From the football pitch to the negotiating table to the battlefield, every step we take as Iranians is part of a larger struggle: defending the honor and dignity of our dear people.
#Minab168
In the Name of God, the Compassionate, the Merciful
To the passionate and loyal nation of Iran
As you have been informed, a memorandum of understanding was signed between the presidents of Iran and the United States of America.
🚨“The Strait of Hormuz will remain blocked until $11 trillion in frozen Iranian assets are released. If no proposal is presented within the next 48 hours, the ceasefire may end.” Abbas Araghchi
Yg mngerikan itu bukn dia yg mmpu brsuara lantang, tpi dia yg tampak tenang, diam, seolah damai tpi gemuruh ombak di dasar sdang menderu, entah kpan itu akan mnggilas seringai mrka yg sdang mnikmati sepoy di pelukan pantainya.
Remember dude, women's heart is deep ocean of secret!
The U.S. backed Israel's Gaza blockade, cutting aid under "security" claims, yet condemns Iran for defending itself in Strait of Hormuz.
Double standard: Israel's crimes are OK while Iran's defense against aggressors is condemned. International law is not tool of convenience.
Beberapa hari kemudian Aku membaca untaian harapan seseorang untuk sahabatnya yg akan berangkat ke UK untuk melanjutkan studinya.
'Selamat menjadi sponge dan menyerap sebanyak-banyaknya ilmu.'
Tetiba langsung teringat cita² Ardha. Hahaha
Beberapa bulan kemudian.
Tugas mengisi biodata.
"Ardha, cita²nya apa?
"Ardha mau jadi spongebob Mami".
"Lha kenapa spongebob Nak?"
"Yaa Mami biar keren".
Keren apanya ya? Tanyaku dalam hati.
Dampak dari gelombang panas dan kekeringan panjang dialami sejumlah negara, yang juga mengakibatkan penurunan produksi beras. Oleh sebab itu, pemerintah melakukan langkah antisipasi dengan memberikan bantuan pompa untuk pengairan sawah dan pertanian (pompanisasi).
Untuk distribusi awal, ada sebanyak 20.000 unit pompa, yang akan ditingkatkan menjadi sekitar 70.000 unit. Ini diharapkan dapat meningkatkan frekuensi panen petani, seperti di Kotawaringin Timur yang di antaranya sebagai wilayah penyangga pangan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Kementerian Pertanian akan terus berupaya memenuhi kebutuhan pompa untuk mencukupi seluruh area.
***
Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Lokasi: Desa Bapeang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Rabu, 26 Juni 2024.
LOGIKA Seorang Ustadz Abdul Somad ( UAS )
Kemana Kita Berpihak utk Pemilu 2024
Ustadz ABDUL SOMAD
UAS Bertanya kepada jama'ahnya,
UAS 😗 :
"Andai kita hidup pd zaman Fira'un,
kira-kira kita jadi pengikut siapa,
Fir'aun atau Nabi Musa?"
Jama'ah: "Musaaaaa."
(Jawab jama'ah kompak).
UAS 😗 _"Yakiiin?"_
Jama'ah 😗 _"Yakiiiiiin....."_
UAS 😗
Tapi yang membangun kota Mesir, Fir'aun.
Yang bangun infrastruktur juga dia.
Yang bangun piramida, Fir'aun.
Yang paling kaya, Fir'aun.
Yang punya bala tentara banyak
dan kuat, Fir'aun.
Yang punya banyak pengikut, Fir'aun.
Yang bisa memberi perlindungan
dan jaminan,
Fir'aun.
Yang Berkuasa, Fir'aun.
Yang bisa menyediakan
makanan dan minuman,
Fir'aun.
Yang bisa adakan hiburan, Fir'aun.
Yang bisa buat pusat perbelanjaan, Fir'aun.
Bahkan jika teknologi nya sudah ada,
mungkin *Kartu Mesir Sehat*
dan *Kartu Mesir Pintar* juga dibuatnya."
Sementara Nabi Musa......
siapa dia?
Hanya seorang penggembala kambing.
Bicara saja tidak fasih alias cadel
(akibat pernah memakan bara api diwaktu bayi).
Hanya memiliki sebatang tongkat butut.
Masih yakin mau ikut Nabi Musa........?
Tanya *UAS* sekali lagi.
Jamaah terdiam... Saling toleh satu sama lain.
UAS 😗
"Kerjaan Nabi Musa hanya
sebagai penjaga kambing,
tiba-tiba mau mengajak kita menyeberangi lautan,
tanpa memakai sampan, tanpa perahu, tanpa kapal.
Apakah yakin kita mau ikut Nabi Musa?"
Tak satupun jama'ah berani menjawab.
Semua tertunduk, diam seribu bahasa.
UAS 😗
Betapa sesungguhnya manusia
zaman Firaun dan zaman sekarang,
tidak ada bedanya.
Di Zaman sekarang ini, mayoritas
tergila gila* pada harta, wanita, pangkat, jabatan, pujian, rayuan. Cinta materi. Al Wahn
(cinta keduniawian)
Sungguh, Fir'aun itu akan tetap ada
hingga akhir zaman.
Hanya saja berubah wajah dan bentuknya.
Juga namanya.
Namun secara hakikat dia akan terus ada.
Sebab sejarah akan berulang,
dan kita harus tetap yakin seyakinnya biidznillah
Fir'aun dikalahkan oleh Musa,
karena Kuasa ALLAH AZZA WA JALLA.
Siapapun yang akan jadi pemimpin
itu sudah menjadi takdir. Sudah tertulis
di Lauhul Mahfudz, tetapi ALLAH SWT akan mencatat dimana *KITA BERPIHAK*
Belajarlah dari CICAK dan Burung Pipit.
Dahulu saat Nabi Ibrahim Alaihi Salam dibakar oleh Raja Namrud,
datanglah burung pipit yang
bolak balik mengambil air
dan meneteskan air itu di atas api
yang membakar Nabi Ibrahim.
Cicak yang melihatnya tertawa. "Hai pipit, bodoh amat yang kau lakukan itu.
Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan
beberapa tetes air saja,
mana mungkin bisa memadamkan api itu..?
Burung pipit pun menjawab:
"Wahai cicak, memang tak mungkinlah
aku bisa memadamkan api yang besar itu,
tapi aku tak mau jika ALLAH SWT
melihat Aku diam saja
saat sesuatu yang ALLAH cintai dizholimi
Allah tak akan melihat
apakah aku berhasil memadamkan
api itu atau tidak.
Tetapi Allah akan melihat
di mana *AKU BERPIHAK*
Cicak terus tertawa, dan sambil
menjulurkan lidahnya ia berusaha
meniup api yang membakar
Nabi Ibrahim Alaihi Salam
agar cepat membesar.
Memang tiupan cicak tak
ada artinya tak menambah
besar api yang membakar
Nabi Ibrahim,
tetapi Allah melihat dimana Cicak *BERPIHAK.*
Hikayat ini terjadi sekarang.
dan akan terus berulang.
Saat Al-Qur'an dinistakan,
suara Azan dipermasalahkan,
bendera tauhid dibakar dan
pembela Agama dikriminalisasi.
Aku bertanya padamu sahabat:
Dimanakah kau berpihak......?????
Memang, pilihanmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah.
Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak.
Berada di barisan mana dirimu,
Siapa dan apa yang kamu dukung.
Ingat-ingat... pilihanmu akan dimintai pertanggung jawaban kelak di akhirat.
Untuk kita Renungkan
Semoga Kita semua selalu dalam Lindungan ALLAH SWT Aamiin...yaa Mujibassailiin...🤲🤲🤲