@NixSuuuuuu Fr, tho it was sugarcoated as a dark comedy, I see nothing but depression and how the cat girl cope with it. It still is funny, it still is deranged, it still is raw and gross, and it is, ultimately, depressing. Disgustingly magnificent works if I may say.
AUTOR REVELA SECRETOS DE EDITORES
El legendario creador de "Elfen Lied", Lynn Okamoto, reveló las anécdotas más extrañas y absurdas que ha vivido con sus editores en más de veinte años de carrera.
El artista confesó que ha trabajado con sujetos increíblemente excéntricos. Durante un viaje de investigación, uno de sus supervisores durmió completamente sin ropa y con todas las luces encendidas.
Otro solía esperarlo bajo lluvias torrenciales totalmente empapado, debido a una estricta y extraña regla personal de jamás usar paraguas.
Pese a estas rarezas, el autor aclaró que todos resultaron ser profesionales impecables que jamás fallaron en sus entregas.
La locura es requisito profesional.
The Japanese anime Jaadugar: A Witch's Life in Mongolia quietly portrays the faith, wisdom, love, and resilience of Muslims through a delicate and beautiful artistic style. Its gentle storytelling and elegant visual artistry make it a deeply moving experience.
Ada guru kimia honorer SMA, namanya Pak Wawan Wahid.
Baru saja periksa ke rumah sakit, kanker katanya.
BPJS-nya dinonaktifkan sama Mensos, udah gak miskin kata berita kemarin.
Gaji gak seberapa, 400 ribu sebulan, dia bingung.
Perawatan gimana? Kemo gimana? Keluarga gimana? Sekolah anak gimana?
Dia jalan-jalan keliling kompleks.
Ketemu mantan muridnya si Jajang Jambon.
Abis keluar penjara, bantuin Kapolres ngedarin sabu sekoper.
Jajang dijadiin tumbal masuk penjara sama tuh Kapolres.
Terus cerita.
Pak Wawan kaget, "Gila, Jang, jualan sabu sama tuh segede itu?".
Jajang bilang iya. Apalagi dibantu coklat.
"Paling mereka hukumannya disuruh sholat lima waktu Pak".
Diam-diam dia pake lab kimia sekolah malem-malem.
Besoknya dia datang ke rumah Jajang.
"Nih, cobain."
"Wah, mantab ni Pak. Dari mana? Barang mahal ini?"
"Bisa dijual gak ini?"
"Ya bisa lah, sini saya bantu."
Wawan sama Jajang jadi paling terkenal di kota itu.
Sukses besar.
***
Makin lama makin besar.
Sekolah juga mulai curiga.
Botol sama labu lab kimia banyak yang hilang.
Pak Wawan mikir mindahin produksi.
Dia liat Pak Agus, punya franchise ayam geprek.
Ayam Geprek Basudara.
Cabangnya baru buka deket sekolah.
Tapi mulai sepi karena MBG.
Lantai dua warungnya dikosongin, hemat lahan.
Pak Wawan sama Pak Agus kerja sama, dia minjemin lantai dua buat Pak Wawan.
Ternyata Pak Agus bukan orang sembarangan.
Dia punya koneksi kartel di Manila buat jualan di sana.
Pake kapal nelayan disusupin di sana.
Mereka panggil Pak Agus di Manila "Bos Besar"
***
Mereka untung besar
Tapi mulai bingung, nyembunyiin cash.
Gimana ini?
Gimana biar duitnya bisa masuk ke bank?
Pak Wawan datang ke kantor pengacara terkenal.
Pak Syahrul Pasaribu.
"Jadi gini Pak Syahrul"
"..."
"Transaksi gak bisa QRIS, gak bisa bank, harus cash."
"..."
"Saya mau biar duit saya bisa dimanfaatin"