Pesan dari dosen Teknik Elektro UGM: Dr. Sunu Wibirama kepada dosen senior.
"Anda akan tahu gaji dosen itu TIDAK BESAR saat semua tunjangan dicabut, serdos dihapus, akses ke proyek ditutup, dan Anda harus hidup dari 75% gaji pokok terakhir."
"Itulah calon nasib Anda di hari tua."
Alright, let me help some of you! It's Steam Summer sale time and you know how it goes here during steam sale.
Let me know the game you want and I'll see what I can do. Lower the prices, higher the chances.
@OnetrickYasuo@ernikeginting23 Kualitas kertas? Ga, malah bisa w bilang purely dari kualitas material masih bagusan norris, w punya essential kafka mereka, bahan covernya kek kertas asturo, kertas dalemnya tipis kek koran, cuma kalo dari segi translasi buku essential kafka itu w no complain.
Berhubung saya sekarang udah dicap sebagai si paling jurnal, izin berbagi cara "sederhana" untuk membaca jurnal ilmiah. Skill ini sebenarnya penting, tapi sangat jarang diajarkan, bahkan semasa S1, apalagi dengan adanya AI sekarang yang bisa dengan mudah membuat summary-nya agar mudah dipahami.
Kebetulan ada satu paper menarik yang menjelaskan itu dengan membaginya menjadi 3 tahap, agar lebih mudah.
Yuk kita bahas!
1. 𝗧𝗵𝗲 𝗙𝗶𝗿𝘀𝘁 𝗣𝗮𝘀𝘀
Dalam 5-10 menit, lakukan hal ini:
-Baca cepat judul, abstrak, dan pendahuluan,
-Baca sub judul
-Baca kesimpulan dan referensi
Niatkan fase pertama untuk menjawab 5C (Category, Context, Correctness, Contributions, Clarity).
Setelah melalui fase ini, kalian bisa memutuskan apakah jurnal ini menarik atau apakah kalian bisa membaca ini dengan baik. Karena untuk membaca jurnal ilmiah dibutuhkan ekspertise tertentu.
Tentunya saya yang backgroundnya medis, akan kesulitan membaca jurnal ekonomi atau mengenai mesin pesawat.
2. 𝗧𝗵𝗲 𝗦𝗲𝗰𝗼𝗻𝗱 𝗣𝗮𝘀𝘀
Dalam 1 jam, lakukan hal ini:
-Perhatikan gambar, diagram, atau ilustrasi lainnya, terutama grafik. Perhatikan apakah memang hasilnya valid atau "dibuat-buat".
Setelah fase ini, harusnya kita sudah bisa menangkap isi dari jurnalnya, serta mampu membuat summary dari jurnalnya untuk diceritakan ke orang lain.
Bila kalian membaca jurnal yang BUKAN ekpertise kalian, maka membaca sampai second pass itu sudah bagus banget.
3. 𝗧𝗵𝗲 𝗧𝗵𝗶𝗿𝗱 𝗣𝗮𝘀𝘀
Fase ini terutama ditujukan bila kalian adalah reviewer dari jurnalnya, yang artinya mencapai fase ini tidak selalu dibutuhkan. Pada fase ini kita harus mengidentifikasi dan challenge asumsi pada setiap statement penelitian ini. Bahkan kita harus mempertanyakan apakah argumen dan hasilnya valid, apakah bukti ilmiahnya sudah cukup atau belum untuk support kesimpulannya.
Jujur, saya baru belajar fase 3 ini saat pendidikan S3, karena benar-benar dilatih untuk melakukan review pada studi ilmiah yang belum dipublikasikan.
𝗔𝗸𝗵𝗶𝗿 𝗞𝗮𝘁𝗮
Ini adalah tahapan yang sangat disederhanakan dan mungkin sangat berbeda antar bidang ilmiah.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Keshav. How to Read a Paper.
Akun ini ngasi tahu bagaimana cara membaca makalah ilmiah dengan tepat. Dia merekomendasikan satu esai pendek klasik yang harus dibaca oleh setiap pemula penelitian: How to Read a Paper oleh S. Keshav.
Sumber bacaannya menjelaskan metode tiga tahap yang dirancang untuk membantu akademisi membaca artikel penelitian secara lebih efisien dan sistematis. Dijelaskan bahwa pembaca sebaiknya tidak langsung melahap seluruh teks, melainkan memulainya dengan pemindaian cepat untuk memahami gambaran umum sebelum memutuskan untuk mendalami kontennya.
Tahap pertama bertujuan menentukan relevansi makalah, tahap kedua berfokus pada pemahaman isi tanpa detail teknis yang rumit, dan tahap ketiga melibatkan analisis kritis yang mendalam. Selain teknik membaca, teks ini juga memberikan panduan praktis dalam melakukan survei literatur dengan memanfaatkan referensi dan nama peneliti kunci.
Pendekatan ini bertujuan untuk menghemat waktu serta mengurangi rasa frustrasi yang sering dialami oleh mahasiswa pascasarjana.
Vanillaware founder George Kamitani - wants to put their other games on PC (Unicorn Overlord, 13 Sentinels, Dragon's Crown, etc.) but says it's up to the publisher to finance the ports
Pengen karier meroket di tempat kerja? Nih, belajar komunikasi dari CHOKY SITOHANG, TOP TIER SOAL NGOLAH.
Di video kemarin kita udah belajar banyak, di video ini kita bakal belajar lagi. ✍🏻
1. 00:04 "Bapak nggak telat, pak. Kami yang kecepetan"
Kalau kamu janjian sama klien atau calon business partner, dan ternyata mereka telat masih dalam tahapan yang wajar, kamu bisa pake ini. Fungsinya untuk mencairkan suasana, karena bayangkan kalau ekspresi kamu berubah atau tampak kesal, bisa jadi pengaruh terhadap suasana meeting.
2. 00:21 "Selamat pagi, Mr. Vice Mayor. Good Morning, bapak Mariono Hasan"
Lagi-lagi riset itu penting. Sebelum ketemu klien bisa riset dulu nama lengkap dan jabatan yang dia pegang.
3. 00:29 "Nice to meet you, sir. Saya sudah dengar banyak tentang bapak"
Secara psikologi, orang lain lebih senang atau appreciate ketika kita tau tentang dia, artinya kita peduli.
4. 00:54 "Wah, ini di mana ini?"
Kalau ada orang lain cerita atau nunjukkin sesuatu, make sure kita juga nunjukkin excitement yang sama ke mereka.
5. 00:59 "Itu tahun 2.000.."
Let's say kamu nggak yakin sesuatu itu terjadi kapan, tapi kamu pengen terkesan ingat, jadi kamu at least nebak yang sebenarnya umum. Dalam konteks Choky, yang paling mungkin pasti tahun 2.000an. Secara looks audiensnya juga masih muda, tapi sisanya biar audiens itu yang jawab.
Gimana, makin yakin buat ngolah di kantor atau hadapan klien? 🤌🏻
@LittleMaggsVT A "middleman" of sort, you commission them and they'll use the money to commission an artist for cheaper and take the difference, I've seen someone brazen enough to offer 50:50 cut
“Jangankan jadi pengkarbit, umur 25 masih rajin nonton live vtuber aja udah bagus.”
Aku pernah punya temen ngomong gitu dan responku langsung jauhin dia, sirkel karbit itu penting.
Sedari dini seleksi, karena snow ball effect itu nyata. Umur 30 ga punya 100 oshi itu kegagalan.
Your environments look polished, but still feel “empty”?
This course helps you build scenes with real storytelling and atmosphere — turning random visuals into believable worlds that actually pull people in.
https://t.co/LSRFpuUpym
Sometimes I get anxious thinking like, am I actually a loser for caring so much about genshin and prsk and buying merch and putting my time into them. Is it actually really cringe to do it
But I look over at the "normie trends" nowadays and I feel a little better about myself
JUJURRR ini membantu bgt buat yang mau switch career!
kalo lgsg apply ke perusahaan tuh kan susah tembus, nah bisa nyari pengalaman dr komunitas, personal project, bantuin temen dlll
pokoknya build relevant experiences dulu, nanti pasti kepake jd stepping stone 👌