Ya ampunnn 😖
Kabel listrik itu... Bukan tali jemuran 😓
Salah satu tim odong2 berinisiatif mengangkat kabel tsb dg tangan kosong agar gerobak bisa lewat. Seketika, aliran listrik tegangan tinggi langsung menyengat tubuhnya & merembet cepat ke rekan2 di sekitarnya.
Ikut bersimpati 🙏🏻
Smoga jadi pelajaran bagi masy u/ lbh hati2 .
Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 19:00 WIB Rahmadsyah (45), adik anggota TNI Serka Dede Andiruka, korban penculikan dan penganiayaan berat puluhan pemuda di Deli Serdang, tindakan ini perintah dari seorang ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) berinisial GS (atau Ketua G)
Teror pocong iki dino ruame banget dibahas neng medsos ngertio, Cah. Mamangane, teror iki ditemoni neng salah siji daerah ae, tapi nyelot suwi hokeh yonan netijen seng ngeluh lek daerahe wes marak diisi teror pocong.
@bacaajaco
#KacamataTulungagung#Tulungagung
SIAP SALAH SIAP BENAR?
Dilema Administrasi: Persyaratan TNI yang Terbentur Konflik Batin Keluarga.Sebuah kasus pelik menimpa seorang perempuan muda berusia 21 tahun yang terancam gagal mendaftar TNI akibat kendala administratif berupa persyaratan tanda tangan ayah kandung. Persoalan ini berakar dari hubungan yang terputus sejak ia masih dalam kandungan (usia 2 bulan).
Berdasarkan pengakuan pihak keluarga, selama 21 tahun sang ayah tidak memberikan nafkah maupun komunikasi. Konflik memuncak ketika perempuan tersebut mendatangi kediaman ayahnya hanya untuk meminta tanda tangan guna melengkapi berkas pendaftaran TNI. Namun, permintaan tersebut ditolak.Pihak ayah kandung memberikan alasan di balik keengganannya. Ia menyatakan sakit hati karena merasa tidak pernah dianggap sebagai seorang ayah oleh anak perempuannya tersebut. Sang ayah menegaskan, ia bersedia memberikan tanda tangan yang diperlukan, namun dengan syarat sang anak harus bersedia mengakui posisinya sebagai ayah.
Baginya, tanda tangan tersebut menjadi sia-sia jika ikatan emosional dan pengakuan sebagai orang tua tidak ada.Di sisi lain, pihak sang anak merasa keberatan dengan syarat tersebut. Mengingat minimnya peran dan tanggung jawab yang diberikan sang ayah selama dua dekade, ia merasa sulit untuk memberikan pengakuan yang diminta.
Akibat kebuntuan komunikasi dan persyaratan yang tak terpenuhi, perempuan tersebut kini menghadapi risiko kegagalan dalam mengejar cita-citanya. Pihak desa pun enggan memproses dokumen tersebut tanpa persetujuan sang ayah, dengan alasan menghindari risiko hukum atau gugatan di kemudian hari.
Kondisi Pasca-Pertemuan: Upaya untuk meminta tanda tangan tersebut justru berujung pilu. Kondisi fisik dan mental sang anak perempuan dikabarkan sangat terguncang setelah pulang dari rumah ayahnya. kondisi kesehatan yang menurun drastis akibat trauma mendalam atas penolakan tersebut.
🎥 mamahdede
Diduga Ajak Hubungan Intim Lewat Chat, Seorang Pria di Depok Menangis Histeris Usai 'Digerebek' Pemilik Akun
DEPOK – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi pelabrakan yang terjadi di wilayah Depok, Jawa Barat. Seorang pria tak berkutik dan menangis histeris setelah didatangi langsung oleh seorang pengguna media sosial bernama Rio Alvaro, Sabtu (23/5).
Aksi pelabrakan ini dipicu oleh tindakan pria tersebut yang diduga mengirimkan pesan singkat (chat) tidak senonoh dan mengajak berhubungan intim kepada Rio melalui platform digital.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, pria yang mengenakan kaus hitam tersebut tampak tersudut di sebuah lorong rumah sambil menangis ketakutan. Rio Alvaro, yang merasa jijik dan tidak terima dengan ajakan tersebut, memutuskan untuk melacak dan mendatangi langsung kediaman pria tersebut untuk memberikan "pelajaran".
Dalam video berdurasi singkat itu, pelaku terlihat berulang kali mengangkat tangannya sebagai tanda memohon ampun. Ia terus menangis sembari menutup wajahnya karena malu dan takut.
"Maaf, Bang, maaf... Saya salah, maafin saya," ujar pria tersebut sembari terisak di pojokan dinding.
Sementara itu, pihak yang melabrak terdengar meluapkan kekesalannya dengan nada tinggi, mengingatkan pelaku tentang kodratnya sebagai seorang laki-laki dan mengancam akan membawa masalah ini ke jalur yang lebih serius jika pelaku tidak menunjukkan itikad untuk berubah.
Video tersebut langsung mendapat beragam respons dari warganet setelah diunggah ke media sosial. Banyak netizen yang mengecam tindakan pelecehan verbal pelaku lewat chat, namun tidak sedikit pula yang menyoroti fenomena sosial dan perilaku unik yang kerap terjadi di Kota Depok.
"Ada bae kelakuan warga Depok," tulis salah satu netizen dalam kolom komentar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi ke pihak kepolisian terkait insiden tersebut, dan permasalahan diduga diselesaikan di lokasi secara langsung oleh kedua belah pihak dengan surat pernyataan atau permohonan maaf tertulis.
Sebuah insiden kecelakaan tragis menimpa mobil Honda Brio merah bermuatan enam wanita di Jalan Sam Ratulangi Raya, Kota Kupang, pada Minggu (17/5) subuh.