Waktu ramai, tagar #IndonesiaGelap, LBP berujar, "Kau yang gelap !".
Nah, sekarang giliran kita yg berujar ;
Bukan barang itu yang busuk;
"KAU YANG BUSUK !"
___________
Si paling tentara ini, memang selalu punya jalan utk mencuci mulut dan mencuci tangan.
.
.
Padahal Mulyono & LBP inilah "Kutu Kupret Republik" ini.
Termasuk, operasi utk ;
1. Syahwat 3 periode Mulyono
2. Upaya perpanjangan masa jabatan Mulyono.
3. Menghembuskan isu palsu ttg "big data"; bhw; ada 110 juta orang di media sosial yg mendukung penundaan Pemilu 2024, setelah operasi 3 periode gagal total.
Ironinya, "pejabat komorbid" spt ini, masih saja diberi ruang di lingkar kekuasaan.
___________
Ingat Luhut, ingat Chromebook.
Tapi, Nadiem yg digebuk.
Ingat LBP , ingat tambang, nikel, batubara, emas, PLTU, Whoosh, kendaraan listrik, deforestasi, sawit, "kongkalikong" pengolahan limbah industri, kasak - kusuk dagang karbon hutan, hingga properti & infrastruktur perkantoran & kawasan bisnis, dan lain - lain, dan lain - lain, dan lain - lain.
.
.
😁
#FufufafaAibNasional
Dikit² Ngomongnya: Jangan Tinggal Di Indonesia!
Dikit² Ngomongnya: Pergi Dari Indonesia!
Kelen Setuju Ngga, Orang Ini Yang Diusir Dari Indonesia?
Kasih Tanda Retweet, Kalau Kelen Setuju
Tapi, "wajah" kalian hari - hari ini, tak sama dengan "wajah" yg kalian tampilkan, saat berada dalam posisi diametral dgn massa aksi yg menolak RUU TNI.
.
.
O..o maaf - maaf saya lupa, kalau kalian entitas yg sangat terlatih ;
"BERKAMUFLASE"
.
.
😁
#FufufafaAibNasional
R E Q U I E M
● Brutalitas aparat bukan saja problem struktural, tapi juga "kanker kultural".
___________
Di republik ini, ada entitas yg suka banget ngaku bhw politiknya adalah "politik negara", terdengar mulia di telinga warga yg tak bisa "membaca".
Kendati, sesungguhnya mereka tak lebih mulia dari politisi pada umumnya.
Politisi itu, mirip Valentino Rossi di lintasan MotoGp; piawai mencari celah, lalu menyalib di tikungan.
Hanya saja, Rossi tahu kapan harus menahan gas, ngga' asal; 'Oke Gas ! Oke Gas !.
Sedangkan politisi, sering menabrak pagar pembatas, lalu menyalahkan penonton yg tak melanggar batas.
Karena itu, jangan terburu-buru meletakkan "mawar simpati" di pangkuan mereka, bisa - bisa ia akan menjadi "wreath of betrayal" di ruang tamu rumahmu.
Karena "mawar" adalah catatan berdarah sejarah, di tanah tumpah darah.
.
.
.
😁☕️🚬
#FufufafaAibNasional
Ketum Parcok & Ketum Parjo itu saudara kembar, yg dipisahkan oleh sejarah.
Bahkan, mereka punya nama kecil yg sama, yaitu;
" B E T I "
.
.
___________
Sudah sudahlah ;
I KNOW WHAT YOU DID LAST SUMMER !
( U can't bury the past )
.
.
😁
#FufufafaAibNasional
KOMPENI 4.0 |
"Monetizing Rakyat, Maximizing Pejabat"
Pajak rakyat = Kewajiban.
Pajak lenyap di pasar gelap kekuasaan ?
"RAHASIA NEGARA"
#Cenasuwok
___________
Di era kompeni, pajak dipungut paksa lewat 'contingentenstelsel & 'verplichte leverantie ; rakyat dipaksa setor hasil bumi, tp tak pernah menjadi penerima manfaat (Kecuali di level priayi/ Bupati dan pangreh praja • yg masih bisa menjadi penikmat hasil pajak • pamer harta, pamer istri hingga jual beli jabatan).
Di era Kompeni 4.0 • polanya sama, tapi dgn wajah Sri "Mulyono" • @KemenkeuRI dan LBP, lebih modern, kendati sudah menua.
Kini ; pajak rakyat dikutip dgn ancaman, kalau tak bayar, administrasi dipersulit.
Sementara uang pajak, utk bayar bunga utang di dalam dan luar negeri, utk gaya hedon pejabat, kemewahan anggota DPR RI, proyek siluman atas nama PSN, pasar gelap kekuasaan, hingga bintang jasa yg diobral sana - sini.
Untuk kesejahteraan rakyat ? Ah...angkanya tampak sulit dipastikan.
_________
Jadi, Kompeni 4.0 bukan sekadar satire; itu adalah diagnosis sejarah yg berulang.
● Perbedaannya :
Dulu kompeni bawa bedil, kompeni 4.0 bawa regulasi.
Dulu VOC, sekarang BUMN & PSN.
Dulu, cambuk rakyat dgn rotan, sekarang dgn aplikasi, administrasi dan algoritma birokrasi.
_____________
Kompeni 4.0 adalah;
KOLONIALISME DENGAN USER INTERFACE.
.
.
#FufufafaAibNasional
Semua hanya soal ;
" TUKAR TAMBAH "
Ideologi ? Sudah lama mati.
.
.
DONG PO RA ?! LENG CELENG ?!!!
.
.
😁
#IndonesiaGelap
| @PDI_Perjuangan
https://t.co/QY4h40c3l9
Menjadi binatang politik itu memang tidak mudah.
Dari Ketua @DPR_RI • @puanmaharani_ri hingga Dave Laksono • Wakil Ketua Komisi I, seperti politikus kelas kakus, yg tampak gagap dan tidak mengerti esensi dari partisipasi publik.
Draft RUU TNI tidak dipublikasi, alasannya; karena terjadi kerancuan dan perdebatan sengit di masyarakat, pun karena draft - nya masih berubah - ubah.
Draft - nya masih berubah - ubah • tidak ada publikasi, e e..Puan Maharani • Ketua DPR RI yang ada "Doktor Honoris Causa" - nya, langsung main ketok. 😁😁😁
KANCELENG
.
.
#IndonesiaGelap
Pesan yg ingin disampaikan penguasa, adalah ; otoritas sipil di parlemen sudah di bawah sepatu lars laler ijo, 1 detik setelah rantis pertama masuk ke area parlemen.
REFORMASI SUDAH DIKENCINGI.
.
.
#IndonesiaGelap
Mahasiswa hanya berbekal tenda.
@puanmaharani_ri dkk @DPR_RI - nya dibekali alat gebuk penguasa, dari serdadu, hingga rantis tentara.
TNI bersama rakyat ❌️
TNI bersama penguasa ✅️
.
.
#TolakRUUTNI#IndonesiaGelap
Memang tidak ada yang bisa membalik jarum jam, tapi politikus sepertimu, bisa sedemikian mudah ;
"BELI JAM BARU"
.
.
Kanasu ! | @PDI_Perjuangan#TolakRUUTNI
https://t.co/4vefNEFu91
Pada 20 Maret 1602, Belanda mendirikan Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC) perusahaan dagang di wilayah yang hari ini kita sebut Indonesia.
Tujuan didirikannya VOC adalah sebagai berikut :
- Menguasai pelabuhan² penting.
- Menguasai kerajaan² di wilayah.
- Monopoli perdagangan rempah².
- Pengalihan kekuasaan VOC, kepada kerajaan Belanda.
____________
Tapi ini bukan tentang VOC.
.
.
Sudah bau tanah masih aja petak umpet rapat di hotel mewah, hanya utk memenuhi syahwat berkuasa.
Ketika parlemen diduduki mahasiswa dan massa aktivis pro demokrasi, seperti yang sudah - sudah, kalian akan main aman, lalu cuci tangan, sembari berkata ;
KAMI MANUNGGAL DENGAN RAKYAT
.
.
Kanasu.
SAYANG JIKA TIDAK IKUT SHARE INI 🙏
Bagi kalian yg Gelap Mata dan Gelap Hati sehingga tidak paham esensi dari #IndonesiaGelap coba simak siapa tau kegelapan yg menyelimuti alam fikiran dan hati kalian bisa tercerahkan.