@solmeezie@Lima8Satu Kalau saya, diem saja. Ga jawab.
Kalau pelayannya salah menu, tinggal bilang saya ga pesen ini. Maunya yang ini. Kan belum bayar ...
@chiisanayumee@dhikaku1@keluhkesahkonoh Khadijah RA itu bekerja. Saudagar kaya. Bisnisnya maju. Kalau seandai kerjanya bisa mendukung keluarga dan membantu suami silahkan.
@tanyakanrl Lanjut saja dgn hobi dan kebiasaanmu. Toh itu juga hasil dari uang anda.
Jika pendapat pria tadi menganggu atau ga sependapat, ya ditinggal saja.
@Non_Priboemi@samcuan@P3gEl Coba loe lihat event2 internasional yang nutup akses jalan.
Event Jakim ini hanya menutup sebagian akses saja, jalur lain masih bisa dilewati.
Ada event yg tutup total akses, tapi ya warganya nurut karena paham akan memajukan daerahnya, menjadi destinasi wisata kelak
@Non_Priboemi@samcuan@P3gEl Malam sebelum kegiatan, pasti banyak yg makan malam, dan besoknya setelah kegiatan pasti banyak yg nongkrong di kafe atau resto utk ganti/isi karbo mereja yg hilang sehabis kegiatan.
Peserta Jakim kemaren itu 45.000, diantaranya 1.012 Internasional.
Itu perputaran ekonomi.
@Non_Priboemi@samcuan@P3gEl Banyak orang normal yang ikut event tersebut.
Bahkan bukan dari Jakarta saja, kan event Internasional, dari wilayah luar Jakarta juga banyak.
Ada event ga meningkatkan ekonomi? Justru event ini mirip pariwisata singkat, hotel langsung penuh tuh sekitaran Jkt.
@Avriella10@txtharihariWNI Dari sini, para ulama menyimpulkan bahwa membantu suami mengurus rumah adalah bentuk anjuran akhlak dan ibadah sukarela yang mendatangkan pahala besar bagi istri, bukan kewajiban hukum yang jika ditinggalkan membuat istri berdosa (selama tidak ada perjanjian di awal pernikahan).
@Avriella10@txtharihariWNI Jika secara hukum fiqih itu bukan kewajiban istri, mengapa mayoritas istri muslimah mengerjakannya? Jawabannya ada pada dua konsep: Khidmah (Pengabdian Sukarela) dan Ma'ruf (Kepantasan Adat).
@Avriella10@txtharihariWNI Jika secara hukum fiqih itu bukan kewajiban istri, mengapa mayoritas istri muslimah mengerjakannya? Jawabannya ada pada dua konsep: Khidmah (Pengabdian Sukarela) dan Ma'ruf (Kepantasan Adat).
@Avriella10@txtharihariWNI Hanya Mazhab Maliki yg menyatakan istri wajib melakukan pekerjaan domestik ringan, itu pun jika si istri berasal dari kalangan keluarga biasa yg terbiasa melaks pekerjaan rumah sebelum menikah. Jika ia dari keluarga terhormat yg biasa dilayani, suami tetap wajib menyediakan ART
@Avriella10@txtharihariWNI Hak Istri: Menerima nafkah tersebut dalam bentuk yang layak tanpa harus kelelahan menyiapkannya dari nol, jika ia memang tidak bersedia atau tidak mampu.
@Avriella10@txtharihariWNI Kewajiban Suami: Menyediakan bahan makanan yang sudah matang atau siap dimakan. Jika suami tidak bisa memasak, ia berkewajiban membelikan makanan matang atau menyediakan pembantu rumah tangga untuk mengurusnya, sesuai dengan kemampuan finansialnya.
@Avriella10@txtharihariWNI Mengapa demikian? Karena kewajiban suami memberikan nafkah (makanan, pakaian, tempat tinggal) diartikan sebagai nafkah yang siap pakai atau siap santap.
@Avriella10@txtharihariWNI Mayoritas ulama lintas mazhab (terutama Mazhab Syafi'i yang banyak dianut di Indonesia, serta Mazhab Hanafi dan Hanbali) berpendapat bahwa istri tidak wajib secara hukum syariat untuk memasak, mencuci, atau menyapu.
@Avriella10@txtharihariWNI Tanggung jawab utamanya adalah mencari nafkah halal di luar rumah, menyediakan keamanan, dan memimpin arah spiritual keluarga.
Istri (Penanggung Jawab Internal & Edukasional): Berperan sebagai Rabbatul Bait (pengatur rumah tangga) dan Madrasatul Ula (sekolah pertama bagi anak)
@Avriella10@txtharihariWNI Islam membagi wilayah tanggung jawab utama berdasarkan kodrat dan kemaslahatan, yang sifatnya saling melengkapi (complementary), bukan berkompetisi:
Suami (Penanggung Jawab Eksternal & Finansial): Berperan sebagai Qawwam (pemimpin dan pelindung).
@txtharihariWNI Sebagai seorang lelaki, ini adalah komen seorang laki-laki yang ga tau caranya jadi suami.
Suami itu bukan hanya mencari dan memberi nafkah, dia WAJIB menyediakan seluruh urusan Rumah Tangga dan mendidik anak, secara bersama-sama. Apa yang dilakukan istri, harus bisa oleh suami
@yuridhisk@OmJ_J3Nggott Konsep nya sih kalau nda salah itu buat Gudang Logistik. Jadi menyimpan Bahan Pangan hasil Masyarakat/Desa, semisal beras, telur atau bahan lain.