sekecewa apa pun gue sama seseorang, gue selalu nyisain sedikit ruang buat ngerti, mengasihi, dan akhirnya memaafkan.
mungkin gue gampang luluh,
tapi somehow, my empathy always wins.
Mengakui diri nggak sanggup, mengakui diri perlu bantuan, dan meminta tolong itu tanda keberanian, mental sehat. Ini berlaku secara individu, kelompok, bahkan negara.
Berapapun uang yang kita punya, kita tidak akan mampu membeli teman yang benar-benar tulus berteman dengan kita. Siapa yang mau bekerja keras untuk kita tanpa kita minta. Selalu dengarkan semua ekspresi kami. Yang paling penting adalah dia tidak pernah meninggalkan kita ketika orang lain meninggalkan kita.
Waktu kecil dulu mikirnya jadi dewasa itu seru dan semua akan berjalan mulus aja gitu; kerja, bahagiain orangtua, nikah, dan bahagia.
Realitanya: Buset gini amat jadi dewasa.