Media sosial sering kali membuat kita susah jujur sama diri sendiri. Keinginan mengungkapkan perasaan dan mengutarakan pemikiran kerap bertentangan dengan keinginan disukai orang lain. Kita jadi ikut-ikutan apa yang lagi rame, biar medsos tetap rame. Padahal hati kesepian.
Mau di-screenshot kayak gimana juga, janji tinggal janji. Yang katanya berjuang bareng-bareng, pas sukses ninggalin. Yang katanya takut kehilangan ujung-ujungnya bisa menghilang. Yang katanya “aku tak bisa hidup tanpamu” buktinya masih hidup sehat walafiat
Joko Prianto, petani Rembang yang menolak PT Semen Indonesia dan dikriminalisasi, hari ini memamerkan tanaman cabainya (organik).
Ada dua hal yang ia bantah: (1)Tidak benar pegunungan Kendeng itu tandus (layak ditambang). (2) Tidak benar ia butuh investor dan lapangan kerja.