Kiai Ubaidillah Shodaqoh menilai Piagam Keulamaan NU perlu menegaskan sifat rahmah. Ulama harus hadir mengayomi seluruh lapisan masyarakat. https://t.co/owl2PECD6L
Al-Qur’an Membawa Keberkahan Dunia dan Akhirat
Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta Rofiul Wahyudi menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab suci yang tetap terjaga keasliannya sepanjang zaman.
Hal itu ia sampaikan dalam khutbah Jumat di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan pada Jumat (15/05).
Dalam khutbahnya, Rofiul menjelaskan bahwa Al-Qur’an telah melintasi perjalanan sejarah selama lebih dari 14 abad tanpa mengalami perubahan sedikit pun. Menurutnya, keotentikan Al-Qur’an tetap terjaga, baik dari sisi huruf, titik, maupun harakatnya.
“Al-Qur’an telah turun sampai hari ini 14 abad kurang lebih. Ia mampu melintasi zaman. Otentiknya tidak pernah berubah. Satu huruf, satu titik, satu harakat pun tidak pernah bertambah ataupun berkurang,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia kemudian mengutip Surah Al-An’am ayat 155 yang menyebut Al-Qur’an sebagai kitab yang penuh keberkahan. “Wa hadza kitabun anzalnahu mubarakun…”
Rofiul menjelaskan bahwa kata mubarakun berasal dari akar kata barakah yang berarti keberkahan. Para ulama tafsir, lanjutnya, memaknai keberkahan Al-Qur’an sebagai sumber kebaikan yang sangat banyak dan terus mengalir.
“Al-Qur’an ini membawa banyak lapis-lapis keberkahan, membawa banyak sekali lapis-lapis kebaikan bagi ahlul Quran,” katanya.
Menurutnya, keberkahan Al-Qur’an tidak hanya berdimensi duniawi, tetapi juga ukhrawi. Dalam kehidupan dunia, orang yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan pahala berlipat sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa setiap satu huruf yang dibaca akan dibalas dengan sepuluh kebaikan.
Selain itu, ia juga mengingatkan tentang keberkahan Al-Qur’an di akhirat. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an akan memberikan syafaat bagi para pembacanya kelak di hari kiamat.
“Iqra’ul Quran, bacalah Al-Qur’an, maka kelak di akhirat akan memberikan syafaat,” tuturnya.
Karena itu, Rofiul mengajak jamaah untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an merupakan jalan untuk meraih keberkahan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.
Pada penutupan khutbah kedua, ia kembali mengingatkan pentingnya meluangkan waktu membaca Al-Qur’an di berbagai kesempatan, mulai pagi, siang, sore, hingga malam hari, termasuk pada waktu dini hari.
“Mudah-mudahan Al-Qur’an memberikan keberkahan kepada kita, keluarga kita baik di dunia maupun di akhirat,” ujarnya.
Khutbah kemudian ditutup dengan doa agar Allah SWT membimbing umat Islam dan mengabulkan segala doa serta harapan kaum muslimin.
Sumber: https://t.co/8iQpqMTca3
#Muhammadiyah
Muhammadiyah memecahkan rekor dunia dengan memiliki 23 Fakultas Kedokteran (FK) hingga 2026, menjadikannya organisasi Islam dengan jumlah FK terbanyak.
Inovasi @LAZISMU Kurban dalam kemasan, didistribusikan dalam keadaan sudah dimasak berupa rendang siap saji, tinggal dihangatkan saja. Cocok buat kalian yang ingin manfaat kurbannya bisa dirasakan masyarakat lebih luas. Jangkauan distribusinya tidak hanya di dalam negeri, tapi sudah sampai mancanegara.
Kurban RendangMu juga relatif ekonomis, hanya Rp. 21 juta untuk sapi utuh dan Rp. 3 juta untuk sapi 1/7 bagian.
Waktu penyembelihan adalah selama Hari Raya Idul Adha dan hari tasyrik. Mudhohi (pekurban) juga tetap mendapatkan haknya dan akan diantarkan ke rumah atau sesuai kesepakatan. Segera hubungi Lazismu terdekat!