Senyum di wajah langsung melembut tanpa sadar. Tatapannya tidak lepas sedikit pun dari Iggy yang mulai berbicara di depan semua orang. Perempuan itu mengangkat kedua tangannya membentuk tanda love ke arah podium. Matanya berbinar penuh bangga saat melihat Iggy diatas sana.
@SAS_The01@errorveil "Di atas podium ini, secara pribadi saya juga ingin menyampaikan rasa terimakasih yang dalam untuk rumah saya, Hufflepuff. Kepada @ProfsCrystal & @ProfsAllius, terima kasih telah menjadi orang tua yang menjaga dengan kehangatan, sekaligus menjadi pelindung saat kami merasa rapuh.
Crystal melangkah masuk ke ballroom yang dipenuhi bunga mawar merah muda dan cahaya chandelier keemasan. Tatapannya berkeliling perlahan, menikmati suasana hangat yang terasa seperti taman bunga di tengah malam.
Perempuan itu kembali ke mejanya dan mulai menikmati hidangan yang tersaji di hadapannya. Sesekali ia memperhatikan dekorasi bunga yang memenuhi ruangan sambil mendengarkan musik lembut yang mengalun pelan.
@SAS_The01@errorveil "Kepada para pengajar, staff, dan orang tua akademis kami... Terima kasih telah membimbing kami, saya ingat kali pertama menginjakkan kaki di tempat ini, saat itu, kami datang sebagai kepala yang kosong, penuh dengan keraguan, kekhawatiran, dan ketidaktahuan tentang masa depan."
@SAS_The01@errorveil "Berdiri di sini, memandang wajah-wajah penuh binar kebahagiaan dan kelegaan, saya merasa sangat terhormat sekaligus runtuh dalam haru. Hari ini bukan hanya tentang selembar ijazah, melainkan perayaan atas ketabahan yang selama ini kita rawat dalam diam."
@SAS_The01@errorveil Ignatius melangkah mantap ke podium, meski sedikit gugup, ia mendekatkan bibirnya ke arah mikrofon sebelum berucap, "Selamat malam, hadirin sekalian! Ignatius Marsh Berdiri sebagai perwakilan wisudawan malam ini."
@SAS_The01 Crystal menundukkan kepala kecil sebagai salam penutup. “Akhir kata…” katanya pelan, “selamat malam.”
Matanya menyapu seluruh ruangan untuk terakhir kali. “Dan selamat menikmati acara kelulusan.”
(@SAS_THE02)
@SAS_The01 “Kalau selama ini ada kata-kata yang kurang baik, keputusan yang mungkin membuat kalian sedih, atau hal-hal yang belum bisa kami lakukan dengan sempurna… mohon dimaafkan ya, bubble. Pelajaran yang baik, tolong tetap dilakukan. Yang buruk… tinggalkan saja di belakang.”