[MAY DAY 2025 – MONAS, JAKARTA]
Kami, Federasi Serikat Pekerja RTMM yang tergabung dalam Konfederasi KSPSI, turut ambil bagian dan memberikan dukungan penuh dalam aksi memperingati Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, 1 Mei 2025.
Dengan semangat solidaritas, kami menyerukan:
MENGAWAL REVISI UU KETENAGAKERJAAN YANG ADIL BAGI SEMUA!
TUNTUTAN MAY DAY 2025:
Hapus Outsourcing
Hapus Pemagangan
Ratifikasi ILO 188 Tahun 2007
TKDN Proporsional
Segera Revisi UU Ketenagakerjaan sesuai amanah Mahkamah Konstitusi
Hidup Buruh! Hidup Solidaritas!
#MayDay2025 #KSPSI #FSPRTMM #SolidaritasBuruh #RevisiUUKetenagakerjaan
Kami menyerukan @KemenkesRI untuk menghormati kesepakatan yang telah dibuat dan segera melibatkan RTMM SPSI dalam diskusi kebijakan, terlebih kami yang akan menanggung dampak dari peraturan yang tengah disusun. Pekerja adalah bagian penting dari setiap kebijakan, kami ada dan bukan pihak yang terus diabaikan.
Pada 10 Oktober, kami FSP RTMM SPSI telah menggelar unjuk rasa untuk menyuarakan aspirasi pekerja yang terdampak kebijakan PP 28/2024 dan RPermenkes. Di tengah unras, dr. Benget Saragih dan jajaran Kemenkes menemui kami dan berjanji kedepannya akan melibatkan serikat pekerja dalam penyusunan Rancangan Permenkes.
RTMM SPSI menegaskan kembali bahwa keterlibatan tenaga kerja adalah kunci dalam kebijakan yang adil dan berimbang, terutama untuk sektor pertembakauan yang menyangkut penghidupan jutaan pekerja dan keluarga mereka.
Kami meminta @prabowo & @gibran_tweet untuk mendengar aspirasi kami, menjaga komitmen pemerintah dalam melindungi pekerja, dan membatalkan aturan penyeragaman kemasan rokok yang penuh polemik ini. #PrabowoGibranDengarKami
RTMM: Kemenkes Abaikan Aspirasi Pekerja!
Kami kecewa dengan rencana @KemenkesRI yang tetap mendorong penyeragaman kemasan rokok tanpa identitas merek. Aturan ini jelas merugikan industri tembakau yang akan dihilangkan haknya atas kekayaan intelektual. Padahal, hak ini sudah jelas dilindungi oleh Undang-Undang.
https://t.co/mJkKrvhu3i
Sudah cukup PHK terjadi di industri ini. Kami butuh kebijakan yang melindungi pekerja, bukan yang menambah beban mereka. Tolak aturan ini demi masa depan jutaan pekerja! #LindungiTenagaKerja
RTMM SPSI menganalisa bahwa kecenderungan dari tujuan regulasi industri tersebut semata-mata lebih dominan hanya ke masalah kesehatan, tidak memperhatikan aspek pekerjaan dan penghasilan bagi pekerja, terlebih saat ini lapangan kerja sulit, PHK terjadi dimana-mana. @BudiGSadikin@KemenkesRI@KemnakerRI@jokowi@prabowo
Dalam aksi unjuk rasa damai, Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Dr. Benget Saragih menerima aspirasi RTMM SPSI dan menyepakati beberapa hal:
a. RPermenkes tidak akan disahkan dalam pemerintahan saat ini
b. Dalam setiap proses penyusunan RPermenkes kedepan, Kementerian Kesehatan akan bersama-sama melibatkan RTMM SPSI dalam berdiskusi
c. Kemasan Rokok Polos tidak akan dilanjutkan lagi pembahasannya
Semua aturan yang diterbitkan harusnya menjadi aturan yang adil berimbang independen, dan komprehensif untuk membangun daya saing dari keberlangsungan ekosistem dunia usaha, dalam hal ini IHT dan IMM.
Kamis 10 Oktober 2024, FSP RTMM SPSI melakukan Aksi Unjuk Rasa Damai Nasional sebagai bentuk protes kepada pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan terhadap regulasi yang menyengsarakan tenaga kerja.