Bagaimana penjatahan IPO kalian sobat retali? Masuk ke pasukan 1 lot? 😊
Jika penasaran berikut penjelasan alur penjatahan IPO untuk pemesanan <100 juta dari bro Sudarsan
Secara garis besar:
1. Maksimal 10 lot per investor Semua order retail dibagi dulu jadi maks. 10 lot per orang.
2. Kalau masih ada sisa → Prorata Dibagi merata sesuai porsi order.
3. Kalau belum dapat 1 lot pun → Ambil dari Penjatahan Atas
4. Masih kurang → Ambil dari Fix Allotment
5. Untuk penjatahan super kecil → Time Priority Yang order lebih awal (langsung ke E-IPO) lebih diutamakan dapat 1 lot.
#IPO
hasil putusan sidang vonis nadiem makarim :
- 10 tahun penjara
- pidana denda Rp 1M
- pidana tambahan pembayaran uang penganti senilai Rp 809 M sekian, apabila tidak dibayar dalam kurun waktu 1 bulan maka diganti dengan pidana penjara selama 5 tahun
5 sarjana mati di latsarmil.
Dana desa dipangkas sampai 80% di banyak desa.
80.000 koperasi diluncurkan tanpa satu pun studi kelayakan.
2 juta lapangan kerja baru , masih janji.
Ini bukan program ekonomi kerakyatan.
Ini serial cacat logika yang dibungkus merah putih.
Kita bedah satu per satu. Dengan fakta.
UTAS : CACAT LOGIKA KOPERASI DESA MERAH PUTIH
Kenapa birokrasi Indonesia kerja keras tapi rakyat tetep ngerasa gak ada perubahan? Jawabannya satu kata: 𝗼𝘂𝘁𝗽𝘂𝘁.
ASN bikin jalan 50 km = output. Tapi kalau harga sembako tetep mahal krn logistik masih mampet, berarti 𝘰𝘶𝘵𝘤𝘰𝘮𝘦-nya nol. Kasih 10.000 beasiswa = output. Tapi kalau angka putus sekolah gak turun, berarti outcomenya nol juga.
Nah, Dedi Mulyadi baru aja kritik ASN yg cuma fokus tukin tanpa mikirin outcome. Dan dia bener. Tapi masalahnya lebih dalam dari sekadar mental ASN-nya: sistemnya emang dirancang utk mengukur dan membayar 𝘰𝘶𝘵𝘱𝘶𝘵, bukan 𝘰𝘶𝘵𝘤𝘰𝘮𝘦. Tukin dihitung dari rapat berapa kali, dokumen berapa lembar, program berapa biji. Maka wajar kalau ASN jadi ahli 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘴𝘪𝘣𝘶𝘬 tanpa perlu pusing apakah kerjanya beneran ngubah kehidupan orang.
New Zealand udah buktiin ini 40 tahun lalu. Mereka reformasi total: birokrasi dipecah jadi unit kecil dgn kontrak kinerja transparan berbasis hasil nyata. Fiskal negara membaik drastis. Tapi pelajaran terpentingnya: outcome itu tanggung jawab 𝘮𝘦𝘯𝘵𝘦𝘳𝘪/𝘱𝘰𝘭𝘪𝘵𝘪𝘴𝘪, bukan birokrat. Kalau mau outcome-based governance, reformnya harus dari atas.
Indonesia? Sejak 2010 KemenPANRB udah bilang hal yg sama persis dgn KDM. Itu 15 tahun lalu. Belum banyak berubah krn sistemnya belum disentuh.
Ceramah di IPDN itu output. Birokrasi yg beneran berubah, itu baru outcome.
BUAHNYA DULUAN!
Percaya nggak, dulu bule-bule Eropa tuh ngalamin krisis kosakata. Mereka lihat langit senja warnanya seindah itu, tapi mentok cuma bisa nyebut yellow-red (kuning-kemerahan). wkwkw Agak miris memang.
Sampai akhirnya buah eksotis ini hijrah dari Asia bawa KTP aslinya: "Nāraṅga" (Sanskerta buat pohon jeruk). Lewat jalur Persia, mampir ke Arab, sampai akhirnya nongol di Prancis kuno.
Saking takjubnya orang sana sama pigmen kulit buah ini yang gonjreng banget, akhirnya mereka nyolong nama botaninya buat dijadiin nama warna permanen sampai detik ini.
Jadi fix ya, alam semesta yang ngeracik pigmen buahnya duluan. Manusia aja yang miskin kosakata sampai harus minjem identitas si jeruk. 🤣🤣
BOYYY mata gue siwer lu tau komisaris di Pertamina bisa dapet DUIT berapa?
Di Pertamina Geothermal (PGEO):
> Paling banyak Rp 1.400.000.000+ per bulan
> Paling sedikit Rp500.000.000+ per bulan
Rinciannya:
> Rp 940.000.000 + | Gaji
> Rp 200.000.000 + | Transport
> Rp 235.000.000 + | Asuransi Purna Jabatan
> Rp 16.000.000 | Layanan Kesehatan Keluarga
> Rp 7.000.000 | Layanan Kesehatan
Belum termasuk hak penjatahan saham khusus (MESOP) dan THR
Anyway transport per bulan 200 juta lu business trip terbang digendong mbappe apa gimana 🫵
BBBBBBHAP. Tugas utama Komisaris terhadap Direktur:
> Melakukan P E N G A W A S A N
> Memberikan N A S I H A T
Meanwhile Pertamina Retail:
Direkturnya Komisarisnya
@kegblgnunfaedh buat gua, hubungan itu hal yang personal dan dibangun atas dasar kepercayaan, bukan seberapa sering diumbar di medsos. lebih suka jaga privasi, biar lebih tenang dan fokus ke hubungannya sendiri. kepercayaan jauh lebih berharga daripada likes dan komentar.
@mazantoadeanto@convomf tipikal memang...pernah dgr filosofi dri negara barat sana? yg kurg lebih seperti "momen kalian bakalan mendapatkan terbanyak bunga adalah ketika kalian mati, bukan ketika kalian hidup"