditutup dengan alasan yang sama, kebakaran, tidak lama setelah itu kami mendapat kabar lagi bahwa gunung Rinjani pun ikut ditutup karena kebakaran
Tapi kami tidak menyerah kami ingin terus mendaki, kami melakukan perencanaan berikutnya yaitu langsung menuju gunung argopuro yang terletak di daerah bondowoso jawa timur, namun belum lama kami bergerak,