Bahkan ga ada catatan sejarah tokoh perjuangan kemerdekaan yang disiram air keras, dibuat cacat permanen oleh kolonial. Tindakan paling jauh ya diasingkan. Lah ini dibuat cacat. Dan bentar lagi bakal ada mobilisasi buzzer yang ngebunuh karakter korban. Literally iblis!
Real ini asli sedih banget.
Mungkin karena di sekolah ga d ajarin soal KPR, cara bikin CV dll yg proper, cara interview dll, pemerintah juga gue gatau udh edukasi apa blm, kaya ga nyampe aja edukasinya, dahlah gpp banyakin influencer yg edukasi ajaaa 😢.
Salah satu cara berpakain yg perlu diketahui yaitu tubuh kita itu proporsinya; long torso, balance, atau short torso.
Ternyata tubuh saya ini proporsinya short torso. Nantinya akan berpengaruh di penampilan. Gak cocok kalo pake oversize dan kepanjangan.
Nah, ini contohnya 😂
Memasuki umur 25–30 itu aneh.
Nggak muda banget.
Belum juga benar-benar mapan.
Teman ada yang sudah nikah.
Ada yang kariernya naik cepat.
Ada yang keliling dunia.
Dan kamu?
Di umur ini, realita mulai nggak bisa ditunda.
Orang tua makin menua.
Teman makin sibuk.
Lingkaran makin kecil.
Kadang capeknya bukan karena kerjaan.
Tapi karena tekanan yang nggak kelihatan.
Tapi justru di 25–30, kamu mulai sadar:
hidup bukan soal kelihatan pencapaian udah punya sesuatu, tapi soal bisa hidup stabil dan juga tenang.
Nggak apa-apa kalau belum di puncak.
Yang penting kamu sudah lebih bijak dari umur 20.
Dan itu jauh lebih dewasa.
Kenyataan pahit setelah lulus kuliah itu bukan soal gaji kecil, tapi soal kenyataan bahwa dunia kerja tidak selalu memberi reward pada yang paling pintar atau jago, melainkan pada yang paling bisa dipercaya, loyal, paling konsisten, dan paling mudah diajak kerja sama.
Banyak orang cerdas jadinya stagnan, sementara yang “biasa saja” atau medioker justru naik cepat, karena attitude, reliability, dan timing yang mereka punya sering lebih mahal daripada sekadar kemampuan atau skill teknis.
Di titik ini jadi makin paham banget, kompetensi itu penting, tapi reputasi dan karakter itu yang menentukan umur panjang karier 🔥
Meta udah mengantongi paten AI buat bisa bikin postingan, pesan, dan video dari orang yang udah meninggal dengan mempelajari kebiasaannya.
Buset BLACK MIRROR makin mendekati kenyataan.
Coffee shop kayak gini emang bergantung sama customer flow, kalo efisiensinya rendah biasanya ga cuma soal operasional doang. Bisa jadi positioning, menu, layout, atau model bisnisnya yang nggak sinkron juga
Lu lihat, mereka punya robot penari lincah
Gue yakin di belakang layar, mereka punya robot pembunuh/militer yang lebih canggih.
Ingat, teknologi militer itu biasanya lebih canggih dan lebih cepat 5-10 tahun ketimbang teknologi sipil.
No wonder, Elon Musk ketar ketir ngelihat ini.