Terima kasih banyak untuk bimbingan, pelajaran hidup, dan canda tawanya, Profesor Rasmus keren!๐ @ProfsLundgren
Temen-temen Gen 4, terima kasih untuk kebersamaannya. Ayo bertahan sampai akhir dan lulus semuaa!๐ฅณ
Bunda dan kakak-kakak di Ehrenadler, terima kasih banyak!๐
Selamat pagi ๐
Apa kabar anak-anak Durmstrang yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik? Sehat? Sudah sarapan?
Sudah tahun 2026, apa nih harapan atau keinginan yang ingin dicapai di tahun ini? Share dong biar di-aamiin-kan oleh yang lain. RL RP boleh ya. Drop ID sekalian.
@fritillariaes โTerima kasih Stella dan Camilla. Sudah saatnya kalian pulang ke asrama, hati-hati di jalan ya.โ Senyum mengembang untuk kedua anak didiknya. Rasmus menyempatkan diri melihat kepergian mereka sebelum akhirnya berjalan pulang ke rumah.
(@cerydrine)
โTerima kasih atas waktu dan tenaganya, kami pamit pulang dulu. Kapan-kapan kami berkunjung lagi ya.โ Pria itu berpamitan ke Momoi dan menepuk pundak Yoshirล pelan. Keduanya tampak lelah namun tertutupi oleh rasa haru dan senang.
(@cerydrine)
(https://t.co/EgRCn7jzIU)
โ
Setelah tamu selesai menikmati waktu di D5, Momoi memberi ucapan penutup yang hangat. โTerima kasih sudah datang hari ini. Semoga hadiah yang kalian pilih membawa kebahagiaan.โ
โ
@fritillariaes Rasmus tertawa kecil. โBaiklah, mari kita berpamitan dan pulang untuk istirahat.โ Segera ia bangkit berdiri dan menghampiri tuan rumah yang diikuti oleh Stella dan Camilla. Tak lupa juga kotak hadiah berada di genggaman masing-masing.
Rasmus mengakhiri kegiatan makannya, hari ini ia sudah mencicipi banyak hidangan lezat.
โStella dan Camilla, apakah hari ini kalian senang? Sudah mau pulang belum?โ Sama seperti dirinya, kedua anak gadis sudah menyelesaikan piring masing-masing.
(@cerydrine)
Stella dan Camilla ikut mendekat, menunduk sopan saat Profesor Momoi menerimanya dengan mata berbinar sedangkan Profesor Yoshiro terkekeh pelan. โMohon diterima hadiah sederhana dari kami bertiga. Semoga kita semua dilimpahkan kesehatan dan kesejahteraan, amin.โ
@fritillariaes Melihat satu anak didiknya yang sudah melangkah menuju pohon natal, Rasmus tidak punya pilihan selain mengikutinya. Ia bersama Stella ikut serta mendekati dan memilih kotak-kotak hadiah yang diinginkan. Sedikit kebingungan sebab semuanya menarik perhatian.
(@cerydrine)
@fritillariaes@cerydrine Mengikuti arahan dari temannya itu, Rasmus menuju ke meja yang berisi camilan. Ia mengambil beberapa, lalu membawanya balik ke tempat duduk. Tangannya dengan cekatan membagikan pula ke murid-muridnya. "Silakan dimakan, anak-anak manis."
(@cerydrine)
(https://t.co/W6XEJN9QMb)
@oursinnoir โ
โ
Yoshirล mengarahkan tamu ke meja kudapan. โSilakan dicoba. Kami menyiapkan beberapa kudapan ringan.โ Setelah tamu memilih kudapan, ia kembali ke sisi Momoi dan berbisik halus, โKalau ada yang perlu dibantu, panggil aku, ya Sayang.โ
&. @ProfsMomoi
โ
โ
Yoshirล membukakan pintu dan harum lilin aromaterapi menyambut kedatangan mereka. Rasmus masuk ke dalam rumah. โTerima kasih atas undangan hangatnya, Profesor Yoshirล dan Profesor Momoi. Saya tidak sendirian, ada Stella dan Camilla yang turut menemani.โ
(https://t.co/ltHtUEtrun)
@oursinnoir โ โ โ
โ โ โ
Bel pintu berbunyi. Yoshirล membuka pintu dengan ekspresi netral. โSelamat datang. Silakan masuk.โ Ia bergerak sedikit ke samping agar tamu tidak merasa canggung. Sebelum menutup pintu ia sempat melirik Momoi, memastikan ia tidak kewalahan.
&. @ProfsMomoi
โ โ โ
โ
@cerydrine Pandangan Rasmus menyapu ke sekeliling blok rumah, mencari keberadaan Daemonia D-5. โItu dia.โ
Ia menghampirinya dan tibalah mereka di tempat yang menjadi tuan rumah dari acara Christmas Gathering. โKita sudah sampai.โ Rasmus membunyikan bel rumah disertai dengan senyuman.
@cerydrine Rasmus menghampiri Stella dan Camilla yang menunggunya dengan semangat. โHalo, anak-anak. Bagaimana perjalanan ke sini, apakah sulit? Untuk rumah Profesor Momoi dan Profesor Yoshirล sudah dekat. Yuk, ikut saya.โ Ia melangkah lebih dulu, memimpin jalan.
Rasmus memakai pakaian khas Desember lengkap dengan syal abu favoritnya. Malam itu ia tidak sendirian karena ada dua murid yang dia ajak sudah menunggunya di tikungan jalan, menggigil tapi semangat, siap berangkat bersama ke pertemuan itu.
@cerydrine Desember datang dengan dingin yang pelan-pelan merayap. Angin basahnya membuat langkah jadi lebih lambat, tapi hati justru makin ramai, karena waktunya menyambut hangatnya kumpul keluarga dan awal tahun yang baru.
โ โ โ โ
Pada tanggal tersebut, seluruh kegiatan akademik serta operasional toko diliburkan. Kegiatan akan kembali berlangsung sebagaimana mestinya di luar tanggal yang telah disebutkan.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
โ โ