SAF emang bisa menang dengan siapapun pemainnya
Dia pernah ng-voor lawan dengan masang 7 bek di starting XI saat vs Arsenal dan menang 2-0
Di lain waktu, dia hanya mainin 1 bek, itupun bek kiri, lainnya dia main pakai 8 gelandang, 1 kiper, dan 1 striker lawan juara bertahan Bundesliga, Wolfsburg, dan tetap bisa menang 3-1
Ini pelatih yg bisa maksimalin potensi pemain.
Anderson udah kaya gelandang kelas dunia di bawah SAF
Darren Fletcher aja bisa jadi big game player dg arahan SAF
Satu lagi, SAF bukan tipe pelatih yang akan merengek ke owner klub kurang pemain bagus di timnya kalau lagi kalah
Keluarga besar AHLULBAIT INDONESIA turut menghaturkan duka yang mendalam atas syahidnya:
IMAM ALI KHAMENEI
PEMIMPIN BESAR
Ahad, 1 Maret 2026
Semoga kesyahidan beliau menjadi teladan bagi perjuangan Islam dan penegak kebenaran
#Islam#Berita#Internasional#Indonesia#Iran #Rahbar #ImamAliKhamenei
PERNYATAAN SIKAP ORMAS AHLULBAIT INDONESIA (ABI) Tentang: Kesyahidan Imam Ali Khamenei
Bismillahirrahmanirrahim
“Di antara orang-orang beriman itu ada lelaki-lelaki yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; di antara mereka ada yang telah gugur, dan di antara mereka ada yang menunggu, dan mereka tidak sedikit pun mengubah janjinya.” — (QS. Al-Ahzab: 23)
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Dengan duka yang mendalam, Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (ABI) menyatakan bahwa kesyahidan Imam Ali Khamenei pada 11 Ramadan 1447 H / 1 Maret 2026 M akibat serangan keji militer AS–Israel merupakan kehilangan besar bagi umat Islam dan seluruh kekuatan yang konsisten menentang hegemoni global.
#ABI #AhlulbaitIndonesia #Rahbar #Khamenei #ImamKhamenei #SiaranPers #PernyataanSikap
Selengkapnya https://t.co/2rMUlhwc4Z
Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun: IRGC Melaporkan Imam Ali Khamenei, Gugur Syahid
Dalam rilis resmi, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dan penghormatan. IRGC mengutip ayat Al-Qur’an tentang kemuliaan orang yang gugur di jalan Allah SWT, serta menyebut Imam Ali Khamenei sebagai “pemimpin para Syuhada Revolusi Islam” dan figur sentral arah politik Iran selama lebih dari tiga dekade.
#Islam #Berita #Internasional #Indonesia #Iran #Rahbar #ImamAliKhamenei
https://t.co/daRJiFqhjA
halimun mengalir tenang di gelap lembah.
“ini tentang malam” bisikmu; namun rembulan telah lama mati, dalam rahim puisi.
#puisipendek
~@sayid__machmoed
Hilirisasi. Hilirisasi. Hilirisasi.
Watak kolonial yang hanya mengutamakan SDA untuk pertumbuhan ekonomi, tanpa memperhatikan hak asasi warga, perlindungan lingkungan, keanekaragaman hayati, & hidup buruh adalah solusi iklim palsu yang akan membawa kita ke jurang kepunahan!
Indonesia adl negara maritim, tapi tidak ada cawapres yg membahas hak masyarakat pesisir & pulau-pulau kecil. Padahal mereka adl kelompok rentan, yg hidupnya terancam karena eksploitasi SDA, pencemaran laut, dan kenaikan muka air laut akibat krisis iklim.
Nasib hutan Indonesia.
Orde Baru - habis untuk kayu
Era SBY - habis untuk sawit
Era Jokowi - habis untuk batu bara
Terus ada yg ingin eksploitasi nikel di era selanjutnya.
Inilah pembangunan berkelanjutan, berkelanjutan merusaknya.
#jangansampai#SalahPilihSusahPulih
Di saat perjuangan kemerdekaan Palestina saat ini lebih byk di(salah) pahami sebagai perang agama, penting & menarik utk mendapat pemahaman ikon revolusioner Leila Khalid serta gerakan kiri Palestina yg lebih luas #khp#LeilaKhalid@marjinkiri
https://t.co/t0hx7F5O1T #ShopeeMY
Dulu di Pilkada 2017, Nasdem mendukung Ahok dan melawan Anies. Nasdem dibuli habis2an. Sampai reporter Metro TV di lapangan pun jadi sasaran, dan kita ingat, Metro TV diplesetkan jadi Metro Tivu. 2019 Nasdem didoain bubar karena jadi "die-hardnya" Jokowi.
Sekarang Nasdem mendukung Anies bersama PKS dan Demokrat. Lalu semua berubah. Yang dulu menghujat Nasdem dan Metro TV, sekarang memuji. Bahkan pak Surya Paloh didaulat "telah mendapat hidayah".
Memahami tabiat politik itu sederhana aja. Bahwa kita semua hanya jadi mainan para elit politik. Kita gontok-gontokan untuk menjadi pasukan tempur para elit yang ngerancang drama2nya di executive lounge Four Seasons, Fairmont atau di pulau milik pribadi. Mereka ketawa-ketiwi karena kalian militannya nembus langit, tapi mereka mana mau tahu token listrik kalian udah kedip2.
Trajektori "kawan dan lawan" dalam politik itu ditentukan oleh kepentingan elit. Lucu aja ngeliat kalian yang dulunya mati-matian mencaci, tiba-tiba memuji setinggi langit. Kelihatan banget kalau kalian sebenarnya lapisan terbawah dalam kasta politik.
Kenapa Salafi Wahabi dipermasalahkan?
Salafi Wahabi itu ibadahnya kenceng Lho, Sholatnya berjamaah, Kajian-kajian keislamaannya tidak mengajarkan kekerasan Kok dipermasalahkan?
Begini, soal Amaliyah Ubudiyah Salafi Wahabi tidak ada masalah, silahkan saja, kami tidak pernah mengutak atik Amaliyah Ubudiyah mereka. Sama sekali tidak pernah, apalagi soal nuansa cara berpakaian mereka, mau pake celana tiga perempat silahkan saja.
Kita berangkat dari konsensus bersama dahulu, bahwa Indonesia adalah bangsa yang plural, dan keberagamaan adalah keniscayaan, maka sikap toleran harus dirawat betul, oleh siapapun kita dan dimanapun kita, juga kita harus bersepakat bersama bahwa rukun damai bangsa ini adalah karena satu semangat besar yang sudah dicetuskan oleh para pendiri bangsa yakni “Bhineka Tunggal Ika”.
Lalu apa hubunganya dengan Salafi Wahabi?
Ini yang kemudian kita permasalahkan, banyak ceramah ideolog-ideolog mereka yang tidak pada semangat kebangsaan yang kita inginkan bersama, baik soal toleransi dan menghormati yang tak seiman, maupun pada semangat merawat nilai-nilai luhur kebangsaan kita, bahkan ada yang sampai pada bersepakat untuk sistem lain atas bangsa ini, yakni tegaknya Daulah Islamiyah.
Soal bagaimana merekomendasikan pada jamaahnya untuk anaknya tidak ikut menyanyikan lagu Indonesia raya, hormat kepada bendera merah putih dengan alasan-alasan hukum yuridis Islam mereka yang sangat tekstual dan eklusif, mengharamkan Pajak, sampai kepada Hari Ibu adalah harinya orang Nasrani, cukup? Belum, bahkan ada Idelog mereka yang meminta untuk mengubah nama-nama Sri, Wisnu dengan alasan adalah dia Nama-nama Dewa Hindu.
Juga pada semangat-semangat ingin membumi hanguskan Legacy luhur adat budaya moyang kita, Wayang dipersoalkan, ritual-ritual adat keagamaan disalahkan, akibatnya? Ini yang sangat ditakutkan, pengikutnya akan beragama dengan semangat eklusifitas dan intoleran yang berbahaya bagi semangat keberagaman dan kerukunan di bangsa kita yang plural.
Sudah ada tindakan-tindakan anarkis akibat doktri-doktrin ideolog mereka, merusak tempat acara sedekah laut di Bantul, kasus Sesajen yang ditendang di Lumajang, itu yang terpotret, yang tidak? Sekali lagi, Ideologi Salafi Wahabi beramasalah pada nila--nilai intoleransi dan berbahaya pada nilai sikap kebangsaan, ingat, Radikalisme keagamaan dimulai dari sikap-sikap Intoleran, yang nanti akan melahirkan monster yang bernama Terorisme, lalu ada pertanyaan, apa hubungannya Salafi Wahabi dengan terorisme? Data BNPT tahun 2021 menyebutkan para Napi Teroris itu berpaham Salafi Wahabi. Masih Denial? Sekian, terimakasih.