“Kebiasaan” fraud dan korupsi itu ga cuma di kalangan “pejabat” tapi bisa juga di sekitar kita.
Dari mulai belajar nilep uang spp, uang saku, nilep nota di kasir, parkir ilegal, tiket pungli di tempat wisata.
Masalahnya udah mengakar.
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.