I am not a gentleman, really, but I know what I do 😊 .
Life is not a thing as things are made for lives.
Opensea is just a thing, your life has a meaning.
Take your time to check out this item on @opensea
"Two Buddies Sitting On Their Own (A1, 1/1, 1/3)"
#NFTs#NFTCommmunity#DailyShot
Link - https://t.co/C9kY9AnLj7
🚨 Dody Hanggodo — Menteri PU problematik!
Di interview bilang kalau "ga ada yang jemput" dia.
NYATANYA? Papi Dody sendiri yg ubah jadwal & mau berangkat sendiri. Bahkan ga ada info ke bawahan
Memutar balikkan fakta ke media, seakan2 bawahan nya ga becus kerja. Gokil 🤯🤡
🚨 Meet Ibu Irma Hermawati — Istri dari Menteri PU, Papi Dody Hanggodo.
Ga suami, ngga istri, gila hormat. Suka nyusahin. Even masalah garpu sendok harus yg "khusus".
GONG nya lagi mau naik gunung tapi Mami Irma gamau capek, harus naik helikopter 😭🤣
Presiden Pezeshkian: Iran akan mempertahankan setiap jengkal wilayahnya
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Iran akan mempertahankan setiap jengkal wilayahnya dengan tindakan nyata sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden AS Donald Trump.
Ia menyatakan bahwa upaya untuk melemahkan dan memecah belah Iran telah gagal, serta menekankan bahwa persatuan nasional merupakan kunci kekuatan negara.
Erling Haaland paid $134,000 for a 430-year-old Viking kings manuscript, then gifted it to his hometown. He said: “I’ve never been a big reader, but I want people to read about those who came from my area.”
Erling Haaland and his father, Alf-Inge Haaland, quietly acquired one of Norway’s greatest literary treasures at auction: a 1594 edition of Snorri Sturluson’s Kongesagaer. Translated by Mattis Størssøn from Old Norse into Danish, it was the first printed history of Norway and helped preserve the stories of the nation’s medieval kings for generations.
Widely regarded as one of the most significant works in Norwegian literary history, the copy purchased by the Haalands was the only complete edition still in private ownership. It sold for 1.3 million Norwegian kroner (about $134,000), setting the record as the most expensive Norwegian book ever sold at auction.
Instead of keeping the rare volume in a private collection, the Haalands donated it to the library in Time Municipality, where Erling grew up. The book is now on public display, and the donation also funded a reading competition to inspire local children and young people to discover Norway’s history and literary heritage.
What makes it deeper than "Viking manuscript": Snorri Sturluson was an Icelander writing 200 years AFTER the Viking Age, reconstructing the kings' lives from oral tradition and skaldic verse. So this 1594 book is a Danish translation of a 13th-century Icelandic text about 9th–11th-century kings — three layers of history in one volume, and still our best source for those reigns.
@tempodotco Ya memang ga ada subsidi. Orang kita ambil nomor antrian aja setor kurang lebih sekitar 20jt, abis itu dapet antrian yang nunggunya bisa belasan tahun. Udah untung berapa coba kalo duit itu diputerin.
Serambi rumah kepala administrator di perkebunan Padang Bulan milik Amsterdam Deli Company, sekitar 1900.
Perusahaan ini menggunakan lahan konsesi dari Kesultanan Deli dan banyak menggunakan kuli kontrak dari Tiongkok dan Jawa sebagai pekerjanya. Tembakaunya diekspor ke Eropa.
@tempodotco elu aja wo kabur lagi ke Jordania, elu pulang kesini Indonesia suram, elu kabur ke Jordania Indonesia cerah, rumah tangga gagal, bikin foodestate gagal, 3 kali mau jadi presiden gagal sekalinya jadi presiden gagal.. parah nih orang
@tempodotco Hidup masih numpang gaji pake duit pajak gausah sok kerass.
Harta lu aja cuma 2T kan? 2 hari MBG doang kan? Mau jalanin negara gimana pake duit 2T? Berani amat sama rakyat yg nyumbang 82% total APBN. Berasa paling punya negara nih?
Kementerian itu bukan perusahaan pribadi.
Menteri bukan owner. Pegawai bukan anak buah yang digaji dari kantong dia.
Mereka digaji negara. Menterinya juga. Duitnya dari rakyat.
Jadi kalau ada pejabat/pegawai kementerian bermasalah, cepuin aja udah.
Mengapa Investor Membeli Patriot Bond?
Danantara merilis obligasi khusus bernama Patriot Bond, yang menawarkan kupon rendah jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain.
Namun investor tetap membeli obligasi ini karena ada daya tarik khusus, seperti bebas dari pengusutan sumber dana investasi.
Simak selengkapnya di program Jelasin Dong! Setiap Sabtu, pukul 14.00 WIB di Youtube Tempodotco dan Spotify Jelasin Dong!
#JelasinDong #Tempodotco