PSBB diterapkan demi alasan penekanan sebaran virus corona
Pelonggaran PSBB diminta dengan alasan pertimbangan ekonomi
KESIMPULAN : Pemerintah tidak mampu lagi bertahan secara ekonomi untuk menghidupi rakyat kalau PSBB tetap dilanjutkan
Coba gunakan akal sehat mu sobat
Coba para Fansboy @Gerindra@PDemokrat Partai Amanat Nasional
Bagaimana bicara soal hal lain, kalau hal seperti ini saja, kalian satu dengan otak jokowi
Lalu kalian bicara oposisi dan pro rakyat
Bangsat abu-abu kalian, lebih parah dari #BangsatBangsa
Jangan pilih mereka lagi
Innalillahi wa innailaihi rojiun
Kami turut berduka cita atas wafatnya Jenderal (Purn) Djoko Santoso
Semoga Husnul Khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran
Al Fatihah
Aamiin
Untuk sobat oradong semua
Mari tingkatkan kepedulian kita, tengoklah kondisi tetangga sekitaran kita
Jangan biarkan ada yg kelaparan dan kesusahan
Berikan bantuan semampu yg ada yg kita miliki
Krn tdk dibutuhkan banyak harta serta banyak uang untuk peduli, cukup pakailah hati
Diluar gedung KPK tidak mengetahui bahwa didalam gedung KPK sdg brtarung 3 kubu
Kubu Novel dan kawan2 vs kubu wakil kepolisian dan lembaga negara
Menyingkirkan Novel dan kawan2 (Taliban) keluar gedung adalah target utama
agenda pemberantasan korupsi? Hasto saja aman
Bubarkan!
Pendukung kim jong wi dan partai juara korupsi PDIP
Sudah pantas disebut
#BangsatBangsa
Hancur negeri ini oleh mereka
Jiwasraya, bumiputera, Asabri, Pelindo, OTT KPK
PDIP partai juara korupsi saja masih dipilih
Joko oei presiden "ngapusi" saja masih dibela
KPU lembaga tidak jujur saja masih dipercaya
LALU DIMANA PEMBELAAN DEMI NEGERI
Kecuali
KALIAN MEMANG BARISAN BANGSAT!
Pengkhianat dan penghancur negeri
pemilih jokowi memilih jokowi dengan alasan demi bangsa
Lalu bagaimana dgn skandal kasus di jiwasraya, bumiputera, dan asabri yang terjadi diera jokowi
Apakah demi bangsa itu sekedar alasan?
Tapi yg pasti, kalian merusak dan menghancurkan negeri ini, dan itu kini terbukti
Yang seharusnya diselesaikan dengan cara-cara non-militer seperti di Aceh, Papua, atau demo mahasiswa atau petani, malah kirim aparat bersenjata.
Begitu ketemu musuh yang bawa senjata beneran, melipir sambil ngomong, "jangan dibesar-besarkan", atau "Cina negara sahabat".
Sampai kapan kita diberi waktu
Ketika hari demi hari, minggu demi minggu, dan tahun demi tahun berganti terlewati
Sampai kapan kita masih diberi waktu
Bisa jadi ditahun yg baru ini, waktu terakhir kita untuk bicara sebagai manusia
2020 bukan soal resolusi, tapi soal siap mati
"Saya ndak suka sama Novel karena dia penghianat."
Naskah lama. Pollycarpus dalam kasus Munir juga menyanyikan lagu yang sama: motif pribadi. Tak ada dalang, pemain solo, tak punya tuan, tak terkait kasus lain. Lee Hervey Oswald dalam pembunuhan Presiden Kennedy.
Basi.
Setiap profesi tentu punya masalah integritas. Wartawan terima amplop, dokter "dibeli" perusahaan farmasi, pedagang pasar mengakali timbangan, PNS korupsi, dll.
Tapi daya rusak paling hebat jika terjadi pada mereka yang seharusnya menegakkan hukum, sekaligus memegang senjata.
Kunci kasus Novel Baswedan adalah CCTV tentang dua DC yang biasa jadi "suruhan" korps, telusuri siapa jenderal yang punya bisnis hitam pelindung DC, selesai urusan
Bukan putus didua orang yang memang bersedia dipasang badan demi korps
Ketika muslim di India, Rohingya Myanmar dan Uygur China mendapatkan diskriminasi
Tidak ada itu pejuang HAM teriak Toleransi dan melabeli pelaku diskriminasi dengan terorisme
MENGAPA DI SINI SEMUA JUALAN HAM DAN TOLERANSI
Apakah kurang cukup, muslim menjaga NKRI?