Setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk terus belajar menjadi versi terbaik dirinya. Perempuan harus memiliki value yang dibentuk lewat pembelajaran dan pengalaman disetiap harinya.
Ibu berkarir atau ibu rumah tangga harus merasa bangga dan berharga, memiliki pengetahuan yang luas, pemikiran yang cerdas, dan tidak merasa tertinggal dari siapapun.
Coba alihkan sebentar yuk,
Pikiran kita yang selama ini habis untuk memikirkan masa depan atau goals hidup yang diidam-idamkan.
Istirahat dan lihat sejenak wajah orang-orang yang kita sayangi masih memberikan senyuman dalam keadaan sehat, bukan kah begitu bermakna?
Apapun peran yang sedang kamu jalani saat ini, yakinlah tuhan telah mempercayai kamu untuk kuat menjalani prosesnya dengan baik. Jangan berkecil hati jika kamu merasa tidak lebih baik dari yang lain, karena kamu sangat berarti di mata orang yang tepat.
Di umur segini ngga papa banget kalo kamu belum berhasil mewujudkan impian. Tugas kita sebagai manusia hanyalah terus berusaha, Allah yang akan menentukan kapan keberhasilan itu datang.
Jangan simpan seseorang dalam hati, karena hati itu bolak-balik sifatnya. Tapi simpanlah seseorang dalam doa Karena doa tercatat di langit selamanya.
(Habib Umar bin Hafidz)
(Habib Umar bin Hafidz)
Jangan simpan seseorang dalam hati, karena hati itu bolak-balik sifatnya.
Tapi simpanlah seseorang dalam do'a
Karena do'a tercatat di langit selamanya.
Ingin merubah hidup yang lebih baik? Mulailah dengan tjga hal ini
Mensyukuri apa yang kamu miliki saat ini, tidak membandingkan hidupmu dengan orang lain, lakukan sikap yang terbaik setiap hari.
apa yang sedang kamu perjuangkan hari ini akan menjadi keberhasilan luar biasa dikemudian hari. Kamu hanya perlu sabar yang lebih luas untuk sampai pada titik yang dicita-citakan.
Jangan pernah merasa tertinggal, karena hidup bukanlah ajang perlombaan melainkan proses untuk bertumbuh dan berkembang sesuai alur yang telah ditakdirkan π€
"Selagi kau dapati ibumu tersenyum manis. Maka ketahuilah jangan sekali-kali kau bingung, karena dunia sedang baik-baik saja."
(Habib Abdul Qodir Ba'abud)
akan selalu ada tangisan disela-sela ingatan tentang perginya seseorang yang dicintai.
dan akan selalu ada luka menganga saat kerinduan datang untuk seseorang yang telah pergi untuk selamanya...
Perpisahan yang paling menyakitkan adalah kematian π₯
setiap orang yang pernah merasakan kehilangan karena kematian, hidupnya tidak pernah lagi utuh.
akan selalu ada duka yang tersimpan dibalik semangat hidup yang diusahakan.
Dan yang paling aku takutkan adalah kehilangan sosok ibu dan ayah karena mereka lah 'permata hidup' lantaran kasih sayang nya tak lekang oleh waktu. Juga doa-doa keramat nya yang mampu menembus langit.