Dari duluuuu org org PHK tuh dikulik besaran pesangon bukan untuk mastin pesangonnya itu bener atau enggak sesuai normatifnya tapi nominalnya dipake buat bahasan begini. Tokped 2024 PHK jg bahasannya muncul begini
Lagian posisi gaji 50jt tuh ada berapa sih di sana? Kan ga semua. Yg staff2 jg ga mungkin dpt segitu. Masih harus kerja lagi.
Emg dpt duit 500jt di depan dengan kondisi pekerjaan tetap hilang ya ga happy juga. Ga financial freedom jg.
momen debat denny dan jubir pemerintah :
Denny: MBG 268 triliun, kroninya yang korupsi. Presiden dengar apa pura-pura?
Levenia: Dengar kok, Bang. Sekarang refocus ke daerah 3T.
Denny: Yang korupsi orang dalamnya sendiri. Kok lu jual "presiden tulus" mulu?
Levenia: Saya ke Aceh, anak-anak senang dapat MBG.
Denny: itukan pov kalian saja. Petani diperas, guru honorer digaji recehan, lu diam.
Levenia: Saya cuma nyampein POV pemerintah.
Denny: loh kok malah pemerintah, jadi disini kita bela pemerintah atau rakyat?
Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) periode 2026-2029, Sugihardjo, mengusulkan adanya tarif berlangganan bus TransJakarta. Ia mengusulkan tarif Rp200.000 per bulan.
Skema tersebut diusulkan bersamaan dengan rencana penyesuaian tarif reguler TransJakarta menjadi Rp5.000 untuk layanan BRT, non-BRT, & Mikrotrans yang terintegrasi.
Perhitungan tarif langganan didasarkan pada asumsi pengguna melakukan perjalanan pulang-pergi selama 25 hari kerja dalam sebulan. Maka pengguna yang memilih paket langganan akan memperoleh diskon sebesar 20%.
Sugihardjo menjelaskan bahwa usulan ini mengadopsi sistem berlangganan yang telah sukses diterapkan di berbagai negara.
(Kompas)