Tanggapan LPDP atas Isu Awardee LPDP Bangga Anak Menjadi WNA
1.LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa.
2. Sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP memiliki kewajiban untuk melaksanakan masa pengabdian berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi + 1 tahun. Dalam kasus Saudari DS yang menempuh studi selama dua tahun, kewajiban kontribusi tersebut adalah lima tahun.
3. Saudari DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan. Dengan demikian, LPDP tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan yang bersangkutan.
4. Meskipun demikian, LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahamkan kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi pada negeri.
5. Terkait suami Saudari DS, Saudara AP, yang juga menjadi perhatian publik dan merupakan alumnus LPDP, yang bersangkutan diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi.
6. LPDP saat ini melakukan pendalaman internal terkait dugaan tersebut. LPDP akan melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi.
7. LPDP berkomitmen untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh awardee dan alumni, serta terus menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia.
#DiriuntukNegeri
Tak cuma mengundang banyak tanya, tewasnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan juga sarat kejanggalan.
Apa saja?
Sebuah utas.
Pindah kantor baru di Sept 2021. Kepikiran dl sarapan di kantor lama ada Roti Buana, beli teh pandan plus + hakaido + jajanan lainnya. Di gedung kantor baru, ga ada Roti Buana. Roti Buana ga ada di Go/GrabFood jg. Sad.
Try to avoid the blockbuster series eg Crash Landing On Your/Goblin/Descendent of the Sun as a starter. You might find them too much/overrated/too vibrant - in most cases, people stop watching after a couple of eps.
If you are new to this, I recommend watching show about slice of life/romcomm like Reply 1988 (and if you are into Kpop, try Reply 1994). I also recommend this for those who love retro.
Kdrama usually has 16-20 eps (even 16 can over-dragging at times), but they do have mini series ranging from 4-10 eps. Melodrama can stretch to over 50eps.
What I don’t like abt Kdrama: they do have problem abt how to conclude thing (the pressure from the audience can make production tweak the ending /story😒), the cancel culture, overdramatized good v evil storyline