@UmarSyadatHsb__ Bentar lagi juga jakowi di panggil malaikat izrail, manusia busuk tak tau diri itu biar di tangani malaikat malaikatnya Sang Pencipta, kita tinggal doa saja
Cara Nabi Muhammad survive dalam hidup walau yaitm pistu, miskin, dihina, dipermalukan, diboikot dan dianiaya.
Konten ini berisi panduan untuk menghadapi masalah hidup.
A Thread
HALO PARA PENJILAT.. DI PEMERINTAH PRABOWO... SILAHKAN SIMAK BAPAK TNI INI... YANG SANGAT CERDAS TAHU SITUASI POLITIK... KITA DUKUNG TNI YANG MEMILIKI RASA NASIONALISME YANG TINGGI TERHADAP NEGARA...
BRAVO TNI β οΈ
PENETAPAN TERSANGKA TOM LEMBONG DIDUGA SARAT POLITIK DAN TEBANG PILIH
Alasan penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung :
1) impor dilakukan saat gula surplus/melebihi kuota dan tdk lewat rapat koordinasi kementerian. Sanggahan : jumlah impor yg diizikan tsb jauh di bawah angka impor 2015-2016. Pelaksanaan impor tidak diperlukan rapat koordinasi
2) impor gula harusnya dilakukan oleh BUMN tapi diberikan ke swasta.
Sanggahan : impor yg harus ke BUMN adalah gula konsumsi, gula rafinasi harus ke Industri.
3) kerugian negara krn harusnya untung dinikmati oleh BUMN.
Sanggahan : Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa jumlah kerugian negara harus ril, bukan asumsi.
Jika ketiga alasan Kejaksaan tersebut digunakan maka sukit dibantah bahwa penetapan Thom Lembong sebagai tersangka adalah politis dan tebang pilih karena 6 (enam) Mendag selama pemerintahan Jokowi melakukan impor berbagai komoditas jauh lebih besar dari yg dilakukan oleh Thom Lembong dg data sbb :
Mendag Rezim Jokowi
1) Rachmat Gobel (10 bulan, Okt 2014 - Agus 2015)
2) Tom Lembong (11 bulan : Agus 2015 - 27 Juli 2016)
3) Enggartiasto Lukita (15 bulan : Juli 2016 - Okt 2019)
4) Agus Suparmanto (13 bulan, Okt 2019 - Des 2020)
5) Muhammad Luthfi (16 bulan, Des 2020 - Juni 2022)
6) Zulkifli Hasan (28 bulan, Juni 2022 - Oktober 2024)
Volume Impor gula, beras, garam, dan bawang putih selama 2014 - 2024 sbb :
1) Impor gula 2014 -2024 : 44,43 juta ton, dg rincaian :
2014 : 2,93 jt ton, 2015 : 2,88 jt ton, 2016 : 4,75 jt ton, 2017 : 4,48 jt ton,2018 : 5,03 jt ton,2019 : 4,09 jt ton, 2020 : 5,54 jt ton,;2021 : 5,48 jt ton, 2022 : 6,00 jt ton, 2023 : 5,07 jt ton, 2024 : 3,66 jt ton (sd September)
2) Impor beras, 2014-2014 : 13,29 juta ton, dg rincian :
2014 : 0,84 jt ton, 2015 : 0,86 jt ton, 2016 : 1,28 jt ton, 2017 : 0,31 jt ton,2018 : 2,25 jt ton, 2019 : 0,44 jt ton, 2020 : 0,36 jt ton, 2021 : 0,41 jt ton, 2022 : 0,43 jt ton, 2023 : 3,06 jt ton, 2024 : 3,05 jt ton (sampai Agustus)
3) Impor Garam Industri 2014-2014 : 27,56 juta ton, rincian :
2014 : 2,16 jt ton, 2015 : 1,86 jt ton, 2016 : 2,14 jt ton, 2017 : 2,55 jt ton, 2018 : 2,84 jt ton, 2019 : 2,60 jt ton, 2020 : 2,61 jt ton, 2021 : 2,83 jt ton
2022 : 2,76 jt ton, 2023 : 2,81 jt ton, 2024 : 2,40 jt ton
4) Impor Bawang Putih 2014-2024 : 5,64 juta ton, rincian :
2014 : 0,49 jt ton,2015 : 0,48 jt ton, 2016 : 0,44 jt ton, 2017 : 0,55 jt ton
2018 : 0,58 jt ton, 2019 : 0,47 jt ton, 2020 : 0,55 jt ton, 2021 : 0,60 jt ton ,2022 : 0,57 jt ton, 2023 : 0,56 jt ton, 2024 : 0,35 jt ton (sampai September)
Dari data tersebut terlihat bahwa Menteri lain yg melakukan impor jauh lebih besar dibandingkan dg Impor yg dilakukan oleh Tom Lembong.
Masa jabatan Mendag terlama dan Impor terbesar adalah Mendag Zulkifli Hasan
Ini belum termasuk impor komoditas lain yg impornya melalui mekanisme kuota, seperti kedele, daging, bawang putih dll.
Semoga dibawah Pemerintahan Prabowo, Kejaksaan Agung melakukan penegakan hukum secara benar dan murni penegakan hukum
@HisyamMochtar Sudah jelas kan selama ini dana jamaah haji ratusan trilyun di tilep wong solo itu, makanya ketika ada pengganti ketakutan dia, tunggu saja wi laknat Allah membinasakan keluarga mu, selama ini sampe SBY dana jamaah haji ratusan trilyun aman, jaman mukidi aja habis
@Alexwij89164533 @Intel_Imut katanya lutfi lagi depresi punya cewek di blow up, tts andika di bilang gitu, trs do ngop toh, calon muk loro ae di gawe geger, arep do pilih tentara opo polisi, kita liat track record institusinya saja
Pemerintah menyembunyikan Hutang Negara.
Padahal hasil Bumi melimpah ruah.
Mengapa hutang membengkak ? Membiarkan Rakyat menderita dan sengaja juga Rakyat ditumbalkan ?