“Dirgahayu ORARI ke-58! Semoga semangat komunikasi radio amatir terus berkobar, menjadi jembatan silaturahmi, pengetahuan, dan pengabdian bagi bangsa dan masyarakat.”
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ramadhan telah pergi meninggalkan jejak doa dan cahaya, kini Idul Fitri hadir sebagai pelabuhan hati yang menenangkan. Seperti embun pagi yang menyejukkan, semoga hari kemenangan ini menghapus segala resah, mengganti luka dengan maaf
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬
Dengan segala kerendahan hati,,Kami mengucapkan
*Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H*
- “Pagi adalah lembaran baru, jangan biarkan tinta kemarin mengaburkan warna hari ini.”
- “Bangunlah dengan syukur, melangkahlah dengan tekad, dan biarkan senyummu menjadi cahaya bagi orang lain.”
- “Setiap matahari terbit adalah undangan untuk mencoba lagi, lebih baik,
"Mulailah hari dengan syukur, isi setiap momen dengan senyum, nikmati proses tanpa terburu-buru, dan jalani hidup dengan keyakinan bahwa setiap langkah membawa kebaikan."
- "Bahagia itu bukan menunggu datangnya hal besar, melainkan mensyukuri hal kecil yang setiap hari hadir."
- "Nikmati perjalananmu, syukuri langkahmu—karena di sanalah arti hidup sesungguhnya."
*"Bahagia itu sederhana: mensyukuri apa yang ada, bukan meratapi apa yang tiada."
- "Jangan biarkan cahaya orang lain membuatmu lupa bahwa kamu juga bersinar."
- "Nikmatilah perjalananmu, karena setiap langkah punya cerita yang unik."*
"PESONA KOTABARU"
Gunung Bali Labuan Mas
Puncak Gunung Bali menawarkan panorama spektakuler: hamparan ilalang hijau, kontur bukit yang berpadu dengan birunya laut, serta pemandangan matahari terbit dan tenggelam yang memukau. Tempat ini masih alami,
“Segala sesuatu dalam hidup ini sesungguhnya sudah diatur dengan rapi oleh Sang Pencipta. Ada yang datang tepat waktu, ada yang tertunda, dan ada pula yang diganti dengan hal yang lebih baik. Tugas kita bukanlah merisaukan apa yang belum terjadi
Di tepi Pantai Rindu Alam, suara kita bergema, semangat kita menyala. IBOTA 2025 bukan sekadar kegiatan, melainkan wujud cinta ORARI Lokal Tanah Bumbu pada alam, budaya, dan persaudaraan. Mari kita jaga pantai, kita rawat persaudaraan, kita kuatkan sinyal kebersamaan.
Pantai Rindu Alam jadi saksi,
kita berkumpul bersama.
IBOTA ORARI Lokal Tanah Bumbu
Mengudara, bersaudara, dan menjaga semangat nusantara.
Siapkan frekuensi, satukan hati!
IBOTA ORARI Lokal Tanah Bumbu hadir di Pantai Rindu Alam, 29–30 November 2025.