Selain bagi-bagi kaus, tau apa yang lebih menjijikan dari video ini? Di tempat yang sama, di depan Istana Negara, titik yang sama persis di mana setiap hari Kamis, Ibu @sumarsih11 dan kawan-kawan selalu berdiri di situ untuk menagih keadilan. Bukan dengan cara-cara yang arogan, apalagi penuh kebencian. Hanya diam, dan berharap.
Seakan tuntutan itu dianggap angin lalu, dianggap tidak pernah ada, dan dihina-hina oleh kekuasaan.
Jadi meninggalnya korban commuter line itu akibat dari serentetan random tai babi situation
Ada perlintasan gak resmi, tapi pas mau ditutup sama pemda, ada ormas tai babj yg nolak, lalu pemdanya juga tai babi gak mampu ngatasin tekanan ormas tai babi
Lalu ada sopir tai babi dari armada tai babi melintas di lintasan tai babi, lalu ditabrak oleh kereta, kemudian sangking tai babinya, taxi ini menolak diderek oleh KAI karena kebijakan manajemen armada taksi tai babi bilang kalo gak diderek oleh derek dari perusahaan tai babi, itu duit derek keluar dari sopir tai babi itu.
Dan sialnya sinyal kereta api pagi tai babi sehingga KA antar kota menabrak Commuter line yg terpaksa menunggu akibat tai babi tai babi di atas.
Gue kalo jadi keluarga korban sih akan ngamuk pol
Kebawa arus pas tawaf, udah pasrah ajah. Tau2 ada yg nolongin suami istri, dua2nya ngomong bahasa arab. Terus ngomong pake inggris ke aku "its okay, its okay. We here". Dijagain kayak aku anaknya. Pas udah kelar baru bisa ngeliat wajah mereka. Mau ngomong makasih malah shock.
Dua kata lucu : "flyover banjir" / "jembatan banjir"
Pas tau Flyover Pesing, Jakbar banjir malah jadi ingat Jembatan Soekarno-Hatta, Malang yang sama² bisa banjir juga 😂
📹 Instagram/muhammadfebrynanda