Klarifikasi dari kepala Desa Girimukti soal lokasi kopdes yang berada di hutan :
- Desa tidak berwenang menentukan lokasi
- Penentuan lokasi ada di tangan pelaksana pembangunan, yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
- Tidak ada aturan lokasi harus strategis
- yang penting ada tanah bengkok yang tersedia.
- Tidak ada pilihan lahan lain Desa Girimukti hanya punya satu lahan bengkok yang bisa dipakai
- Keterbatasan anggaran
- Jika harus mencari lahan di lokasi lebih strategis (misalnya pinggir jalan), desa tidak punya anggaran untuk membeli tanah baru.
- pokoknya pusat nyuruh sediakan lahan saja
- desa tidak di libatkan penentuan titik
Sumber:
Police Corruption Perceptions Indeks.
Peringkat 1 Asia Tenggara
Peringkat 18 dunia.
Padahal rilis terbaru litbang kompas,kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian mencapai 82,4%.
beredar surat tentang kegilaan cara kerja kopdes :
- Barang datang , dikordinasikan Babinsa, bukan pengurus Kopdes
- Barang dijual, oleh pegawai Agrinas yang ditempatkan di gerai
- Uang hasil jual, diambil PIC Agrinas setiap 2 hari, bukan ke pengurus
- UMKM lokal jualan, tapi bayarannya nunggu Agrinas, kapan tidak jelas dan tidak di kasih sampe hari ini
- Pengurus Kopdes, tidak dilibatkan sama sekali dalam rantai manapun
- Yang punya kontrol, Agrinas + Babinsa/Kodim
- Kopdes bukan milik desa nama desa dipinjam,
- tapi kendali penuh ada di Agrinas & militer.
- Pengurus hanya jadi pajangan
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
jadi ceritanya ada aparat kita tercinta yang lagi ikut event lari
dimana kita ketahui event lgi ada tiket
waktu acara ternyata bapak ini bawa ajudan lah 1 orang dan tidak ada tiket
pihak panitia lari lalu memberhentikan ajudannya tapi sang bapak marah
itu ajudan gw mau apa lu
itu pengawall gw, gw tandain lu
Tolong kawal panitianya ya temen-temen terlebih yang punya akses ke MJM nya🙏🏻
Isih hurung kapok poooo, wong wongan bayaran. Disini udah fokus masalah nasional, yang situ malah fokus mbelah umat karo entuk bayaran🤑🤑🤑.
Ramasalah sihh nek ameh demo, tapi buat apa nek yang dipermasalahkan mbela kepentingan rakyat/kolektif?
cah ugm postere og AI 🤣🤣
::
Bisa Jadi ini dugaan Listrik mati di Sumatra kemaren.. agar sistim kontrol navigasi aparat tidak berfungsi..tapi intelijen masyarakat luar biasa..😊
#NetizenForce
*Ada udang dibalik Sumatera Gelap total.
••
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
kalian udah tau blom?
Sertu Riza Pahlevi yg menewaskan MHS (15) hanya divonis 10 bln penjara & tidak dipecat dari TNI
ibu korban, Lenny Damanik menangis histeris & minta keadilan untuk anaknya
selain penjara, Riza cuma diminta bayar uang ganti rugi Rp 12,7 jt ke ibu korban
Presiden kita ini benar benar tidak punya rem untuk tidak mengambur hamburkan uang negara. Coba istana jelaskan ke rakyat secara gamblang tentang hasil nyata dari tiap kunjungan yang dilakukan hampir tiap minggu melawat ke luar negeri? Berapa anggaran negara yg dihabiskan hanya untuk berpergian? Pantaskah itu dilakukan saat rupiah terpuruk terhadap dollar, harga saham merosot dan remuk di mata investor, serta banyak rakyat sedang kesulitan ekonomi karena harga harga kebutuhan yang makin mahal? Apa tidak ada orang di sekeliling presiden yg bisa menasehati agar pak Prabowo lebih punya empati, hingga mendahulukan bekerja berdasarkan prioritas dan akuntabilitas?
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
BERI KOMPENSASI PADA WARGA SUMATERA TERDAMPAK PEMADAMAN!
PETISI KERAS DAN KECAMAN RAKYAT SUMATERA KEPADA PLN
Atas Kegagalan Besar yang Menyebabkan Blackout Massal Sumatera 22 Mei 2026 Kami, Rakyat Sumatera yang Terzalimi, Menuntut.
PEMECATAN SEGERA DAN TIDAK HORMAT terhadap Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PT PLN Atau kami menuntut merdeka supaya tidak terjadi ketiga kalinya blackout listrik se-pulau sumatera, pilihan ada di tangan penguasa.
Cukup sudah!
Malam Jumat, 22 Mei 2026, seluruh Sumatera gelap gulita. Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Jambi, lampung dan puluhan kota/kabupaten lainnya hampir seluruh pulau sumatera mati lampu secara serentak. Rumah sakit berjuang dengan genset, mall kelabakan, lalu lintas chaos, sinyal mati, air bersih terhenti, bisnis rugi miliaran, dan jutaan warga menderita. Ini bukan musibah alam semata, ini kegagalan sistemik yang berulang di bawah kepemimpinan Darmawan Prasodjo
Mengapa Darmawan Harus Dicopot Sekarang?
* Rekor Kegagalan Berulang, Blackout Sumatera bukan yang pertama. Sudah berkali-kali transmisi PLN ambruk, tapi infrastruktur tetap rapuh, redundansi minim, dan pemeliharaan buruk. Sumatera kaya energi (batubara, gas, hidro, panas bumi), tapi rakyatnya sering gelap. Ironi memalukan!
* Kepemimpinan Gagal, Darmawan Prasodjo sudah bertahun-tahun memimpin PLN. Janji keandalan listrik, modernisasi grid, dan ketahanan bencana hanya omong kosong. Setiap kali blackout, dia minta maaf, janji perbaikan, lalu ulangi kesalahan yang sama.
* Abai terhadap Sumatera, Pulau yang jadi tulang punggung energi nasional diperlakukan seperti anak tiri. Sementara Jawa-Bali lebih prioritas, Sumatera dibiarkan rentan. Ini bentuk kelalaian berat yang merugikan jutaan jiwa
* Tidak Ada Akuntabilitas, Sudah saatnya budaya tak kenal mundur di BUMN diakhiri. Kegagalan berulang ini menunjukkan ketidakmampuan memimpin perusahaan sebesar PLN.
Kami Tuntut
1. Prabowo segera memecat Darmawan Prasodjo melalui RUPS dan menggantinya dengan figur kompeten yang punya track record keandalan listrik nyata.
2. Audit independen menyeluruh terhadap manajemen risiko transmisi PLN di Sumatera selama kepemimpinan Darmawan.
3. Ganti rugi kepada korban blackout (rumah sakit, UMKM, warga) dari kantong pribadi direksi jika terbukti kelalaian
4. Reformasi total sistem kelistrikan Sumatera agar tidak bergantung pada satu titik lemah transmisi.
Kata Terakhir Kami
Darmawan Prasodjo, mundurlah dengan hormat sebelum rakyat Sumatera semakin marah!
Stop jadi beban negara. Stop alibi bencana alam sementara infrastruktur Anda yang rapuh. Sumatera bukan tempat eksperimen kegagalan Anda.
Ini bukan sekadar mati lampu ini kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya!
Perwakilan rakyat sumatera
Indepensumatera