tercatat ada 8000 WNI yang sedang meminta proses pergantian kewarganegaraan dengan alasan:
- Gaji bagiakan langit-bumi
- dokter di Indonesia Rp10-30 juta, di Singapura Rp95-130 juta.
- Sama-sama dokter tapi dihargai 10x lebih tinggi di luar
- Pajak Indonesia nyekik 35% belum termasuk pajak tidak resmi dari oknum berseragam & ormas.
- Di Singapura cuma 24%, bersih, transparan
- Lapangan kerja tidak sesuai ekspektasi 7,24 juta pengangguran,
- lulusan pintar tidak terpakai di negeri sendiri
- Kualitas hidup jauh lebih baik di luar
- pola pikir terbuka, sistem lebih jelas, tidak ada pungli
- Negara tidak hilirisasi
- otak-otak cerdas Indonesia tidak dibutuhkan di dalam negeri, akhirnya dinikmati negara lain
- Negara kaya tapi rakyatnya kabur karena kekayaan dinikmati segelintir orang, bukan yang bekerja keras
masyarakat gabisa dikotak2in ya kak, ada juga suami temenku kerja yg bagi tugas rumah sama istrinya. ada juga temen kerja anaknya cowo 2, yg satu suka bersih2 suka masak, yg satu gasuka ngelakuin itu. aku pun sama kamu pasti juga ga sama, padahal kita sama sama wni.
jepang itu masyarakat patriarki, terus individualis abis.
Bapak Nobita itu salah satu bapak yang beneran gak peduli sama anaknya, Dia kerja pagi pulang malam, kadang mabuk terus bobok.
Ibunya yang ngurus semuanya makanya Nobita kelakuan macam gitu. Kelihatan banget capeknya ibu Nobita. Kasih sayang seorang ayah harus ada.
stop bergantung sama orang, gua gak peduli orang kayak najwa mau up soal isu terkini atau engga.
ini nih yang bikin kita semua dari dulu demen banget nokohin orang. titip nasib sama orang, ngerasa harus diwakilin sama orang padahal kita bisa sendiri.
BBC News Indonesia nerbitin investigasi panjang soal Yasinta Moiwend alias Mama Yasinta, perempuan adat Marind-Anim dari Merauke yang selama 2 tahun vokal nolak PSN.
Tiba-tiba pergi dari kampungnya 23 Mei, muncul di Jakarta, terus LAPORIN koalisi masyarakat sipil yang selama ini nemenin dia ke Polda Metro Jaya.
Mama Yasinta pergi di hari yang SAMA pas Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dateng ke Kampung Wanam. Keluarganya juga ragu dia punya duit buat terbang ke Jakarta, selama ini cuma jualan sayur di pasar.
Di Jakarta, Yasinta ketemu 3 advokat + 1 perempuan Papua asal Mimika bernama Eka Kora. Dua dari empat orang ini punya jejak digital yang nyambung ke BIN. Salah satu advokat kerja di firma hukum milik pengurus DPP Gerindra.
Soal Eka Kora: dia pegawai Kemenag Mimika yang pada 2022 jadi orang nomor satu di Papua Muda Inspiratif, komunitas yang dibentuk & dibina BIN. Pembina utamanya pejabat BIN.
Di video klarifikasi, Eka bilang "kebetulan ketemu" Yasinta di Jakarta dan "diminta temani". Tapi dia juga tiba-tiba deny pernah ada di Papua Muda Inspiratif, padahal jejak digitalnya ada.
Salah satu pengacara Yasinta, Tongku Daulay, kliennya adalah Ahmad Dedi, pejabat Bea Cukai yang lagi diperiksa KPK soal kasus suap impor, sekaligus bendahara di organisasi sayap Gerindra. Tempo bahkan nulis dugaan Dedi juga staf ahli BIN & Kemenko Polkam.
Pengacara kedua, Feri Kurniawan, teridentifikasi bekerja di firma Ahmad Fatoni & Partners, milik Wakil Sekjen Bidang Advokasi DPP Gerindra, yang juga pernah jadi kuasa hukum Prabowo di sengketa Pilpres 2024.
Semua pihak kompak bantah, tidak ada konspirasi, tidak ada pembiayaan, tidak ada keterlibatan militer.
Tapi pola koneksinya terlalu rapi,
BIN → Gerindra → advokat → perempuan Papua yang selama ini lawan PSN, tiba-tiba balik arah dan laporin pendampingnya sendiri.
Yang perlu dijawab publik:
siapa yang beli tiket pesawatnya?
kenapa advokat berlatar Gerindra yang turun tangan?
kenapa Eka Kora deny afiliasi BIN-nya padahal rekam jejaknya ada?
Baca investigasi lengkap BBC News Indonesia 👇🏼