Astagfirullah,
Yang kita tahu fase kehidupan itu kalau tidak salah masa bayi kanak2, masa remaja,masa dewasa awal tengah, masa dewasa akhir/lansia, trus persel*ngkuhan ini masuk masa yang mana yak, cuman nanya apa ini sudah jaman edan ora edan ora keduman.
pagii terimakasih PSG
sc : ig coachaddie.real
Ingat dulu KKN PPM UGM di Pantai Cemoro Sewu, Bantul bawa program Solar Water Pumping System (SWPS) karena dosen pembina KKN dari Pusat Studi Energi.
Selama bersama warga, kami sosialisasi sekaligus mengumpulkan timbal balik. Kami terima di antaranya masukan untuk pembuatan pompa tenaga gravitasi, gitu istilah mereka, dengan dana KKN kami.
Dalam imajinasi, pemuda setempat menjelaskan, jadi pakai galon berisi air sebagai pancingan tekanan. Galon itu keluarkan isi air akibat gravitasi, tapi di ujung bukaan lain disediakan lubang selang ke arah sumur. Nanti air galon perlahan akan habis karena keluar, tapi secara bersamaan air sumur akan dihisap masuk ke dalam galon.
Begitu seterusnya selamanya, pompa gratis tanpa tenaga listrik.
Masalah pengairan di daerah itu mendesak untuk pertanian, makanya ini adalah masalah yg dekat buat kehidupan. Dan mereka ingin sekali menemukan solusi hingga sampai ke eksperimen dalam kepala seperti itu.
Hanya butuh semalam buat kami mahasiswa teknik kala itu berdiskusi dan sampai ke kesimpulan, “itu menyalahi hukum kekekalan energi serta prinsip entropi dalam termodinamika”.
Energi potensial air yang keluar dari galon tidak dapat secara neto mengangkat air dari sumur secara berkelanjutan, apalagi dengan adanya kerugian akibat gesekan dan ketidaksempurnaan sistem.
Masyarakat kita itu tahu apa masalahnya tapi pendekatan dan pengetahuannya terhadap solusi teknis masih terbatas. Hal ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang lebih kuat tentang hukum dasar alam melalui pengujian empiris. Ga heran kalau ide-ide kreatif seperti ini kadang muncul tanpa sempat diuji konsistensinya dengan prinsip fisika.
Meski sepakat “teori” mereka ini menyalahi Fisika, kami tidak begitu tega menyampaikan kebenaran. Karena seharusnya yg bisa mengoreksi adalah Guru dan Sekolah setempat.
Di sisi lain ini adalah cerminan tantangan kualitas pendidikan Fisika di daerah tersebut. Selain minim fasilitas mungkin juga tidak pernah ada eksperimen untuk membantah ide-ide liar di kepala.
Daripada membenahi kualitas dan kesejahteraan Guru, lebih baik ganti nama kurikulum dan bagi-bagi makanan kan? Toh ga ada yg lebih genting dari perut lapar.
Kalo begini bagaimana bisa KDMP memiliki daya saing dengan swalayan/toserba yang sekarang sudah ada?
Makin pesimis dengan kelangsungan bisnis dari KDMP ini.
Awal nya pasang paket PLTS mini di tertawa in tetangga, sekarang gantian saya yang tertawa in mereka karena listrik mereka pada mati semua😅😅😅, minat pasang ini DM aja Just info ini ga hanya bisa lampu aja bisa buat kipas angin, tv, lampu,bor listrik,dll
kapasitas 100-500 Watt selama mati lampu. Kalau hanya lampu bisa sampai 12 jam. Bisa juga ngirit tagihan listrik bulanan selama bertahun-tahun
cc:threadheyvicro