Drpd tutup prodi. Kenapa ga tekan perguruan tinggi swasta untuk buka prodi yang relevan industri, improve jadi corporate university. Jadi prodi yang has more social impact cukup di PTN aja
wasting a year at PKU, giliran masuk fak/dept dituntut buat ngerti semuanya in advance. iri sama sistem kuliah engineer di kampus lain sem 3-4 mereka udah bisa ngotak-ngatik barang
Sungguh menyedihkan melihat anak anak lulusan berprestasi, yang bercita cita besar, mungkin benar benar membawa sejuta mimpi untuk membawa kebaikan untuk Indonesia secara kolektif dipecundangi dan diolok olok seperti kriminal. Apa tujuan kalian sebenarnya? - bagi sebagian dari mereka LPDP adalah satu satunya jalan merealisasikan mimpinya.
Dunia itu timpang. Akses tidak pernah setara, ilmu itu mahal sekali. LPDP adalah daya ungkit agar mereka bisa berdiri sejajar dengan yang sejak awal lebih beruntung.
Saya sendiri hanya bisa bermimpi untuk dapat beasiswa seperti LPDP, tidak pernah kesampaian; back then I would have given a finger to get one.
Tentu penyalahgunaan itu ada. Tentu ada orang orang yang tengil yang pantas mendapat penalti. Kita harus menuntut perbaikan signifikan.
But must we burn our own children at the stake? Have we no heart left as a nation?
Is it really that funny?