PERNIKAHAN MENGALAMI 6 FASE, tapi sebagian berhenti di fase ke-3.
1. Fase Romantis (Awal Menikah)
Semuanya terasa sempurna. Setiap hal kecil terasa manis. Tapi fase ini bukan selamanya ini adalah masa adaptasi penuh cinta.
2. Fase Realita Mulai sadar
pasangan punya kekurangan. Kebiasaan yang dulu lucu, sekarang bikin jengkel. Inilah masa transisi dari “jatuh cinta” ke “belajar mencinta.”
3. Fase Konflik dan Ujian
Mulai ada benturan ego, lelah, salah paham, bahkan keinginan untuk menyerah. Tapi justru di sinilah cinta diuji: apakah tetap bertahan, atau hanya ingin menang.
4. Fase Penyesuaian dan Pemahaman
Mulai belajar komunikasi dengan hati, bukan emosi. Mulai memahami bahwa pernikahan bukan tentang bahagia terus, tapi tentang bersama dalam segala musim.
5. Fase Kedewasaan
Cinta Suami istri mulai saling menerima tanpa banyak tuntutan. Tidak lagi sibuk mencari siapa yang benar, tapi fokus memperbaiki diri masing-masing. Cinta jadi tenang, sederhana, tapi dalam.
6. Fase Kebersamaan Spiritual
Fase di mana pasangan mulai menyatu bukan hanya secara fisik dan emosi, tapi juga dalam arah hidup dan ibadah. Mereka tak lagi saling mengandalkan, tapi sama-sama menggantungkan diri pada Allah.
Jika sekarang kamu sedang di fase berat, jangan buru-buru menilai pernikahanmu gagal. Mungkin Allah sedang memindahkan cintamu dari sekadar rasa, menjadi ibadah yang berharga.
Lo hapus chat WhatsApp, storage tetap penuh.
Bukan bug.
WhatsApp sengaja simpen semua foto/video di 4 folder tersembunyi.
Gue kira udah bersih,
ternyata masih nyangkut 14,7GB.
Ini cara bersihinnya:
19 Juli 2003, Dirut PT Asaba Boedyharto Angsono ditembak mati saat akan olahraga pagi. Pengawalnya yang anggota Kopassus TNI AD juga tewas.
Pelakunya profesional: 4 anggota Marinir TNI AL. Mereka disewa oleh mantan menantu Boedyharto.
Pasukan elit TNI saling bunuh demi bayaran.
Serda Edy Siyep yang menjadi pengawal bos Asaba adalah anggota Sat-81/Gultor, unit penanggulangan teror Kopassus.
Pelakunya empat anggota Detasemen Intai Amfibi Marinir. Mereka adalah Letda Syam, Kopda Suud, Kopda Fidel, dan Pratu Subianto.
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto sampai ikut berkomentar terkait kasus yang melibatkan pasukan elit dari dua matra TNI tersebut.
"Itu betul-betul tak dapat kita toleransi, negara ini sudah mengeluarkan uang untuk mendidik, melatih mereka bukan untuk bekingi orang. Mereka dididik dan dilatih dengan uang rakyat untuk membela bangsa, jadi hal seperti ini sangat disesalkan dan saya tidak bisa diterima," kata Endriartono seperti dikutip Liputan6.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi TNI saat itu, bahwa anggotanya dapat disewa menjadi pengawal pribadi, bahkan menjadi pembunuh bayaran.
📷 Tempo
Izin mengulang lagi penjelasan mengenai semprot parfum di leher berdasarkan jurnal ilmiah 🙏
Nah sebetulnya hingga saat ini BELUM ADA BUKTI KUAT bahwa menyemprot parfum di area leher itu bisa meningkatkan risiko penyakit tiroid atau kanker di area leher.
Pembahasan mengenai jangan semprot parfum di area leher itu karena ada zat-zat kimia tertentu yang dalam parfum yang berpotensi mengganggu hormon tiroid, namanya 𝗲𝗻𝗱𝗼𝗰𝗿𝗶𝗻𝗲-𝗱𝗶𝘀𝗿𝘂𝗽𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗰𝗵𝗲𝗺𝗶𝗰𝗮𝗹𝘀 (𝗘𝗗𝗖). Beberapa zat diantaranya adalah phthalates, parabens, dan triclosan. Nah tapi yang perlu diperhatikan adalah sifatnya itu zatnya terakumulasi di tubuh, dapat melalui jalur mana saja, 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗞𝗛𝗨𝗦𝗨𝗦 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗹𝗲𝗵𝗲𝗿.
Masalah yang lebih mungkin muncul bila menyemprotkan pafrum di leher adalah munculnya 𝗱𝗲𝗿𝗺𝗮𝘁𝗶𝘁𝗶𝘀 𝗱𝗶 𝗸𝘂𝗹𝗶𝘁, kalo ini ada penelitian jelasnya. Keluhannya bisa berupa gata, kemerahan, dan kulit kering.
Kesimpulan:
-Bukti ilmiah menyemprotkan parfum langsung di leher terhadap terjadinya penyakit tiroid dan kanker MASIH BELUM KUAT
-Kandungan zat pada parfum yang dapat berpotensi menyebabkan gangguan tiroid, sifatnya terakumulasi di tubuh, bisa dari berbagai tempat, TIDAK KHUSUS di leher
-Risiko yang dapat muncul akibat menyemprotkan parfum di leher adalah dermatitis
Semoga bermanfaat!
SUMBER:
1. Arribas. 2012. Allergic Contact Dermatitis to Fragrances. Part 1
2. Pearce. 2024. Endocrine Disruptors and Thyroid Health.
3. Alblooshi. 2025. The impact of perfumes and cosmetic products on human health: a narrative review.
“Bagaimana obat tahu di mana lokasi tubuh yang menjadi targetnya?”
Ini adalah pertanyaan sejuta umat mengenai kerja obat. Nah video ini menjelaskan dengan ringkas bagaimana proses obat ditelan hingga menemukan targetnya.
1. 𝗢𝗯𝗮𝘁 𝗱𝗶𝘁𝗲𝗹𝗮𝗻
Tablet masuk ke mulut, turun melalui kerongkongan menuju lambung.
2. 𝗢𝗯𝗮𝘁 𝗹𝗮𝗿𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝘀𝗮𝗹𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗻𝗰𝗲𝗿𝗻𝗮𝗮𝗻
Di lambung dan terutama usus halus, tablet hancur menjadi partikel-partikel kecil karena cairan dan gerakan usus.
3. 𝗢𝗯𝗮𝘁 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗿𝗮𝗽 𝗱𝗶 𝘂𝘀𝘂𝘀 𝗵𝗮𝗹𝘂𝘀
Partikel obat melewati dinding usus halus, melalui struktur seperti vili usus yang memperluas permukaan penyerapan. Obat masuk ke pembuluh darah kecil di sekitar usus.
4. 𝗢𝗯𝗮𝘁 𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗸𝗲 𝗮𝗹𝗶𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗲𝗱𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲 𝘀𝗲𝗹𝘂𝗿𝘂𝗵 𝘁𝘂𝗯𝘂𝗵.
Obat dibawa oleh darah ke seluruh tubuh, termasuk hati untuk proses awal metabolisme. Molekul obat mengalir melalui pembuluh darah ke jaringan dan organ.
5. 𝗢𝗯𝗮𝘁 𝗯𝗲𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗱𝗶 𝘁𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝘁𝗮𝗿𝗴𝗲𝘁
Obat berinteraksi dengan reseptor atau enzim spesifik di lokasi yang ditujunya.
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
-Drug Absorption (StatPearls, NCBI Bookshelf, 2024)
KDMP dapet modal dari AGRINAS.
AGRINAS dapet pinjaman Rp240 TRILIUN dari DANANTARA (bank Himbara).
Cicilannya? Dijamin pemerintah, alias dibayar negara.
Uang muter di lingkaran BUMN, risikonya ditanggung rakyat.
Enak banget ya main korupsinya?
🤑🤨
Dokter spesialis penyakit dalam pernah bilang satu kalimat ke gue yg susah dilupain.
"Pasien cuci darah termuda gue bulan ini umur 24. Ga merokok, ga minum alkohol, rajin futsal."
Gue tanya: terus kenapa bisa gagal ginjal?
Dia jelasin panjang. Tapi intinya satu hal.
Bukan soal dia punya penyakit bawaan. Tapi soal satu kebiasaan yg dianggap biasa dan dilakuin tiap hari selama bertahun-tahun.
Jarang minum air putih. Gantinya es kopi susu, boba, atau minuman berenergi tiap kali ngerasa haus atau capek kerja. Tiap hari.
Ini yg terjadi di dalam tubuh waktu lo konsisten dehidrasi kronis dan numpuk gula/kafein.
Kadar asam urat naik. Saringan ginjal (nefron) dipaksa kerja keras menyaring cairan kental penuh glukosa. Perlahan, sel penyaringnya mati satu per satu.
Bertahun-tahun. Diam-diam. Sampe suatu pagi badannya bengkak semua dan sesak napas.
Dokternya bilang: "Membiarkan tubuh dehidrasi kronis sambil terus minum manis itu efeknya ke ginjal setara lo masukin pasir ke mesin penyaring air setiap hari."
Kalimat itu yg bikin pasiennya baru ngeh. Selama ini dia pikir risikonya cuma haus, lemes, atau paling banter anyang-anyangan.
Ternyata yg rusak duluan itu bukan cuma timbangan badan. Tapi organ vitalnya.
Yg bikin lebih berbahaya: gejalanya ga keliatan sampe fungsi ginjal sisa 15%.
Kreatinin darah naik itu ga bikin sakit perut. Penurunan fungsi ginjal stage 3 itu ga bikin lo pingsan. Kalo ga tes lab, ga bakal kerasa apa-apa.
Baru kerasa waktu racun di tubuh udah numpuk dan ginjal udah ga bisa ngasilin urin.
Tanda-tanda tubuh udah mulai kasih sinyal yg sering diabaikan:
Urin warnanya kuning pekat bahkan keruh. Kulit mendadak kering banget dan gatal tanpa sebab.
Pinggang belakang sering pegal bengkak. Gampang pegal padahal ga aktivitas berat.
Itu bukan "kurang renggangan biasa." Itu ginjal lo yang udah mulai kewalahan nyaring racun.
cc : pojokpakjiman
Temen gw kerja 6 tahun. Saldo JHT BPJS 62jt. Pas resign, dia kira cair full 62jt buat modal usaha.
Masuk rekening cuma 55,8jt. Kepotong 6,2jt.
Alasannya 2 kata: Pajak Progresif.
Hmm... uang gw sendiri kok dipajakin segede itu?
Dia ngamuk ke kantor BPJS. "Pak, ini kan tabungan saya!"
Petugasnya cuma buka laptop, nunjukin histori. "Mas, mas pernah cairin 10% tahun 2022 ya? Buat perumahan?"
Dia mikir. Bener. Dulu ambil 4,5jt buat DP rumah. Kirain gak ngaruh.
Ternyata JHT itu ada 2 aturan main pajak yang gak pernah dijelasin HRD.
Aturan 1: Kalo cair FULL 100% sekaligus dan saldo di atas 50jt, kena pajak final 5% cuma dari selisihnya. Contoh 60jt = kena pajak 5% x 10jt = 500rb doang.
Aturan 2: Kalo pernah cair SEBAGIAN 10% atau 30%, sisa pencairan berikutnya kena pajak PROGRESIF. Ini yang bikin boncos.
BPJS gak salah. Itu aturan PP No 68 Tahun 2009 + PMK No 16 Tahun 2010.
Logikanya: negara ngasih keringanan pajak kalau lo sabar nabung sampai tua. Kalau lo comot dikit-dikit sebelum 10 tahun, dianggap penghasilan, jadi kena PPh 21 progresif.
Jadi tahun 1-10 lo disuruh sabar. Diambil di tengah = kena denda pajak.
Pantes potongannya gede. Itungannya gini:
Saldo awal 62jt. Tahun ke-3 ambil 10% = 4,5jt. Sisa 57,5jt. Pas resign tahun ke-6, sisa 57,5jt itu dianggap penghasilan baru.
Kena tarif progresif Pasal 17: 0-60jt kena 5%, di atas 60jt kena 15%. Total potongan jadi 6,2jt. Padahal kalo sabar gak ambil 10% di awal, potongannya cuma 600rb
Jurus aman biar gak kaget kayak temen gw:
Jurus 1: JANGAN PERNAH ambil 10% atau 30% kalau belum urgent banget. Godaan DP rumah 10% itu jebakan pajak. Kalo butuh DP, mending pakai tabungan lain. Biarkan JHT utuh sampai resign.
Kalo udah terlanjur ambil, tahan minimal 2 tahun lagi baru cairin sisanya. Biar gak kena tarif paling tinggi.
Jurus 2: Cairin pas masa kepesertaan udah lewat 10 tahun.
Aturannya: kalau kepesertaan >10 tahun, pajaknya auto final 5% di atas 50jt. Gak peduli pernah ambil sebagian atau belum.
Jadi kalau lo kerja dari umur 22, resign umur 33, itu udah 11 tahun. Potongannya jauh lebih kecil. Tanya HRD: "Pak, masa kepesertaan saya berapa tahun?"
Kesalahan fatal yang dilakuin 90% pekerja: anggap JHT = tabungan bebas ambil.
Padahal JHT itu ada 4 kantong: JHT, JP, JKK, JKM. Yang bisa lo cairin cuma JHT. JP baru cair umur 56 tahun.
Banyak yang resign, cair JHT, kaget kok JP gak cair. Kirain ditilep perusahaan. Padahal emang belum waktunya.
Jadi yang salah bukan BPJS. Yang salah = gak ada yang ngajarin aturan pajaknya pas onboarding.
HRD cuma bilang "sudah didaftarkan BPJS ya". Gak pernah bilang "jangan ambil 10% kalau gak mau kena progresif".
Paham sistem = lo yang menang. Gak paham = gaji 6 tahun kepotong 6jt sia-sia.
cc : bongkarsistem
- Tsunami Aceh, Rekaman Cut Putri (2004) -
Inilah video Cut Putri yang berhasil mengabadikan detik-detik tsunami Aceh pada 26 Desember 2004😨
Rekaman amatir ini menjadi salah satu bukti nyata dan berhasil membuka mata dunia bagaimana dahsyatnya bencana yang tzunami menghantam Aceh.
Menelan korban 230.000 jiwa di berbagai negara dan Aceh merupakan daerah terdampak terparah.
Ngerinya masih terasa gaes😨
Source: Internet Archive
Banyak masyarakat merasa tertekan in this economy. Publik mengaku paling terasa adalah naiknya harga barang-barang kebutuhan.
Mari saling menguatkan, teman se-WNI seperjuangan!