Potret asal usul kelakuan ubsurd yang menjadi momok bertahun tahun sebelum pak jonan membenahi, ternyata sudah dari dulu ya.
Btw ini lin Tanah Abang -Rangkas
tahun 1976-1977
Sc: Rob Dickinson -potolawas
Tahu Lawang Sewu kan?
Gedung yang katanya horor ini dulunya adalah kantor KAI Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische Spoorweg-Maatschappij/NIS)
NIS berdiri 27 Agustus 1863
Kantor lama di Stasiun Samarang NIS
Tahun 1907 pindah ke Lawang Sewu sampai 1942 sampai diambil alih Jepang
Wkwkwk bukan lipstikan itu Bu, dia tuh justru lagi pamer kalau dia ini 'Nenek Moyang' sekaligus 'Pabrik Micin Alami'😂
Seriusan, dia ini bukan tomat sayur yang gagal gede, tapi tomat ranti ini emang beneran wild type (ras murni) turunan langsung dari leluhur tomat di alam liar, jauh sebelum diutak-atik manusia jadi segede kepalan tangan. 🤯
Nah, justru karena genetiknya masih murni 'preman alam liar', kandungan Asam Glutamat (zat yang sama persis kayak MSG di dapur) di badannya nggak encer kayak tomat modern.
Makanya warnanya menor dan umaminya tumpah-tumpah. Sambel terasi yang pake tomat ranti rasanya pasti beda rasa. Biarpun nggak pakai penyedap buatan, rasanya tetap nendang. Ukuran boleh sekelereng, tapi rasa sekampung🤤
Kalian tau nanas sunpride?
Nanas ini diproduksi di Lampung. Perusahaan agribisnis ini, jadi salah satu pemasok nanas terbesar di dunia. Luas lahannya saja, setengah daratan Jakarta, +- 33 ribu ha.
Selain nanas, ada jg buah pisang, jambu, pepaya, jeruk, melon, kelapa, dan perdagingan.
Kemarin Presiden Prabowo bicara soal londo ireng. Ternyata di Indonesia ada juga londo ireng betulan, namanya Tawalijn Sigar.
Dia lahir di Langowan sekitar 1790. Tahun 1829 Belanda kehabisan tenaga menghadapi Diponegoro, lalu merekrut pasukan bantuan dari Minahasa yang mereka sebut Pasukan Tulungan. Tawalijn ikut. Dia memimpin prajurit dari Balak Langowan, menyeberang laut ke Jawa, memerangi orang yang belum pernah dia temui.
Maret 1830 di Magelang, Diponegoro ditangkap. Tawalijn pulang membawa Militaire Willems-Orde kelas 4 dari Kerajaan Belanda.
Hidupnya naik terus sesudah itu. Tahun 1841 Pendeta Schwarz membaptisnya dan namanya berubah jadi Benjamin Thomas Sigar. Tahun 1848 Belanda mengangkatnya jadi Hukum Besar Langowan bergelar Majoor. Dia memerintah distrik itu dua puluh dua tahun.
Anaknya, Laurens Roeland, mewarisi jabatan yang sama. Cucunya jadi klerk kantor residen. Cicitnya, Philip Frederik Laurens Sigar, duduk di Dewan Kota Manado lalu jadi Sekretaris Residen. Empat generasi menanjak di dalam sistem yang ikut mereka tegakkan.
Anak Philip bernama Dora Marie Sigar. Tahun 1946 dia menikah dengan Soemitro Djojohadikoesoemo. Lima tahun kemudian lahir anak laki-laki mereka.
Anak itu sekarang Presiden Republik Indonesia. Dan kemarin, dia bicara soal londo ireng.
APAKAH INI SEBUAH KEBETULAN???
Sumber cerita:
https://t.co/RsmU28PU9U
https://t.co/Wt4YabTxvc
https://t.co/pMhmvG5zee
https://t.co/KoQML62HWB
https://t.co/alajCwS6Nu
Udah berapa kali akun ini bilang, skema BGN pake yayasan itu sengaja agar tidak bayar pajak penghasilan badan.
Insentif harian tidak dicatat sbg penghasilan. Tp dianggap sbg hibah
Mostly SPPG juga bukan PKP jadi ga mungut PPN
Jadi 335 Triliun uang muter tanpa generate pajak
Setiap 21 April lo dandan kebaya, foto-foto, caption "Selamat Hari Kartini."
Tapi lo pernah nggak nanya: kenapa bukan 4 Desember?
Kenapa bukan Hari Dewi Sartika?
Jawabannya bukan soal siapa yang lebih berjasa. Jawabannya soal siapa yang lebih berguna buat penjajah
Bacalah sampai habis.
Ribut-ribut soal gengsi SCBD gini, gw mau nambahin funfact aja nih :
SCBD itu awalnya kawasan kumuh tengah kota, dibangun pake cara KKN ala orde baru
> awalnya mau dinamain KNTS (Kawasan Niaga Terpadu Sudirman)
> salah satu pencetus SCBD itu orang yg kental dengan orde baru
> Tomy Winata. Bro 9 naga ini deket bgt sama lingkaran orde baru dan militer
SCBD dibangun gak pake tender ke publik. Langsung aja dikasih ke perusahaan si Tomy Winata
> kerjasama bareng yayasan punya TNI AD
> gedung pertama selese dibangun 1995
> gedung Artha Graha
> nama perusahaan Tomy Winata
> baru lah habis itu apartemen, hotel, perusahaan elit pada masuk
> baru rampung di 2007
Nah, poin menariknya. Indonesia ini bisa kok ngubah kawasan kumuh jadi kawasan elit dan modern. Cuma butuh butuh political will dan orang dalam yang tepat. Pertanyaannya siapa yang dapet akses itu sekarang?
Banyak yang penasaran, bagaimana negara kecil seperti Belanda bisa menguasai Nusantara, bahkan mengalahkan dominasi Portugis-Spanyol dan menjadikan VOC kaya raya dan berkuasa?
Kuncinya di Jan Huyghen van Linschoten, seorang mata-mata, pelaut, dan penulis. Ini cerita serunya.
Abad 19 akhir jadi momentum menarik di Jawa. Jalan raya berpermukaan keras dibangun 1852. Telegraph dipasang 1856.
Layanan pos mulai 1862. Jalur kereta api pertama 1867 dan di 1888 ada 8 jalur kereta menghubungkan 15 kota besar Jawa.
Mobil pertama 1890, sepeda 1895.
Penjara alam liar yang mustahil ditembus. Dikelilingi hutan belantara, rawa-rawa dan sungai yang penuh buaya.
Daftar penyebab kematian para tahanan ini bisa menggambarkan kerasnya kondisi Boven Digoel.
Nama-nama lain di era Pergerakan Nasional awal abad 20 yang diasingkan misal; Tjipto Mangunkusumo (BO), Henk Sneevliet (ISDV), Semaoen (PKI), Darsono, Hadji Misbach (SI), Tan Malaka, Ali Archam.
Lokasi pembuangan beragam. Pasca pemberontakan PKI (1926) disatukan di Boven Digul.