Gimana gak sakit?
- Rupiah Anjlok ke 17.300, padahal target Presiden Rp 5.000
- IHSG janjinya to the Moon 28.000, faktanya NYUNGSEP ke 6.900 dari 9000an poin
- Defisit Parah, Per Maret saja 240 Triliun (hampir 1% PDB)
- Mengatur uang 335 Triliun untuk MBG tanpa jaminan yang jelas bagi keuangan negara
- Negara tiba2 impor 105.000 Pick Up dari India
- BGN tiba2 Impor 25.000 Motor listrik tanpa sepengetahuan Purbaya
- Asing Menarik Modal, lebih tertarik dengan Vietnam & Filipina
- Bank HIMBARA disuruh memfasilitasi kredit program MBG Dan KOPDES
cc: threads
DI TANGERANG NEGARA SEGEL GEREJA.
Mereka membubarkan orang yang sedang berdoa — lalu meminta agar kasusnya jangan dibesar-besarkan demi menjaga nama baik toleransi negeri ini.
Ironi terbesar dalam sejarah munafik.
Jumat Agung, 3 April 2026. Hari yang bagi jutaan umat Kristen di seluruh dunia adalah momen paling sakral dalam iman mereka. Tetapi di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, jemaat Gereja POUK Tesalonika tidak bisa menyelesaikan ibadahnya. Satpol PP — aparatur negara yang digaji rakyat — ikut ambil bagian dalam penyegelan itu. Bukan preman. Bukan massa liar. Tapi negara.
Dan setelah itu, para pelaku meminta agar kejadian ini tidak dibesar-besarkan. Karena katanya - Indonesia dikenal toleran.
Inilah puncak kemunafikan itu.
Toleransi di negeri ini sudah lama berfungsi bukan sebagai nilai, melainkan sebagai jimat. Diucapkan terus-menerus untuk membius kaum minoritas agar tetap diam, tetap sabar, tetap percaya. Sementara intoleransi terjadi berulang-ulang, negara hadir bukan sebagai pelindung — tetapi sebagai peserta.
Pemerintah sibuk bicara perdamaian Timur Tengah di panggung internasional. Sementara di dalam negeri sendiri, warga negaranya tidak bisa berdoa dengan tenang di hari paling suci mereka.
Ini bukan kesalahpahaman. Ini bukan insiden kecil. Ini adalah cermin dari sebuah negara yang belum jujur kepada dirinya sendiri.
Jangan tunggu pernyataan "ini hanya kesalahpahaman" yang sudah bisa kita hafalkan sebelum diucapkan. Kita tahu skenarionya. Kita hafal naskahnya. Dan kita muak.
Negara yang benar bukan hanya yang bisa mengucapkan toleransi — tetapi yang berani menegakkannya bahkan ketika itu tidak populer.
Suarakan ini.
Jangan biarkan keheningan kita menjadi persetujuan kita.
@txtkarir Pola berpikir orang2nya, beneran deh, kuno, kolot, banyak mitos
kalau kita bawa mindset perkotaan, mereka anggap kita aneh
Soal hygiene juga, almost zero knowledge mereka, lalu merasa mereka paling berpengalaman, kita yang kasi saran dianggap anjing menggonggong
A Muslim woman refused to shake hands with the Crown Prince of Norway during a citizenship ceremony.
Shaking hands is ‘haram’, but seeking refuge in a non-Muslim country, receiving free housing and food, and living on welfare is ‘halal.’
What do you think ?
Japan cherry blossom festival cancelled over badly behaved tourists
"To protect the dignity and living environment of our citizens, we have decided to bring the curtain down on the 10-year-old festival,"
@kdramaenchanted I’ve read Just Twilight
So good, no unnecessary drama, bold fl, no prolong story, best
That author also make positively yours, u shud read it as well, it is soooo goodd
Author not only making a triangle love story bs from a great love points plot, but also making a female character so worthless, being with 3 guys within 3 chapters, dunno where it leads now
The author really f*cked up a good story, really no need for s2. S1 ending is already the best
Why bringing up s2 when u only destroying all chars?
Destroying dohwa again knowing he will only be 2nd ml
Giving trauma to Sooae
Destroying eunhyuk as well from such a perfect char