Ketika Prof. Gde Pantja Astawa (Ahli Hukum Administrasi Negara) Soal Aspek Hukum Administrasi Negara dan Prof. Mahfud MD bicara Kejanggalan dalam kasus Nadiem dan Tidak Profesional Aparat Penegak Hukum. Clean and Clear!!
@_katakita08@neVerAl0nely___@_Rizmaya__@arifin34533
MAHFUD MD PERTANYAKAN KEANEHAN KASUS NADIEM DAN IBRAHIM ARIEF: KENAPA DIPAKSAKAN ? SIKAP JAKSA DAN HAKIM JUGA DISOROTI.
Menurut Mahfud, banyak kasus yang dipaksakan, ada yang ditarget, dan kelihatan banyak yang tidak profesional. Salah satunya proses hukum kasus Chromebook.
Hukum kita lagi sakit?
Mahfud MD blak-blakan soal keanehan penegakan hukum: adg dipaksakan, ada yg ditarget, dan jauh dari kata profesional. Bahkan di pengadilan pun, kebenaran seolah sengaja ditutup-tutupi. Sampai kapan hukum cuma jadi alat pesanan? #Keadilan#HukumBobrok
Jadi gini, apa yang disampaikan Mahfud MD ini ada benarnya juga, generasi muda yang tadinya mau berinovasi, berkarya, untuk negara jadi dihantui ketakutan jika para penegak hukumnya seperti yang terjadi sekarang ini. Sehingga lama-lama orang jadi malas ambil langkah besar, karena bagaimanapun hukum itu harusnya ada keadilan dan kepastian. ✍️
Prof. Mahfud MD lagi bicara soal keanehan penegakan hukum belakangan ini. Katanya, kalau hukum cuma buat "target-targetan" dan nggak profesional, malah bikin anak muda takut buat kreatif dan berprestasi.
#MahfudMD#NadiemMakarim#Keadilan
"Dalang atau tidak itu urusan kedua, urusan pertama : Gimana pemerintah bisa berbenah, karna balik ke penjelasan saya diawal, mau siapapun dalangnya kalau pemerintah berjalan dengan baik.. masyarakat akan support" -Ferry irwandi
THATS THE POINT WAHAI PEMERINTAH
Dengan berani, seorang wanita berteriak kepada para demonstran pro-israel di Toronto:
"Persetan dengan diri kalian sendiri! Dasar zionis keparat! Kalian membunuh 100 anak setiap hari!"
“Pancasila itu tidak ada...” Kalau Pancasila ada, air kita nggak beli, lapangan kerja gampang, masa iuran kesehatan sampe masyarakat kejet-kejet diancam gaboleh perpanjang SIM...?
~ Sujiwo Tejo.
BREAKING NEWS
Penjajah Israel Ledakkan RS Noor Al-Khaabi di Dekat RS Indonesia, Bangunan Rata dengan Tanah
Gaza - Gedung dialisis Noor Al-Khaabi, yang dikenal sebagai Rumah Sakit Noor Al-Khaabi, hancur total setelah diledakkan oleh penjajah Israel pada Senin (2/6). Bangunan yang terletak di bagian utara Gaza itu telah dikosongkan sejak pengepungan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Menurut saksi mata, pasukan Israel menempatkan sejumlah alat peledak di sekitar bangunan. Tak lama kemudian, ledakan dahsyat terdengar bersamaan dengan robohnya RS Noor Al-Khaabi yang berjarak hanya sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Indonesia. Gedung Abu Safia yang berada di sekitarnya juga ikut hancur akibat ledakan ini.
Saat ini, masih terdapat sejumlah staf rumah sakit, relawan lokal MER-C Indonesia dan beberapa warga di RS Indonesia. Mereka menolak untuk dievakuasi dan tetap bertahan di tengah situasi yang semakin berbahaya.
Aksi pengeboman terhadap fasilitas dan sejumlah bangunan di sekitar RS Indonesia terus dilakukan oleh pasukan penjajah Israel. Hingga kini hampir seluruh gedung di area sekitar rumah sakit rata dengan tanah.
———————————————
Donation Account:
Bank Central Asia (BCA), 686.0153678
Bank Mandiri, 124.000.8111.925
Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061
Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400
Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720
Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308
Account Name : Medical Emergency Rescue Committee
#MERCIndonesia #BreakingNews #IsraelBombsHospital #GazaUnderAttack #SaveGaza #IsraelWarCrimes #StopBombingHospitals #ProtectCivilians #NoorAlKhaabi #RSIndonesia #StandWithGaza #PrayForGaza #FreePalestine
Waah ...Dump Truck yg mengangkut tanah utk menguruk Proyek.PIK.2 Kena sasaran amarah warga kesal tambak mereka diuruk.
Sementara Gubernur Banten Diam saja tidak ada resfon Rakyat Banten minta Keadilan
Nabi saw berkata,
apabila kita dimasukkan ke dalam kubur,
badan kita bersandar dengan batu, tanah dan kain kapan..
Akhirnya dihadapkan ke arah kiblat..
Dibuka muka kita,
pipi kita akan kena tanah..
Duduk dalam kubur menghadap kiblat.