Kutulis latar ini
Setelah keris Curik Simalagiri
Pusaka keluargaku tersimpan
Enam abad yang lalu
Setelah pedang jenawi hilang hulu
Dimakan api
Setelah kain Sang Saheto tinggal benang
Dilulur waktu
Setelah Si Katimuno terpancung
Pedang sakti
...
πππ
https://t.co/9lCdDwV1tu
Waktu ayah pergi kerja
Aku masih tidur
Waktu ayah pulang kerja
Aku sudah tidur
Waktu hari libur
Malah kerja lembur
Oh, ayah ....
kepada siapa 'ku mengadu
Kalau ibu marah padaku
#PuisiAyah#PuisiCecepMYuhyar#Puisi
πππ
https://t.co/N7Mox6ZKrs
Senja jadi hadir akhirnya
setelah ditunggu
dua belas jam lamanya
Ia tidak berkata: "spada",
langsung saja masuk kamar
menutup pintu
dan tidur
#PuisiSenja#Puisi#PuisiBakdiSoemanto
πππ
https://t.co/qDbtyMZqOH
sore itu
sebuah bola plastik
berwarna hijau
tersepak
dari kaki ke kaki
anak anak tukang becak
di rumputan becek
tepi jalan kenari
depan rumahku
depan mataku
#PuisiHusniDjamaluddin#Puisi#PuisiSore
πππ
https://t.co/GTbaD1RtJ0
Adakah senyap antara celah
Tingkap yang mengulurkan lembayung
Adakah lelap antara resah
Saat kota basah, di atasnya awan murung
#Puisi#PuisiAcepZamzamNoor
πππ
https://t.co/5PNrQHDoGA
Aku ingin menjadi batu di dasar kali
Bebas dari pukulan angin dan keruntuhan
Sementara biar orang-orang bersibuk diri
Dalam desau rumput dan pohonan.
#Puisi#PuisiKriapur#PuisiBatu
πππ
https://t.co/6U7CiiQ3rw
Setelah disuruh membaca, "Iqra..."
dan diyakinkan: "Kaulah pesuruh yang terpilih!"
Lalu sepi kembali.
Adakah dia terlupakan?
Adakah itu hanya ujian?
Ataukah peristiwa tempo hari
hanya semata mimpi?
#PuisiIslami#Puisi#PuisiAjipRosidi
πππ
https://t.co/Mj4uURLeD3
Betapa dahsyat penciptaan hati
Bagai Tuhan itu sendiri
Oleh apa pun tak terwakili:
Ia adalah Ia sendiri
Semalam batok kepalaku pecah
Dipukul orang dari belakang
Tatkala bangun di pagi merekah
Hatiku telah memaafkan
#PuisiEmhaAinunNadjib#Puisi
πππ
https://t.co/rsrOqaZTyu
kulihat daun-daun mati
keletihan membungkus tangkainya
angin mendongengkan duka ombak dan pasir
mari bermain anak-anak laut
seperti kanak-kanak yang lupa arah
atau kedua mataku mulai mati
melupakan asal mula arus
#Puisi#PuisiOkaRusmini
πππ
https://t.co/ZNV6HHbfo1
Seratus lobang kakus
lebih berarti bagiku
ketimbang mulut besarmu
Tak penting
siapa yang menang nanti
sudah bosen kami
dengan model urip kayak gini
ngising bingung, hujan bocor
kami tidak butuh mantra
jampi-jampi
atau janji
atau sekarung beras
πππ
https://t.co/JCvIw4c9lg
Gemuruh laut malam hari adalah
gemuruh cemara.
Di siang, di padang-padang
bertahan sepi antara daun dan cabang....
Dan sepi itu satu aja, satu suara
tak menyebut nama-nama....
#PuisiLaut#Puisi#PuisiSepi#PuisiGoenawanMohamad#PuisiMalam
πππ
https://t.co/lTpixF56S1
Aku lihat diriku berubah
di depan mikrofon.
Kukira aku bisa jadi merak
yang sanggup mengibarkan empat warna bulu
kiranya aku cuma tokek
dengan vokal yang bikin orang kesal.
#PuisiBurungBeo#Puisi#PuisiTaufiqIsmail
πππ
https://t.co/G8h2bMMyIn
kasih yang terpajang
pada sorot matamu
bersinar bagaikan Matahari
mengalun bagi Puisi
tapi, barangkali Mama memang sebuah puisi
yang diam - tapi
yang
perkasa
indah
lembut
#Puisi#PuisiMama#PuisiYvonneDeFretes
πππ
https://t.co/73hrKmyFYC
Panas yang terik datang membakar
Lemahlah kembang hampirlah mati
Tunduk tergantung bersedih hati
Mohon air kepada akar
#Soneta#Puisi#PuisiAsmaraHadi#PuisiTanahAir
πππ
https://t.co/CciPXND59d
Sepuluh ribu kali selamat pagi
Sepuluh ribu kali selamat malam
Kicau murai, fajar dan embun
Uap asin dari laut yang jauh
Bancuhan ketawa
air mata
mabuk
dan
doa khusuk
#PuisiIdrusTintin#PuisiJendela
πππ
https://t.co/lejVdtuWWx
Tuhan. Beri aku kekuatan
Menguasai diri sendiri, kesunyian
dan keserakahan. Beri aku petunjuk selalu
untuk memilih jalan-Mu, keridhoan-Mu. Amin.
#PuisiDoa#Puisi#PuisiBakdiSoemanto
πππ
https://t.co/b29Iz5tmmU
aku kehilangan rasa asin
di ladang-ladang garam tanah airku
aku kehilangan rasa pedas
di ulekan-ulekan sambal tanah airku
aku kehilangan rasa manis
di kebun-kebun tebu tanah airku
aku kehilangan rasa kenyang
di lumbung-lumbung padi tanah airku
πππ
https://t.co/20ym55PSCC
atas padi yang engkau tumbuhkan dari sawah ladang bumimu, kupanjatkan syukur dan kunyanyikan lagu gembira sebagaimana padi itu sendiri berterima kasih kepadamu dan bersukaria
#PuisiDoa#PuisiEmhaAinunNadjib#PuisiSawah
πππ
https://t.co/hwNQ6cjV94
Pada kepalaku sudah direka,
Mahkota bunga kekal belaka,
Aku sudah jadi merdeka,
Sudah mendapat bahagia baka.
#Soneta#Puisi#PuisiSanusiPane#PuisiZamanDahulu
πππ
https://t.co/utD5COG5Pf