di kehidupan yang cuman sekali dan singkat ini, kenapa manusia harus bekerja dan mencari uang alih-alih hidup sesuai dengan yang dia mau tanpa memikirkan hal lain
Pas masih maba tepatnya 8 tahun lalu, gue bbrp kali liat konten soal 'quarter life crisis' lewat di IG atau jadi topik bahasan di podcast-podcast Spotify.
Gue kira itu tuh cuma istilah yg dibuat-buat, mikirnya "masa iya sih kakak-kakak ini umur 25 tahun masih bingung, bukannya umur segitu harusnya udah punya karier & pengalaman kerja yg lumayan ya"
Bhaap, betapa naifnya, karena buktinya tahun ini ngalamin sendiri. Emang harus ada di posisi itu dulu sih baru bisa ngerti realitanya kayak gimana. Ditambah kalo dipimpin sm orang-orang plenger, kelar dah buka Google Maps juga app-nya close sendiri bingung mau ngarahin ke mana.
Sehat-sehat kita yg lagi ngalamin. Sehat-sehat para potential wonderkid Football Manager in real life
sebagai non perokok gw sangat merasa terganggu dengan adanya asap rokok di wilayah kampus. Yang masih ngerokok di kampus apalagi di papan ini, shame on you ๐ซต๐ป
Anak-anak yang hidup di keluarga yang tidak stabil, seperti sering bertengkar, kasar, abusive, atau diabaikan, ternyata memiliki pola aktivitas otak yang mirip dengan prajurit tempur setelah bertugas di medan perang.
Jadi ada penelitian yang memeriksa otak anak-anak yang mengalami kekerasan atau konflik keluarga menggunakan fMRI (functional Magnetic Resonance Imaging).
Nah hasilnya menunjukkan adanya aktivitas yang jauh lebih tinggi di dua area otak yang penting untuk deteksi ancaman dan respon stress. Nama area otaknya adalah anterior insula dan amigdala.
Perubahan aktivitas ini bersifat adaptif di lingkungan penuh ancaman, seperti jadi โsiap siagaโ terus-menerus), mirip dengan yang terjadi pada tentara setelah pengalaman tempur.
Nah risikonya adalah dalam jangka panjang, hal ini dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan, regulasi emosi, dan masalah kesehatan mental lainnya, meskipun anak tersebut belum menunjukkan gejala psikiatri saat itu.
Yang perlu diperhatikan adalah temuan pada otak anak ini bukan berarti semua anak dari keluarga bermasalah pasti mengalami kerusakan otak permanen.
Otak anak sangat plastis dan bisa pulih dengan lingkungan yang aman, stabil, serta dukungan yang tepat.
Penelitian ini justru menekankan pentingnya lingkungan keluarga yang aman untuk perkembangan otak anak.
Semoga bermanfaat!
Siapa yang membiayai panggung raksasa May Day di Monas besok.. ??
Perayaan Hari Buruh tahun ini berskala besar yakni 400 ribu massa, ada panggung nasional, atribut massal, mobilisasi bus lintas daerah, konsumsi hingga hadiah-hadiah untuk para peserta yg hadir.
Ini semua adalah SWADAYA, pertanyaannya โswadaya siapa.. ?โ
Hari Buruh adalah hari politik kelas pekerja, dimana hari ketika buruh seharusnya mengingat upah murah, PHK, kerja kontrak, outsourcing, kerja platform tanpa perlindungan dan jam kerja yang terus dirampas..
May Day tahun ini bukan hanya jumlah peserta yang hadir, tapi SIAPA YANG BAYAR, mengatur dan apa permintaan sebagai gantinya.
Karena, Hari Buruh lahir dari perlawanan. Bukan dari pesta politik mahal atau sekedar swadaya..
โ๏ธ
๐จ Race engineer Max Verstappen, Gianpiero Lambiase, dikabarkan akan pindah ke McLaren pada 2028 mendatang.
Melansir dari jurnalis De Telegraaf, Erik van Haren, Lambiase masih punya kontrak di Red Bull sampai 2027 dan menerima tawaran untuk pindah ke McLaren ketika kontraknya habis.
McLaren merekrutnya sebagai langkah preventif jika Andrea Stella angkat kaki dari jabatannya sebagai tim prinsipal, karena banyak gosip yang beredar jika Stella diincar oleh Ferrari agar kembali ke Maranello. Ia diproyeksikan jadi tim prinsipal Ferrari untuk gantikan Frederic Vasseur.
Jika hal itu terjadi, McLaren setidaknya sudah punya sosok Lambiase untuk naik jabatan menjadi tim prinsipal di Woking.
Pria yang kerap disapa "GP" ini mengikuti jejak Rob Marshall & Will Courtenay yang sebelumnya sudah pindah ke skuad McLaren.