Tidak semua yang berdiri di depan ingin dipuji, mereka hanya berusaha menjaga barisan tetap utuh dan menjaga rumah yang telah dibangun bersama agar tidak runtuh.
aparat saling serang, mbg ladang cuan, UU dipermainkan, TKD diperjual belikan, dana hibah dan nepotisme, UMR tidak ada kenaikan, ormas berkeliaran, pil koplo menjalar, suara ttg korupsi mandala krida dibungkam, wisatawan selalu diutamakan.
yup, this is indonesia dan DIY🙃
Ada alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan tribun. Karena sebagian hidup mereka tertinggal di sana.
“Sleman, kota kecil kebanggaan”
Bagi banyak orang, itu bukan cuma lirik chant, tapi tentang rumah yang selalu berhasil membuat rindu.
Tentang kota kecil yang membesarkan begitu banyak kenangan. Tentang perjalanan menuju stadion yang rasanya tidak pernah membosankan. Tentang ribuan suara yang selalu terdengar lebih tulus ketika dinyanyikan bersama-sama.
“Di sudut kaki Merapi, kutanam harapan”
Dan benar, di bawah kaki Merapi ini banyak harapan tumbuh bersama PSS.
Harapan dari mereka yang sejak kecil hidup bersama suara tribun. Harapan dari orang-orang yang tetap datang walau timnya jatuh berkali-kali. Karena bagi mereka, mendukung PSS bukan soal hasil akhir.
Tapi soal menjaga rasa memiliki yang sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan.
“Kutuliskan tawa, tangis, dan kenangan”
Sebab di tribun ini, banyak hidup pernah singgah.
Ada tawa setelah kemenangan yang tak terlupakan. Ada tangis saat keadaan tidak berjalan sesuai harapan. Ada kenangan tentang orang-orang yang dulu berdiri dan bernyanyi bersama, lalu hari ini hanya bisa dikenang.
Dan mungkin itu alasan kenapa chant ini selalu terasa begitu emosional, karena setiap baitnya seperti menyimpan potongan hidup banyak orang.
“Di gang dan di ujung jalan, kita rayakan”
Karena PSS tidak hidup cuma di stadion.
Ia hidup di jalanan kota ini. Di gang-gang kecil yang penuh cerita. Di obrolan larut malam selepas pertandingan. Di setiap orang yang diam-diam menjadikan Sleman sebagai bagian dari hidupnya.
Dan mungkin itu alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan Sleman, karena sebagian hatinya sudah tinggal di tribun itu.
#PSS #BCSxPSS
Harga BBM Indonesia walaupun naik, masih SANGAT MURAH dibandingkan negara-negara ini.
Australia : Rp21.000
Kanada : Rp22.000
Jepang : Rp20.000
Singapura : Rp36.000
Jerman : Rp33.000
Belanda : Rp35.000
Italia : Rp32.000
Spanyol : Rp30.000
Indonesia : Rp14.000
Harga BBM di Indonesia masih relatif terjangkau. Ini berkat sinergi & komitmen pemerintah dalam memastikan BBM yang murah, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat
Begitulah kata buzerp.....
Tapi yang tidak di ungkap adalah gaji rakyat disana, nih awak luruskan biar gak makin prabodoh
Gaji rata-rata penduduk
1. Australia : Rp45 juta/bulan
2.143 liter/bulan
2. Kanada : Rp40 juta/bulan
1.818 liter/bulan
3. Jepang : Rp32 juta/bulan
1.600 liter/bulan
4. Singapura : Rp75 juta/bulan
2.083 liter/bulan
5. Jerman : Rp55 juta/bulan
1.666 liter/bulan
6. Belanda : Rp60 juta/bulan
1.714 liter/bulan
7. Italia : Rp35 juta/bulan
1.093 liter/bulan
8. Spanyol : Rp30 juta/bulan
1.000 liter/bulan
9. Indonesia : Rp3,1 juta/bulan
221 liter/bulan
10. Gaji honor nakes dan guru: 250k/bulan
17,8 liter /bulan
Sekedar mengingatkan untuk kenyamanan dan keamanan bersama serta menghindari hal yg tidak diinginkan untuk paraflare lebih baik jangan dibawa dulu karena penggunaan yang memang membutuhkan tempat luas dan pengawasan lebih seperti video dibawah ini🙏
barusan dikeluarin dari grub kantor😭
soalnya pak bos bilang:
“keterlambatan menunjukkan kurangnya disiplin”
terus aku jawab gini:
“gaji yang tertunda menunjukkan kurangnya tanggung jawab”
tolongin.. saya harus gimana??😭😭
Baca Al Baqarah 285-286 sebelum tidur malam:
1. Untuk melancarkan rezeki
2. Dicukupkan urusan dunia dan akhirat
3. Dijauhkan dari penyakit dan keburukan
4. Dihindarkan dari kejahatan manusia dan jin.