Aku mikirnya gini: "Aku beli merch/album, ngonser, dll yg berhubungan dg spending money buat kpop sejatinya adalah ngebeli kebahagiaanku saat itu."
Perkara di masa depan trjd sesuatu yg mengecewakan, ga terlalu besar penyesalanku krn yaudah, toh beli sesuatu adalah buat diriku, bukan buat mereka.
Meski secara motivasi, perilaku membeli tsb berangkat dari keinginan utk mendukung idol, toh in the end of the day aku melakukannya krn aku ingin merasakan pengalaman bahagia ketika mendukung idol tsb.
Uang dilepas, bahagia didapat. Kelar.
Berpikir seperti ini membuatku bisa lebih tenang, rasional, dan ga terlalu menyesali keputusan masa lalu. And life must go on either way wkwk
Kurasa mindset begini bisa dipake jg utk mencegah pikiran bahwa “Aku udah ngorbanin uang & hati buat mereka.”, tp ketika trjd sesuatu, rasanya kek dikhianati. Kan ga sehat klo begini wkwk.
Pernah ngelamar di dapur mbg punya temen gue, trs kata temen gue pilih aja mau di bagian apa, dapurnya lagi proses di bangun, Krn jamnya bikin begadang semua, yg paling waras cuma nyuci ompreng. Itu gue udah buntu banget. Umur gue 36th siapa yg mau Nerima kerja saat orderan dimsum lagi sepi??? Jaga esteh??? Gilak gajinya bikin nangis.
Hal kaya gini bukan gue doang yg ngalamin mungkin ada jutaan org yg kepepet kerja di mbg atau kopdes pdhl gue tau itu bukan pekerjaan impian mereka.
Everyone’s anger and feelings are valid, but spreading misinformation and inciting more hatred is a big no. You’re not focusing on what he actually does, but rather on your hate towards him. You don’t actually care about the people who are suffering you just want to hate him.
I understand why some people are angry, why some can’t forgive him, and why they want to hold him accountable. Those feelings are entirely valid.
What I cannot understand is how this has been blown so far out of proportion. People are spreading misinformation and weaponizing unrelated incidents to portray him as someone he isn’t.
If you want to criticize what happened, focus on what actually happened.
Don’t use one mistake to erase a decade of his kindness, sincerity, and hard work.
And before judging someone’s entire character, ask yourself whether one mistake is really enough to define a person.
💚"Katanya Jaemin masakin kamu, aku juga iri dan pengen makan masakan Jaemin 🤤"
🐹: "ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ"
🐹"Ah, gimana ya... Aku sebenarnya pengen cerita detailnya nanti, tapi apa itu bakal terlalu lama ya kalau diceritain nanti?"
🐹"Untuk sekarang, kimchi jjim buatan Jaemin itu nomor satu di Korea."
Jisung juga kirim foto kimchi jjim buatan Jaemin
"Ini kimchi jjim ala Jaemin yang harganya 500 ribu won."
Lucu banget🫶
i think the saddest part about growing up is realizing nobody is coming to save you. The version of you that’s exhausted, scared, and overwhelmed still has to wake up and keep going tomorrow.
kalo ngeliat pola anak muda jaman sekarang:
- rajin olahraga (lari, gym, padel, pilates)
- rutin makan makanan rebus dan minum minuman less sugar
- baca buku
- melek investasi
asli curiga Indonesia emas beneran terjadi (karena usaha rakyat sendiri)