Darmi (63), lansia asal Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugritan, Kabupaten Pekalongan, harus kehilangan bansos BPNT sebesar Rp200.000 per bulan karena sistem mendeteksi adanya indikasi jud•I. Padahal, Darmi mengaku tidak bisa baca tulis, tidak pernah sekolah, bahkan tidak memiliki ponsel.
Darmi tinggal bersama suaminya, Dayat (77), dan seorang anak perempuan yang mengalami gangguan jiwa. Kondisi ekonomi mereka sangat terbatas. Darmi hanya memperoleh penghasilan dari pekerjaan rumahan seperti memotong sisa benang jahitan dan mengobras pakaian. Sementara Dayat yang sebelumnya mencari kayu bakar sudah tidak mampu bekerja secara rutin karena faktor usia dan kondisi fisik.
Sebelum dihentikan, Darmi menerima BPNT Rp600.000 setiap tiga bulan. Bantuan tersebut sangat berarti untuk membeli kebutuhan pokok, terutama beras. Kini, sejak bantuan terhenti, mereka mengandalkan bantuan tetangga, kepala desa, hingga harus berutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Operator DTKS Desa Kayugritan, Neli Setyoningsih, membenarkan Darmi termasuk desil satu atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Bantuan Darmi dihentikan pada awal 2026 setelah sistem menunjukkan rekeningnya terindikasi aktivitas jud?!.
Namun, Neli menyebut Darmi dan suaminya tidak bisa baca tulis serta tidak memiliki ponsel. KTP Darmi juga sempat dipinjam seorang tetangga yang masih remaja pada akhir 2025 dengan imbalan Rp25.000. Pihak desa kini sedang mengajukan sanggahan agar bantuan Darmi dapat diaktifkan kembali.
Darmi dan suaminya pun berharap bantuan yang selama ini membantu memenuhi kebutuhan pangan mereka bisa kembali diberikan.
sc. kompas
WARGA X, BOLEH LUANGKAN WAKTU BEBERAPA DETIK.?.
Tolong bantu ramekan live Abah & Emak ini ya.
Sedih banget rasanya ngeliat orangtua masih berjuang larut malam tanpa ada satu pun penonton. Tapi hebatnya, senyum mereka tetap tulus mengembang.
Kerutan wajah mereka adalah bukti perjuangan, dan senyum itu adalah bukti keikhlasan. Mereka cuma mau berusaha tanpa mengeluh, sisanya dipasrahkan ke Sang Maha Kuasa.
Yuk, ramekan & lariskan ya gaes.
Mari sisihkan sedikit rezeki kita dgn ngebeli dagangan beliau agar menunjukan kepedulian kita kepada mereka .
Semoga lewat retweet kalian, ada hangat yg sampe ke hati mereka malam ini.
Jangan biarkan orangtua kita berjuang sendirian.
Boleh kalian liat live mereka disini ya 👇
https://t.co/OdclXuqIaF
Akhirnya penasaranku terjawab, kenapa shoope gak mau lagi pake jasa expedisi J*T cargo dan J*T expres
Nah contoh kayak dikasus ini nih, dibongkar langsung sama seller
Ternyata banyak seller yg rugi ratusan juta karna barang yg di pick up dari toko seller gak semua di setorkan ke counter
Contohnya gini:
misalnya paket dari seller di pick up 20 psc, nah sama admin ini cuma di scan paket 15 pcs, sisanya 5 paket di colong, begitu trus tiap hari, jadi ga masuk data status pengiriman
Gongnya: setelah barang comot ini udah banyak, admin ini buka toko online sendiri menjual barang yg sama dg harga jual 2 kali lebih murah.
Jual barang tanpa modal apa gak untung banyak?
Untung anjir, gilaa yaaaa ada oknum gini...
bjir serem bgt bisa bisanya si pelaku ini tiba tiba masuk kamar kos korban trus mau memperkosa😭😭😭
jadi ceritanya korban lagi di kos bertiga sama temen temennya, lagi ngobrol ketawa tawa, tapi pintunya kebetulan ngga dikunci karena salah satu dari mereka lagi cari makan
tiba-tiba ada cowo di depan pintu berisik bgt. trus si pelaku ini main masuk kamar aja sambil video call sama bapak bapak. korban sama temen2nya bingung, sampe si bapak bapaknya bilang "nah itu orangnya perkosa aja, paksa aja ceweknya."
dari situ baru ketahuan kalau cowo itu ternyata mau memperkosa salah satu dari mereka. mereka bertiga langsung panik, keluar kamar, terus korban nyeret pelaku ke pos satpam sambil teriak dan sempat hajar mukanya karna si pelaku sempet mau kabur
akhirnya pelaku ngaku kalau dia datang karena mau open BO. dapet kontak dari aplikasi michat, udah bayar 2,5 juta dan alamat yang dikasih ternyata alamat kamar kos korban ini. pelaku bisa masuk karena bilang ke satpam kalau mau ketemu orang yang ngekos di sana, namanya Rizal, dan satpam langsung ngebolehin masuk
serem bgt njir😭 salut juga sama mbanya masih bisa ngececer si pelaku, soalnya kalau gw udah gemeteran kali😭😭😭
Jurang ketimpangan sosial di indonesia ini tuh apa ya...dalam banget...gw sama sekali ga iri ada orang yg rayain ultah sampai 700jt kah sampai sewa GBK kah tapi gw ngerasa sedih aja kalau dipikir2 karna kemiskinan dan pengangguran semakin meluas sekarang
TWITTER PLIS DO YOUR MAGIC😭😭😭siapa aja yang tau domisili dan nama bapaknya tolong kasih info
Kabarnya bapaknya sampai PATAH TULANG dan ga ada yg nolong, di ig, tiktok bagkan threads belum bisa dicari siapa bapak ini😭 kasian bgt dia cuma mau meramaikan lomba tapi malah gini
BARANGKALI DISINI ADA YANG TAU 🙏🏻🥹
sebenernya gue gak mau post kayak gini, tapi jujur kesel banget sama mbaknya 😭
gue udah berdiri hampir 1 jam gara-gara di manggarai–tebet ada tawuran. mbaknya ini naik dari cikini, terus pas sampai manggarai ada bapak-bapak baik hati yang mau kasih tempat duduknya ke gue.
eh, tiba-tiba mbaknya nyerobot dari samping gue, langsung duduk dan pura-pura tidur 😭
sampai bapaknya bilang, “yah mba, maaf ya diserobot.”
mbak, manner dikit 😭 gue tau kita sama-sama capek, tapi setidaknya nanya dulu lah.
Petugas sensus ini ternyata lucu juga ya 😂
Petugas: “Pekerjaan apa, Mas?”
Suami: “Guru.”
Petugas: “Pendidikan terakhir?”
Suami: “S2.”
Petugas: “Wah, tunjangannya aja Rp16 juta ya.”
Aku langsung nyeletuk dengan lantang:
“Hoalah, Pak. Kalau tunjangan suamiku aja Rp16 juta, masa rumahku masih ngontrak? Belikan rumah yang besar, Pak!” 😂
Petugasnya malah jawab:
“Katanya profesor tunjangannya Rp16 juta.”
Aku sama suami langsung diem karena males juga jelasin panjang lebar. 😭
Lanjut dia nanya:
“Ini motor pajaknya berapa?”
Suami: “Rp250 ribuan, Pak.”
Petugas: “Nggak ada, Mas. Ini paling Rp100 ribuan.”
Suami: “Bener, Pak. Pajaknya Rp250 ribuan karena progresif. Itu masih atas nama bapak saya soalnya.”
Petugas: “Oalahhh… orang kaya toh.” 😭
Terus dia nanya lagi:
“Kalau pengeluaran sebulan berapa?”
Suami: “Nggak pernah ngitung beneran, Pak.”
Petugas: “Yaudah, Rp2 juta berarti ya.”
Sambil langsung nulis. 😂
Aku sama suami cuma bisa diem. Wes, menyerah sama keasbunannya. 🤣
Kalian pernah nggak ketemu petugas sensus yang jawabannya malah bikin bingung sekaligus pengen ketawa kayak gini? 😂
Lagi2 kasus perundungan dan penganiyayaan terjadi, kali ini korban adalah seorang siswa SMA di Kebumen. Pelaku diduga adalah kakak kelas.
Semoga dapat segera diusut tuntas.
Mari bantu sebarkan video ini.
Tiap anter anak selalu lihat bapak ini, jualannya sepi, mungkin karena kurang mencolok di antara pedagang lain, kemarin aku coba beli satu, ternyata enak.
Aku cocok! InsyaAllah Jumat depan mau pesen JumBer di bapak ini aja.
Hari ini aku udah sarapan dan ada lauk di rumah, tapi gpp aku beli lagi nasinya dan bisa aku kasih lagi ke orang lain.
Buat teman-teman yg juga mau bantu melariskan, lokasinya di Delta Sari arah sekolah SMP Al-Falah/SD Muhammadiyah 1 Waru.
cc: nisaarifin93
Tadi aku lihat bapak-bapak jualan kopi seduh, namanya Pak Lili (52). Kata bapaknya, orang-orang pada takut karena ada bekas luka bakar akibat kecelakaan kerja dulu 😭
Padahal beliau cuma jualan buat nyambung hidup keluarganya.
Ternyata di rumah, istrinya kena stroke 2 tahun lalu dan butuh terapi, tapi gak kesampean karena gak ada biaya.
Kalau ada yang lihat bapaknya di jalan, tolong diborong yaa, warga. Semoga Pak Lili dilancarkan rezekinya.
Kalau Yurizal nggak meninggal dan kasusnya nggak viral, kayaknya dokter penerima beasiswa dari uang rakyat ini juga nggak bakal minta maaf.
Selamat menikmati konsekuensi dari apa yang sudah kamu ketik, Dok.
Dulu Elda pernah bilang ke cowoknya yang gagal ujian spesialis, "you have no future."
Sekarang malah RSUP yang bilang ke Elda, "kami nggak mau ada Elda di klinis Sardjito."
Emang cara Tuhan kerja luar biasa. 🙏
Usia 83th naik sepeda 1 jam pulang jam 12 mlm🥲 belum tentu ada yg beli 😭😭
Warga Bekasi, khususnya warga rawa pasung, harapan baru. Kalo ketemu Bapak ini bisa bantu di larisin ya 🙏
cc: dony_dongsoe
BANTU VIRALKAN, TOLONG YA WARGA X 🙏
Nyesek banget tdi malam ini liat live bapak ini. Di jam sekritis itu beliau masih berusaha menawarkan keset anyaman buatannya, padahal yg nonton cuma hitungan jari (kadang cuma 1 orang).
Produknya beneran berkualitas, kesetnya super meresap dan kokoh.
Beliau cuma butuh sedikit bantuan kita supaya usahanya kelihatan orang banyak.